
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi :)
.
Selamat Membaca ~
.
Setelah Zoro memenangkannya dengan memotong lencana Simon dan Azami saat mereka lengah karena bertengkar lagi, mereka pun berhenti dan pergi tidur
Keesokan harinya
Zoro terbangun dari tikar tempat dia tidur karena suara jam hpnya sudah berbunyi
"Sudah pagi ya ?" kata Zoro sambil mengucek matanya
"Apa kau sudah bangun ? kalau kau sudah bangun bisakah kau membangunkan mereka berdua, aku akan keluar membeli makanan untuk kalian" kata Ayahnya Azami kepada Zoro meminta tolong
"Baiklah Kurogane-san, aku akan membangunkan mereka" jawab Zor
Ayah Azami pun pergi berangkat untuk membeli makanan
"Azami Simon cepat bangun, ini sudah pagi kau tau" kata Zoro sambil menarik selimut mereka berdua
"Aku akan bangun sebentar lagi, aku sangat kelelahan setelah latihan kemarin" kata Azami sambil menarik selimutnya lagi
"10 menit setelah 10 menit lagi aku akan benar-benar bangun dari tidurku" kata Simon menarik selimutnya
Tetapi Zoro tidak membiarkan mereka seenaknya
"Biarpun kalian lelah atau apa aku tidak peduli pokonya kalian bangun sekarang" kata Zoro menarik selimut mereka lagi
Tetapi walaupun begiru mereka tidak bangun dan melanjutkan tidur mereka bahkan tanpa selimut mereka
"Ok sekarang bagaimana caranya aku membangunkan mereka ?" kata Zoro dengan urat kepalanya muncul
Setelah Zoro berpikir cara membangunkan mereka dengan damai untuk sesaat dia pun menyerah dengan ide itu dan akan menggunakan cara barbar
"Karena kalian tidak bisa diminta bangun secara damai aku akan menggunakan sedikit kekerasan"kata Zoro tersenyum jahat
Walaupun Zoro berkata begitu mereka tetapi mengabaikannya dan menlanjutkan tidur mereka
"Karena kalian tetap mengabaikan aku, Terima ini Zoro Kick" kata Zoro sambil mendang Azami dan Simon dengan kekuatan penuhnya
Karena tendangan itu Azami dan Simon pun terlempar cukup jauh dari tempat mereka sebelumnya tidur
"Sakit sekali ! apasih yang kau coba lakukan Zoro ?" tanya Azami kesakitan memegang perutnya
"L-lihat saja akan kubalaskan ini nanti saat latihan" kata Simon kesakitan
__ADS_1
"Itu salah kalian karena tidak mau bangun saat aku membangunkan kalian dengan baik-baik" kata Zoro tersenyum"Jika saja aku menendang kalian tanpa pengekang ini aku yakin kalian pasti akan pingsan sekarang" Zoro menambahkan
Kemarin malam setelah mereka selesai melakukan pertarungan mereka
"Sial Zoro itu tadi curang menyerang disaat-saat seperti itu" kata Azami tidak terima
"Benar itu tidak bisa ku terima" kata Simon menambahkan
"Kalah ya kalah tidak peduli bagaimana pun alasannya, jika kalian tidak terima jangan salahkan aku tapi salahkan diri kalian sendiri, dan juga semoga kalian menikmati waktu kalian ditempat itu" kata Zoro mengejek
"Apa kau bilang !!!?" kata Azami dan Simon marah bersamaan
Mereka bertiga pun pergi menuju kearah dimana Ayah Azami tertidur
"Kurogane-san kami sudah pemenangnya sudah ditentukan" kata Zoro
"Ah ya jadi siapa yang memenangkannya ?" tanya Ayah Azami terbangun dari tidurnya
"Kurogane-san yang aku yang memenangkannya"kata Zoro
"Bwahahahaha ! kalau begitu yang akan membantu bekerja di salon banci adalah Azami dan Simon ya !!?"kata Ayah Azami tertawa
Melihat orang menertawakan mereka membuat urat nadi dikepalanya mereka muncul dengan wajah yang mengatakan "Aku ingin sekali memukul wajahnya"
"Selain itu kita akan tidur dimana Kurogane-san ?" tanya Zoro
"Kenaoa kalian bertanya tentu saja kalian akan tidur disini"kata Ayah Azami
"Ayah apa kau tau tempat ini tidak cocok dijadikan sebagai tempat istirahat sama sekali, maksudku lihat lantainya saja sekeras dan sedingin baja" kata Azami menambahkan
"Tenang saja aku membawa tikar, selimut dan bantal untuk kalian" kata Ayah Azami
"Hah, jadi untuk apa rumah yang berada diatas kita itu" kata Azami menghela nafas dan mencoba melepaskan pengekangnya
"Azami jangan lepas pengekangmu" kata Ayah Azami menghentikan Azami
"Heh !? Kenapa ? mana mungkin aku tidur dengan pengekang ini, itu akan terasa sangat menganggu" tanya Azami bingung
"Anggap saja ini sabagai latihan lain kalian" kata Ayah Azami tersenyum
.
.
.
"Aku sedikit bingung kenapa kita harus menggunakan pengekang ini bahkan saat kami tidur, tapi terserahlah" pikir Zoro
"Heh !, jika tanpa pengekang ini aku akan pingsan kau bilang ?. Itu malah sebaliknya aku akan menendangmu dan membuatmu pingsan"balas Azami kesal
__ADS_1
"Dari pada membicarakan itu lebih baik kau cepat-cepat bereskan semua alat tidurmu" kata Zoro
Setelah mereka membereskan alat tidur mereka masing-masing, Ayahnya Azami pun telah kembali membawa sarapan mereka
"Ooh, kalian sudah bangun ya ? kalau begitu tepat sekali sarapan kalian sudah aku beli"kata Ayah Azami
"Sarapan !!? yes akhirnya sarapan juga" kata Azami senang
"Kita sarapan apa Kurogane-san ?" tanya Zoro penasaran
"Tadi aku membeli roti isi sapi special ditoko" kata Ayah Azami
"Roti isi sapi special ya !? ini terdengar sangat enak" kata Simon
Setelah sarapan dan sebelum mereka lanjut latihan seharian penuh mereka, mereka pun pemanasan dan olaraga pagi
"Yosh karena sudah selesai olaraga paginya, bagaimana kalau kita langsung latihan lagi" kata Azami bersemangat
"Apa kau masih TK bersemangat hanya karena itu" kata Simon mengejek
Mereka pun segera menganti baju mereka dan menggunakan baju pelindung dalam dan armor mereka
Setelah mereka selesai menganti baju dan menggunakan peralatan mereka, mereka pun langsung pergi menuju ruangan latihan
"Jadi Kurogane-san latihan macam apa yang akan kita lakukan hari ini ?" tanya Zoro penasaran
"Jika kalian aku beritau kalian pasti akan terkejut dan tidak menyukainya apa kalian tetap ingin tau ?" tanya Ayah Azami tersenyum
Melihat senyuman mencurigakan diwajah Ayahnya Azami mereka bertiga pun merasakan firasat buruk
"Karena kalian memang ingin tau aku akan memberitau kalian. Latihan kali ini kalian bertiga akan melawanku" kata Ayah Azami tersenyum jahat
Mendengar kata-kata itu membuat Zoro dan Simon sangat terkejut
"Apa kau serius Kurogane-san?" tanya Zoro tidak percaya
"Kalau begitu bukannya kita pasti tidak akan menang !?" Simon menambahkan
"Ehh? kenapa kalian berpikir begitu ? dia kan hanya Ayaku kau tau hanya Ayahku" tanya Azami bingung
"Mungkin kau tidak mengetahuinya karena dia adalah ayahmu, tetapi Ayahmu itu tidak biasa. Dia adalah salah satu hunter terkuat bahkan banyak yang mengatakan bahwa Ranknya akan dinaikkan dari Rank A menjadi Rank S karena kemampuannya" kata Simon menjelaskan
"Aku bahkan pernah melihatnya bertarung didepan mataku sekali" Zoro menambahkan
"Apa Ayahku memang sehebat itu ?" pikir Azami ragu
"Kalian tenang saja aku akan menggunakan pengekang agar pertarungan ini menjadi tidak terlalu tidak adil, bukannya itu bagus ?" kata Ayah Azami
"Walaupun begitu itu tetap saja sangat sulit" kata Simon
__ADS_1
"Oh ya benar juga, jika kalian bahkan tidak dapat menyentuhku kalian akan kena hukuman harus menggunakan seragam perempuan kesekolah" kata Ayah Azami tersenyum
"HEEEEEEEEEEH !!!!!!!!!" kata Zoro, Azami dan Simon terkejut