
Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat Membaca ~
.
"Yamamoto apa yang kau lakukan disini !?" kata Yuna terkejut
"Aku hanya ingin menyapa kamu sebagai tunanganmu dan juga tentu saja menyapa para sampah itu"Jawab Ichigo melirik kearah dimana Zoro dan Azami berada
Tetapi Zoro dan Azami tidak menunjukkan bahwa mereka terganggu dengan perkataannya Yamamoto Ichigo, tetapi kenyataannya tidak begitu
Mereka sekarang sangatlah kesal didalam hanya saja mereka menahannya karena jika tidak mereka akan menghajar dia sampai mereka puas tetapi jika mereka melakukan itu mungkin saja mereka akan didiskualifikasi karena menyerang diluar arena
"Kau beruntung kita sekarang sedang mengikuti turnamen, kalau tidak aku pasti sudah menghajar wajah songongmu itu" kata Zoro dan Azami dalam pikiran mereka
"Zoro Azami apa kalian mengenal dia ?" tanya Simon
"Namamya adalah Yamamoto Ichigo dia adalah orang yang mengaku sebagai tunangannya Shirokiba-chan" jawab Azami kepada Simon
"Heeh !? Tunangan !? Shirokiba-san !?" kata Simon terkejut
"Tidak hanya itu kita juga membuat taruhan dengannya dan taruhannya adalah jika dia kalah dia harus menjauhi Shirokiba-chan dan jika aku yang kalah aku akan keluar dari sekolah ini" Zoro menambahkan
"Heh !? Kenapa kau bertaruh senekat itu !?" tanya Simon terkejut
Untuk sesaat Zoro dan Azami melihat kearah wajah Simon dengan wajah yang mengatakan"Apa kau tidak mengerti sikapnya itu ?"
"Coba kau berbicara dengannya dan aku yakin kau akan mengerti kenapa" kata Azami
Karena dia penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Azami Simon pun mencoba untuk berbicara dengan Ichigo
"Kau adalah Yamamoto Ichigo bukan ? perkenalkan namaku Simon" kata Simon memperkenalkan diri
"Sepertinya kau juga mengenal namaku, untuk teman dari seorang sampah kau cukup berpengetahuan" kata Ichigo
Hanya membutuhkan waktu sesingkat itu Simon pun mengerti kenapa Zoro membuat taruhan nekat seperti itu dengannya Yamamoto Ichigo bahkan tidak hanya itu dia sekarang malah ingin memukul wajahnya juga
Setelah berbicara dengan Yamamoto Ichigo Simon kembali kepada Zoro dan Simon
__ADS_1
"Jadi bagaimana ? apa kau mengerti sekarang ?" tanya Azami kepada Simon
"Kau tau ? mungkin jika saja dia akan menjadi lawanku nanti aku pasti menghajar wajahnya saat itu juga" jawab Simon kesal
Zoro dan Azami memegang pundak Simon dengan wajah yang berkata"aku mengerti itu"
Dan setelah banyak berbicara dengan Yuna Yamamoto Ichigo pun akhirnya pergi karena upacara pembukaan sudah dimulai
Semua peserta naik keatas arena untuk diperkenalkan kepada penonton yang terdiri dari Katsuki Tobio, Murasaki Luna, Eustass Rey, Yamamoto Ichigo, Zoro Frandes, Kurogane Azami, Simon, Shirokiba Yuna, Kotagawa Shuna, Freed Rainton, Murasaki Godou, dan yang terakhir Yumehara Aoi
Setelah selesai diperkenalkan saatnya menentukan lawan
"Akhirnya penetuan lawan pertama sudah dimulai" kata Azami kepada Zoro dan Simon
"Ya kau benar dan juga aku tidak menduga penontonnya akan sebanyak ini" kata Simon
"Aku berpikir hal yang sama aku tidak pernah berpikir penontonnya akan sebanyak ini, ini bahkan 3x lebih banyak dari saat penyisihan" Zoro menambahkan
"Dari pada itu aku penasaran dengan siapa yang akan menjadi lawanku, jika itu salah satu dari kalian aku tidak akan menahan diri dan langsung mengalahkan kalian disaat itu juga' kata Azami tersenyum kepada Zoro dan Simon
"Tentu saja ! aku juga tidak akan menahan diri
"Heh !? Walaupun kau tidak mangatakannya aku pasti akan menendang bokongmu
"Tuan-tuan dan nyonya-nyonya terima kasih karena mau datang kesini untuk menyaksikan turnamen akademi Golden Lion tahun ini
Sekarang kami akan memulai menentukan lawan dari masing-masing peserta dengan cara mengacaknya jadi musuh dari para peserta 100% acak
Tanpa membuang-buang waktu langsung saja kita mulai menentukan lawan untuk peserta 12 besar" kata salah satu orang yang menjalankan turnamen ini
Disebuah layar hologram terbagi menjadi 6 pertandingan semua nama peserta teracak disana, semua peserta merasa gugup tanpa kecuali yang disebabkan olrh tekanan tidak mengetahui musuh yang akan mereka lawan
Setelah teracak cukup lama akhirnya musuhnya telah ditentukan dengan hasil Simon vs Freed Rainton, Shirokiba Yuna vs Murasaki Godou, Yamamoto Ichiho vs Yumehara Aoi, Kotagawa Shuna vs Eustass Rey, Kurogane Azami vs Murasaki Luna, dan yang terakhir Zoro Frandes vs Katsuki Tobio itulah hasilnya
"Aku tidak mengira aku akan orang pertama yang akan bertarung antara kita bertiga" kata Simon terkejut dengan hasil pengacakan lawan peserta
"Tapi bukannya ini bagus ? kita tidak perlu langsung saling bertarung dibabak pertama"kata Zoro
"Ya kau benar jika saja aku bertemu dengan Simon aku pasti akan kalah dalam sekejap" kata Azami sombong
Mendengar kata-kata itu membuat urat nadi dikepala Simon muncul
__ADS_1
"Haah !? mungkin itu sebaliknya kau yang pastinya akan langsung kalah dan menangis" balas Simon
Mereka pun mulai bertengkar lagi tanpa peduli jika mereka akan bertarung sebentar lagi
"Peserta Simon mohon untuk segera naik ke Arena" kata wasit
Setelah menyadari bahwa sekarang sudah waktunya dia untuk bertarung Simon pun berhenti bertengkar dengan Azami
"Baiklah aku akan kesana"jawab Simon kepada wasit
dan dia pun pergi naik ke atas Arena dan disana musuhnya Freed Rainton sudah menunggu dia disana
"Akhirnya kau naik juga jadi bagaimana kalau kita memulainya" kata Freed
"Tentu saja semakin cepat lebih baik" balas Simon
Wasit pertandingan ini maju ketengah-tengah Arena
"Apa kalian sudah siap ?" tanya wasit kepada Simom dan Freed
Mereka menjawabnya dengan anggukan
"Kalau begitu, pertarungan dimulai !!!" kata Wasit memulai pertandingan
Freed mengeluarkan Artifak sihirnya yang berupa panah petir dengan rank B tetapi dia tidak menyerang Simon seperti dia menunggu sesuatu
"Apa yang kau lakukan ? kenapa kau tidak mengeluarkan artifak sihir milikmu ?" tanya Freed serius
"Ah kau tidak perlu memikirkannya aku hanya ingin mencoba sesuatu jadi tidak perlu sungkan untuk mulai menyerang"jawab Simon tersenyum
Mendengar apa yang dikatakan Simon membuat Freed merasa seperti dia sedang diremehkan
"Apa kau meremehkanku !!?" kata Freed marah kepada Simon
"Aku tidak meremehkanmu aku hanya inginencoba sesuatu jadi tidak perlu memikirkannya"jawab Simon lagi
Simon sengaja tidak memanggil artifak sihirnya karena dia ingin memastikan perkembangannya dengan mencoba menghindari serangan dari salah satu peserta turnamen ini
"Sialan aku akan mengalahkanmu !!! terima ini !!!" kata Freed marah dan menggunakan Teknik sihir panahnya
(Lightning Eagle Bow Art : Lightning Eagle Arrow Rain)
__ADS_1
Anak panah menghujani Simon dari atasnya dengan kecepatan tinggi jika itu siswa hunter biasa itu pasti dapat mengalahkannya tetapi apa yang terjadi kepada Simon berbeda dan membuat orang yang melihatnya tidak bisa percaya
"B-bagaimana bisa kau tidak terkena satu anak panah pun !!?" kata Freed terkejut melihat berdiri tepat dimana dia berdiri sebelumnya tanpa terluka sedikitpun