
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat membaca ~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sudah 5 hari semenjak aku mulai mengerjakan misi yang diberikan oleh Azel.
Aku sudah berhasil mengalahkan 150 monster dari berbagai ras, selama beberapa hari ini.
Sambil mengerjakan tugas aku bahkan berhasil menciptakan 3 teknik sihir pedang selain Dark Destroyer Blade.
Yang pertama adalah, Dark Thurst. Teknik sihir pedang yang satu ini memiliki dasar yang sedikit mirip dengan Dark Destroyer Sword, yaitu menahan energi Mana berattribut kegelapan hingga padat, lalu melepaskannya dalam satu gerakan.
Hanya saja teknik yang satu ini bukanlah serangan menyebar yang memiliki kekuatan untuk menyerang musuh berkelompok besar yang lebih dari 20 orang, melainkan serangan yang hanya bisa menyerang 1-5 orang dengan menusuknya musuh dengan kecepatan tinggi dalam satu tusukan horizontal.
Yang kedua adalah, Darkness Slash. Serangan yang satu ini adalah serangan tipe jarak jauh, yang menggunakan satu tebasan energi Mana berattribut kegelapan yang sangat padat.
Serangan yang satu ini memiliki jangka serangan yang cukup jauh dan besar, kekuatannya juga tidak kalah kuat, dan yang membuatnya lebih hebat lagi, serangan ini sangat cocok untuk melawan musuh yang berkelompok atau satu musuh.
Dan teknik teknik terakhir adalah, Devourer Blade. Teknik sihir pedang yang satu ini sangat unik. Kemampuan teknik yang satu bukanlah menimbulkan kerusakan, melainkan menyerap energi Mana dari benda yang tersentuh oleh pedangku.
Jadi itulah tiga teknik sihir pedang yang telah aku ciptakan sambil mengerjakan tugas yang diberikan oleh Azel.
.
Hari ini aku sedang berkeliling hutan untuk berburu monster. Tapi hari ini aku sangat kesulitan bahkan untuk menemukan satu monster saja.
Walaupun aku sudah berkeliling didalam hutan selama berjam-jam, aku tetap saja tidak dapat melihat bahkan satu pun monster disana.
Karena aku tidak bisa menemukan satu pun monster dihutan aku pun, kembali ke rumah kayu yang kubuat sendiri.
"Sial, kenapa aku tidak menemukan satupun monster hari ini"
Aku duduk dikursi kayu yang aku buat dari pohon yang aku ambil dari hutan. Lalu memakan, masakan monster ikan yang kutangkap dari danau.
"Kemungkinan besar mereka semua bersembunyi dan tidak berani keluar, karena kau terus-menerus memburu mereka semua dengan terlalu berlebihan" kata Azel dalam pikiranku.
__ADS_1
Berlebihan ? memang kau pikir siapa yang memberikanku tugas yang berlebihan ini ?.
"Hmph. Jika kau tidak memburu mereka dalam jumlah banyak dalam sehari atau tidak memberikan jejak saat memburu mereka, sekarang mungkin kau tidak akan merasa kesulitan seperti ini" kata Azel dalam pikiranku.
Kalau kau memberitau aku secepatnya, aku pasti tidak akan melakukan kesalahan seperti ini.
"Kalau aku selalu memberitahumu, kapan kau dapat belajar menggunakan otakmu itu" kata Azel dalam pikiranku.
Sudahlah. Jika kita melanjutkan percakapan ini, kau hanya akan terus menghinaku.
Aku berjalan keluar dari rumah kayu setelah selesai memakan masakan monster ikan yang kutangkap dari danau.
"Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang ?" tanya Azel dalam pikiranku.
Aku akan pergi masuk kedalam hutan lebih jauh dari pada sebelumnya, aku yakin disana masih banyak monstsr berkeliaran.
"Apa yang kau katakan tidak salah. Lagipula 5 hari ini kau hanya berburu monster di wilayah pinggirian dari pusat Crying Forest" kata Azel dalam pikiranku.
Sebelumnya aku tidak ingin masuk terlalu dalam kehutan, karena monster yang berada disana sangat merepotkan, kalau tidak memiliki sihir kuat.
Tetapi karena sekarang aku sudah memiliki sihir yang kuat, aku rasa aku tidak perlu lagi untuk takut untuk berburu jauh lebih dalam.
Dan setelah bergerak dengan kecepatan yang cukup cepat, aku pun akhirnya menemukan seekor monster ular biru air rank A.
Ular ini memiliki kulit yang sangat keras dan fleksibel memiliki tubuh yang cukup besar dan kuat.
Bahkan monster yang memiliki rank B saja bisa dibunuh dengan mudah jika ular biru air melawan.
"Shaaah" suara ular itu berderik.
"Kau pikir aku takut kepadamu ? terima ini. Darkness Edge Sword Magic Art : Dark Thurst"
Aku munusuk ular biru air itu dengan teknik sihir pedangku, dan membuat ular biru air itu mati karena langsung terpotong menjadi dua bagian.
Teknik sihir pedang ini memang sangat kuat, padahal ukurannya tadi sekitar 100 meter, tetapi setelah terbagi dua hanya tersisa 20 meter setiap bagiannya.
"Daripada membicarakan itu, bukankah sebaiknya kau pergi mencari targer lain, sebelum mereka kabur semua ?" kata Azel dalam pikiranku.
Ahh kau benar juga.
__ADS_1
Dengan begitu, aku pun langsung segera kembali berkeliling mencari monster untuk dikalah.
Tidak seperti sebelumnya. Walaupun sedikit merepotkan, monster disini tidak ada yang kabur, dan tidak membutku menjadi kesulitan untuk mengejar mereka.
Dengan begitu, kegiatan berburuku pun berjalan lancar tanpa adanya masalah besar sedikitpun.
Setelah berburu selama beberapa jam, jumlah monster yang kuburuh sudah mencapai 180 monster dari berbagai ras dan rank.
Tetapi tepat saat aku sedang berkeliling mencari monster untuk diburu, aku tiba-tiba saja merasakan energi Mana yang besar lagi.
Gila, monster ini memiliki energi Mana yang sangat besar.
"Tunggu dulu. Energi Mana ini sepertinya adalah energi Mana dari monster yang tidak memiliki kecerdasan saat itu" kata Azel dalam pikiranku.
Saat kapan ?.
"Apa kau tidak mengingatnya ?. Kalau aku tidak salah mengingat, kita merasakannya saat masih baru sampai di Crying Forest" kata Azel dalam pikiranku.
Aku ingat sekarang. Jadi monster itu berada didalam hutan ya.
"Jadi bagaimana sekarang ? apa kau akan kesana dan melawannya ?" tanya Azel daam pikiranku.
Kalau boleh jujur. Aku bahlan sama sekali tidak punya niat untuk mendekati monster itu.
"Dasar pengecut" kata Azel dalam pikiranku.
Aku tidak peduli kau mengatakan apa. Jika aku melawan monster dengan energi Mana yang sangat besar tetapi tidak memiliki kecerdasan, akan sangat merepotkan karena mereka tidak akan mengalah sampai mati.
"Masuk akal. Jadi apa yang ingin kau lakukan sekarang ?" tanya Azel dalam pikiranku.
Tidak ada yang berbeda, aku akan terus berkeliling hutan dan untuk memburu monster-monster dihutan ini.
Setelah mengatakan itu kepada Azel, aku langsung segera lanjut berkeliling untuk mencari monster dihutan.
Tepat saat aku sedang berkeliling hutan mencari monster untuk diburu, tiba-tiba saja aku menyadari adanya tanda-tanda sihir kearahku.
Dengan insting aku menghindari sebuah bola energi yang tertembak dengan kecepatan tinggi.
*Booom* suara ledakan
__ADS_1
Setelah tertembak cukup jauh, bola energi itu langsung menyebabkan sebuah ledakan besar.