Hunter : The Darkness Fate

Hunter : The Darkness Fate
Chapter 48 : Latihan


__ADS_3

Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi :)


.


Selamat Membaca ~


.


Dirumahnya sendiri Zoro sedang tiduran disofa sambil menutupi wajahnya dengan bantal


"Zoro kenapa kau hanya bermalas-malasan disini ? kenapa tidak kau gunakan waktu senggangmu untuk latihan atau melakukan sesuatu yang lain" kata Ibunya Zoro marah sambil mengambil bantal dari wajahnya Zoro


"Kemarin aku latihan sampai larut malam jadi aku sekarang agak kelelahan, jadi bu tolong biarkan aku istirahat sebentar lagi"kata Zoro sambil menutup wajahnya dengan bantal


Kemarin Zoro memulai latihan untuk menggunakan sihir iblis hingga malam hari, walaupun dia gagal terus-menetus dia tidak berhenti melakukannya sampai Mananya habis yang menyebabkan badannya sangat kelelahan


"Jika bukan karena kebodohanmu aku yakin kau tidak perlu selelah itu hanya untuk mempelajari satu sihir iblis tingkat bawah"kata Azel mengejek dalam pikiran Zoro


"Apa boleh buat jumlah dan kontrol Mana yang digunakan untuk menggunakan sihir iblis sangat berbeda, karena ini pertama kalinya aku menggunakan Mana sebanyak itu tanpa menggunakan Kurogi" kata Zoro kesal dalam pikirannya


*Tok* *tok* *tok* suara orang mengetuk pintu


"Zoro bisakah kau mengecek siapa yang mengetuk pintu ? tangan ibu penuh sekarang" kata Ibunya Zoro meminta bantuan


"Baik bu"kata Zoro sambil berjalan kearah pintu rumahnya saat dia membuka pintu rumahnya, dia menemukan Azami dan Simon berdiri didepan pintunya


"rupanya kalian berdua"kata Zoro setelah melihat mereka


"Yo kami datang menjemputmu"kata Azami kepada Zoro


"Menjemputku ? memang kita mau pergi kemana ?" tanya Zoro bingung


"Apa kau melupakan rencana kita hari ini ?"kata Azami mencoba mengingatkan Zoro


"Rencana kita ? apa kita membuat rencana pergi kesuatu tempat ?" tanya Zoro bingung lagi


"Kemarin kita sepakat setelah aku dan Azami keluar kita akan mengadakan latihan bersama untuk persiapan turnamen, apa kau ingat sekarang ?" kata Simon kepada Zoro


Setelah Zoro mencoba mengingatnya dia pun akhirnya teringat


"Aak, aku lupa tentang itu" kata Zoro dengan wajah tanpa emosi

__ADS_1


"Apa kau serius melupakannya ?" kata Azami kesal


Zoro melupakannya karena dia terlalu kelelahan yang disebabkan latihan sihir iblisnya kemarin


"Tenang saja aku akan menyiapkan barang-barangku secepatnya" kata Zoro sambil berlari kekamarnya untuk menyiapkan barang-barang bawaannya


setelah lima menit Simon dan Azami menunggu akhirnya Zoro selesai mengambil barang-barang yang ingin dibawanya


"Aku sudah membawa barang-barangku" kata Zoro tergesa-gesa


"Kalau begitu ayo cepat letakkan barang-barangmu dimobilku, Ayahku sudah menunggu" kata Azami


Setelah Zoro meletakkan barang-barangnya kebagasi mobil, dia pun masuk kedalam


"Zoro berlatihlah dengan giat" kata Ibunya Zoro sambil melambaikan tangan


"Ini hanya aku atau Miyazaki-san ibumu sepertinya tidak berubah sama sekali semenjak terakhir kali aku melihat, wajahnya seperti dia masih berumur 20-an"kata Azami


"Walaupun begitu ibuku sebenarnya sekarang sudah 36 tahun, kau tau?" kata Zoro


"Tetapi wajahnya tidak terlihat seperti wanita 36 tahunan" kata Simon "Aku juga berpikir begitu"tambah Azami


"Aku sarankan kamu untuk tidak mengatakan apapun yang berhubungan dengan umur didekat ibuku, atau kau akan menghadapi salah satu bencana yang tidak bisa kau hindari" kata Zoro serius


"Selain itu apa kita akan berlatih dua hari penuh tepat sebelum turnamen ?" tanya Zoro


"Benar kalian akan berlatih selama dua hari penuh" kata Ayah Azami


"Bukannya kita akan kelelahan bahkan sebelum turnamen akan mulai jika kita latihan sampai dua hari penuh" kata Zoro


"Tenang saja dihari terakhir kalian akan tidur lebih awal agar kalian mendapat istirahat yang cukup sebelum turnamen mulai" kata Ayah Azami


"Benar juga, Kurogane-san dimana kita akan latihan ?" tanya Zoro penasaran


"Nanti kau akan lihat" kata Ayahnya Azami tersenyum


Setelah menempuh perjalan selama satu jam mereka pun akhirnya sampai ditujuan


"Disinilah kalian akan berlatih" kata Ayahnya Azami sambil menunjukkan sebuah rumah kecil


"Ayah apa kau sedang bercanda ? bagaimana bisa kita melakukan latihan dirumah sekecil ini"kata Azami

__ADS_1


"Itu hanya terlihat dari luarnya saja, setelah kau masuk kau akan mengerti kenapa aku membawa kalian berlatih disini" kata Ayah Azami tersenyum "Kalau begitu bagaimana kalau kita masuk kedalam sekarang"


Zoro, Azami dan Simon mengikuti apa yang dikatakan oleh Ayahnya Azami untuk masuk kedalam rumah itu


"Bukannya ini hanya rumah biasa ?" kata Zoro bingung


"Ayah apakah ini benar-benar tempat dimana kita berlatih atau kita salah tempat ?" tanya Azami kepada Ayahnya dengan tatapan ragu


"Tentu saja ini adalah tempatnya, ikuti aku"


kata Ayahnya Azami sambil berjalan kearah pintu masuk ruang bawah tanah.


Zoro, Azami dan Simon pun mengikuti dia masuk kedalam melewati pintu masuk ruang bawah tanah


Apa yang mereka lihat disana sangat membuat mereka terkejut ruangan yang sangat besar telah terlihat dindingnya terbuat dari bahan kuat dan dapat mencegah suara keluar dari ruangan itu, tetapi itu belum semua


Ada berbagai macam Target yang berbentuk manusia yang dapat digunakan untuk berlatih seperti target yang tidak bergerak, target yang bergerak, target yang dapat terbang, dan banyak lagi


Selain itu ada alat pengekang untuk latihan juga, alat itu dapat menyusahkan kita untuk menggunakan jumlah kekuatan yang kita gunakan, mengganggu penggunaan sihir, dan memiliki berat yang tidak biasa, dan juga menyerap sihir kita yang menyebabkan kita menjadi cepat kelelahan


"Jadi bagaimana menurut kalian tempat ini ? apakah cocok untuk tempat kalian latihan ?" tanya Ayah Azami


"Aku tidak pernah berpikir ada ruangan latihan sebesar ini dibawah rumah sekecil itu" kata Simon


"Yang membuatnya lebih menakjubkan adalah tempat ini memiliki banyak alat yang dapat membantu kita untuk latihan" Kata Zoro bersemangat


"Yosh kalau begitu agar tidak banyak membuang-buang waktu bagaimana kalau kita mulai latihannya" Kata Azami juga bersemangat


"Jangan terburu-buru, pertama-tama gunakan Armor sihir ini agar kalian tidak terluka"


kata Ayah Azami sambil memberikan armor sihir kepada Zoro, Azami dan Simon


"Baiklah kami akan menggunakannya secepat mungkin" kata Zoro,Azami dan Simon bersamaan


Tanpa membuang banyak waktu mereka menggunakan baju khusus yang dapat menahan serangan sihir agar tidak hancur lalu menggunakan Armor yang diberikan kepada mereka


Setelah mereka menggunakan Armor yang diberikan kepada mereka, armor mereka pun menjadi tidak terlihat


"Apa kalian sudah menggunakan Armor yang kuberikan" tanya Ayah Azami


"Kami sudah menggunakannya" kata Zoro, Azami dan Simon secara bersamaan

__ADS_1


"Kalau begitu bersiaplah karena latihan kalian akan dimulai"kata Ayah Azami tersenyum


Latihan persiapan untuk turnamen pun dimulai


__ADS_2