Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 177 : Mencari Tempat Untuk Bersantai


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )


.


Selamat membaca ~


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Zoro bangun ini sudah pagi" ibuku mencoba untuk membangunkanku dengan menarik selimutku.


"5 menit lagi bu" Aku menarik selimutku lagi.


"Tidak boleh ! kau harus bangun sekarang. Kalau kau tidak segera bangun sarapannya akan menjadi dingin"


Mendengar apa yang dikatakan ibuku, aku mau tidak mau bangun dari tempat tidur yang sangat nyaman itu.


"Baiklah bu"


Sudah 2 hari berlalu semenjak aku bertemu dengan orang tuaku saat ada monster yang menyerang kota.


Karena ingin menghabiskan waktu bersama orang tuaku, aku pun memutuskan untuk tinggal bersama mereka sampai waktu liburku habis.


"Zoro, jangan hanya duduk disana, ayo kita keruang makan. Kalau tidak sarapannya akan menjadi dingin" Ibuku menarikku ke ruang makan.


Diruang makan, ayahku sedang duduk menunggu sambil membaca koran.


"Akhirnya kalian kesini juga. Apa kalian tau betapa laparnya ayah sekarang ?" Ayahku melipat korannya lalu meletakkannya di meja.


"Hehe~ maaf-maaf" aku mengeluarkan senyum palsuku.


"Kalau begitu, Zoro cepat duduk dikursi agar kita bisa mulai menikmati sarapan" kata ibuku


Menuruti apa yang dikatakan oleh ibuku, aku pun segera duduk dikursi, dan mulai sarapan bersama orang tuaku.


1 jam setelah sarapan, kedua orang tuaku mulai mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk pergi bekerja sebagai hunter.


"Apa ibu ingin pergi patroli bersama ayah dikota ?"


"Iya benar. Tapi tenang saja, hari ini ibu dan ayah hanya akan bekerja sampai sore saja. Jadi nanti sore kami akan langsung pulang kerumah"


"Jadi begitu"


"Ahh benar juga. Setelah kami pulang nanti bagaimana kalau ayah, ibu dan kau pergi jalan-jalan ?"


"Tapi ibu dan ayah kan akan kelelahan karena pergi bekerja, apa ibu yakin ingin kita pergi jalan-jalan hari ini ?"

__ADS_1


"Tenang saja, ayah ibu memiliki stamina yang sangat besar. Jadi kau tidak perlu khawatir" ibuku mengelus kepalaku.


Setelah itu, ayah dan ibuku pun langsung pergi untuk bekerja.


"Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang ?" tanya Azel didalam pikiranku.


Entahlah, mungkin aku akan menonton acara televisi atau sesuatu yang santai. Lagipula aku dalam beberpa bulan ini sangat sibuk sampai tidak memiliki waktu untuk bersantai.


"Apa yang kau katakan memang benar. Jadi apa yang ingin kau lakukan untuk bersantai ?" tanya Azel didalam pikiranku.


Sebenarnya aku juga tidak tau.


"Aku tidak tau bagaimana biasanya para manusia bersantai, jadi aku tidak bisa membantumu.


Tapi aku pikir kau dapat menemukan sesuatu yang santai jika kau berkeliling kota mencarinya" kata Azel didalam pikiranku.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Azel, aku pun memutuskan untuk pergi berkeliling kota untuk bersantai.


Dan tempat pertama yang kukunjungi adalah Game Zone.


Sesampainya aku disana, aku menciba berbagai macam permain, pada awalnya aku mulai menikmati kesenangan saat bermain disana.


Tetapi semua kesenangan ini berakhir setelah aku di usir karena telah memenangkan semua game berhadiah disana.


Karena hal itu, aku pun memutuskan untuk mencari tempat lain untuk bersantai.


"Oohhhh ! bukannya itu adalah Zoro. Kemana saja kau selama beberapa hari ini ?" kata Agus dengan semangat


"Aku tinggal dirumah orang tuaku beberapa ini"


"Jadi begitu, pantas saja aku tidak menemukanmu walaupun aku mencarimu disetiap sudut markas cabang"


"Daripada itu, apa yang kalian lakukan disini ?"


"Kami ingin pergi ke Theme Park untuk bersenang-senang, apa kau mau ikut ?" ajak Charlotte.


Theme Park ya, awalnya juga aku ingi petgi kesana. Tapi karena aku sendirian aku tidak melakukannya karena terkesan seperti tidak memiliki teman.


"Baiklah, aku juga ikut. Lagipula aku juga sedang senggang sekarang"


"Yosh. Kalau begitu ayo kita pergi kesana secepatnya" Agus berlari sambil menarikku dan Charlotte.


Kami pun segera pergi ke Theme Park dengan menggunakan bus umum yang tersedia disana.


Setelah 15 menit perjalanan bus. Kami pun akhirnya sampai disana juga.

__ADS_1


Tempat ini sangat luas, dan mencolok.


"Woah !!! seperti yang diharapkan, tempat ini sangatlah besar" Agus kagum.


"Kalau begitu, bagaimana kalau kita masuk ?" ajak Charlotte.


Kami pun segera pergi ke kasir untuk membeli tiket masuk lalu memberikannya kepada petugas yang menunggu di pintu masuk.


Sesampainya kami didalam Theme Park, kami bisa melihat berbagai macam permainan dan hiburan di setiap arah.


"Jadi apa yang sebaibya kita mainkan terlebih dahulu ?"


"Bagaimana kalau kita naik Roling Coaster terlebih dahulu ?" tanya Agus


*Maaf kalau penulisannya salah.


"Roling Coaster ya ? sepertinya tidak masalah"


Lagipula itu tidak bisa dibandingkan dengan terbang di atas punggung Ryu.


"Kalau begitu, bagaimana denganmu Charlotte ? apa kau setuju kalau kita naik itu terlebih dahulu ?" tanya Agus.


"Tentu kenapa tidak"


Setelah itu, kami pun pergi ke barisan panjang untuk menaik rolling coaster. 15 menit berlalu semenjak kami mulai berbaris.


Kami pun akhirnya dapat giliran.


"Akhirnya giliran kita juga" Agus merasa lega.


"Pengunjung sebelum anda masuk, tingkat apa yang ingin pengunjung pilih ?" tanya petugas yang menjaga disana.


"Tingkat ? memang ada berapa tingkat ?" tanya Agus penasaran.


"Rolling Coaster disini memiliki 4 tingkat. Tingkat satu yang terasa seperti rolling coaster biasa, tingkat dua yang terasa lebih cepat, tingkat ketiga yang jauh lebih cepat dan tinggi, dan tingkat empat yang terasa sangat ekstrim" kata petugas itu menjelaskan.


Setelah mendengar penjelasan petugas itu, Agus pun memilih tanpa memikirkannya lebih lama.


"Kami pilih tingkat empat"


"Tingkat empat ? aoa anda yakin ?" tanya petugas.


"Tentu saja, kalian juga tidak keberatan bukan ?"


Aku dan Charlotte mengangguk ringan.

__ADS_1


Setelah itu, kami pun naik ke rolling coaster dan memasang pengamannya.


__ADS_2