
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat Membaca ~
.
Setelah menghajar Simom dan Azami perawat itu akhirnya pergi keluar dari ruang itu
"Jika aku tidak cepat-cepat pergi dari tempat ini aku yakin aku akan dibunuh oleh monster itu" kata Azami menahan sakit
"Ini pertama kalinya aku sependapat denganmu" tambah Simon
Karena perawat itu sudah pergi keluar Zoro pun memutuskan untuk menyapa mereka berdua
"Yo apa kalian baik-baik saja ?" kata Zoro dengan senyum terpaksa
"Apa menurutmu ini baik-baik saja ?" tanya Azami kesal
"Aaaah mungkin tidak ?" jawab Zoro
"Kau tidak perlu menanyakan hal yang sudah jelas" kata Simon kepada Zoro
"Jadi kapan kalian bisa keluar dari rumah sakit ?" tanya Zoro kepada mereka berdua
"Kapan kau bertanya ? menurutku besok kita sudah bisa keluar" jawab Azami
"Bukannya itu bagus !? kalian bisa keluar dari rumah sakit dan berpartisipasi di penyisihan 12 besar dan semi final" kata Zoro
"Walaupun kita berdua bisa keluar besok, tetapi itu bukan menyatakan bahwa kami sudah pulih total, kau tau ?" kata Simon kepada Zoro
"Jadi apa kalian tidak akan mengikuti turnamen ?" tanya Zoro
"Aku tidak tau tentang Azami tetapi ikut dan tidaknya aku tergantung berapa hari lagi waktu tersisa sebelum turnamen dimulai lagi" jawab Simon
"Jika aku tak salah ingat turnamen akan dimulai tiga hari lagi" kata Zoro kepada Simon
"Tiga hari ya ? kupikir itu cukup untuk aku bersiap dan cukup pulih dari luka-lukaku" kata Simon
"Jadi bagaimana denganmu Azami ?" tanya Zoro
"Aku ? tentu saja aku akan mengikutinya, lagi pula lukaku sudah hampir sepenuhnya pulih" jawab Azami sambil memberikan jempol kepada Zoro
"Kalau begitu baguslah, dan juga jika kalian mau aku membawah beberapa buah-buahan bersamaku" kata Zoro lega
__ADS_1
"Apa kau memiliki pisang ?" tanya Simon
"Dasar monyet" kata Azami mengejek
"Apa kau bilang !!?" kata Simom marah
Mereka berdua pun mulai ribut dan berkelahi lagi
"Hey hey hey, jika kau melakukan keributan lagi, apa kau tidak takut Shirokawa-san datang menghajarmu lagi" kata Zoro memperingati Simon dan Azami
Setelah mendengar nama Shirokawa mereka pun berhenti bertengkar
"Lebih baik kita akhiri ini disini" kata Simon
"Kau benar, dia akan menguliti kulit kita jika dia datang kesini" kata Azami
Setelah mereka berhenti bertengkar mereka pun mulai memakan buah-buahan yang dibawah Zoro tanpa membuat keributan
"Karena besok kalian sudah bisa keluar, bagaimana kalau kita mengadakan latihan bersama lagi, aku akan membantu melatih kalian, bagaimana menurut kalian ?"kata Ayah Azami tiba-tiba
"Kenapa tiba-tiba sekali ? dan juga berlatih sebelum turnamen ya? menurutku itu bukan ide buruk bagaimana dengan kalian ?" kata Zoro
"Aku juga setuju lagi pula akan menyusahkan jika aku tidak dapat bergerak seperti sebelumnya karena hanya tidur-tidur dikasur seharian" kata Azami
"Jika kalian memang tidak keberatan aku akan ikut berlatih dengan kalian" jawab Simon
"Yosh kalau begitu aku akan menyiapkan semua hal yang dibutuhkan" kata Ayah Azami tersenyum gembira sambil pergi berlari keluar ruangan
"Lagi pula kenapa dia tiba-tiba menawarkan untuk melatih kita ?" tanya Simon penasaran
"Sepertinya Ayahku tidak memiliki kerjaan lain, makanya dia menawarkan untuk melatih kita"kata Azami
"Dari sikapnya sih aku yakin memang itu" Zoro menambahkan
Setelah beberapa waktu mereka bertiga Zoro, Azami dan Simon berdiskusi tentang apa yang akan mereka lakukan, Zoro pun pamit
"karena aku ada sedikit urusan aku akan pergi permisi dulu ya" kata Zoro
"Apa kau memiliki sesuatu yang harus kau lakukan sehabis pulang Zoro ?" tanya Azami
"Yang harus kulakukan ? hehe rahasia" jawab Zoro dan pergi dari sana
Setelah pergi dari rumah sakit dimana Simon dan Azami dirawat, Zoro pergi kesuatu tempat yang cukup jauh dari pumukiman manusia yaitu pulau yang ditinggalkan karena mahkluk supernatural bersarang disana
"Jadi apa yang ingin kau coba ditempat seperti ini ?" tanya Azel kepada Zoro dalam pikirannya
__ADS_1
"Aku kesini bertujuan untuk belajar menggunakan Sihir iblis" kata Zoro dalam pikirannya
"Sihir iblis kau bilang ? apa kau mengetahui cara menggunakannya ?" tanya Azel dalam pikiran Zoro
"Sebenarnya aku tidak mengetahui apapun tentang sihir iblis, jadi ?" kata Zoro
"Kau tidak mengetahui apapun tentang sihir iblis tapi ingin menggunakannya ? apa kau bodoh ?"
Setelah berhenti berbicara sebentar Azel memyadari sesuatu
"Tunggu dulu apa mungkin kau bermaksud untuk !" Azel merasakan perasaan tidak enak
"Benar aku ingin kau mengajarkannya kepadaku" kata Zoro
"Apa kau serius ? mengajarkan manusia Sihir iblis itu seperti menyuruh siput untuk berpergian dari satu negara ke negara lain, kau tau ?"kata Azel ingin menolak
"Aku serius ingin mempelajarinya tolong ajari aku" kata Zoro memohon
"Lagi pula kenapa kau ingin mempelajari Sihir Iblis ? menurutku kau tidak terlalu membutuhkannya" tanya Azel
"Untuk jaga-jaga jika saja aku tiba-tiba bertemu lawan yang sangat kuat, aku setidaknya memiliki kartu untuk dimainkan saat melawannya" jawab Zoro
"Baiklah akan aku ajarkan kepadamu lagi pula jika kau mati aku juga, tetapi jika kau tidak dapat melakukannya walaupun sudah mencoba seharian jangan mengharapkan aku untuk mengajarimu lagi, mengerti ?" kata Azel
"Tenang saja aku akan menguasainya secepat yang aku bisa" jawab Zoro
Zoro pun memulai latihan sihir iblisnya dipulau yang ditinggalkan pertama-tama sebelum mereka memulai Azel menjelaskan hal tentang sihir iblis
Azel menjelaskan bahwa sihir iblis itu mempunyai banyak jenis dari sihir elemen dasar, sihir nuklir, sihir racun dan banyak lagi
Terlebih lagi jika ingin menggunakan sihir iblis, tentu saja kau harus memiliki Mana yang mengandung kegelapan yang merupakan Mana ciri khas ras iblis
Jika seorang Manusia mencoba menggunakan Sihir iblis, manusia itu akan mati karena penggunaan sihir melebihi batas yang menyebabkan energi kehidupan manusia itu akan diserap sebagai ganti energi Mana
Kualitas sihir iblis dan sihir normal sangat berbeda, sihir tingkat bawah Iblis setara dengan sihir tingkat menengah normal dan pengontrolannya lebih sulit dari pada sihir normal
"Jadi begitu aku tidak tau perbedaannya sampai sejauh itu" kata Zoro
"Maka dari itu aku katakan sangat sulit untuk kamu mempelajari sihir iblis, walaupun kau mungkin dapat menggunakannya. Tetapi pemahamanmu tidak ada sama sekali" jawab Azel resah
"Tenang saja aku akan pasti dapat mempelajarinya secepat mungkin" kata Zoro
"Dari pada mengatakan hal itu lebih baik jika kau membuktikannya" kata Azel
Zoro pun mulai berlatih untuk menguasai sihir iblis dipulau yang ditinggalkan dengan menggunakan monster yang tinggal disana sebagai target hidup
__ADS_1