I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Gue cinta sama Elu


__ADS_3

Sontak perhatian Galen terganggu dengan Fio yang pura-pura terjatuh, Ia pun segera menolong Fio untuk berdiri kembali.


"Fio! Elu nggak apa-apa, kan?" ucap Galen sambil membantu Fio untuk berdiri.


"Kaki Gue sakit! Sepertinya kaki Gue terkilir deh, awwww sakit banget Galen!" seru Fio sambil bergelayut pada tangan Suaminya itu.


"Ya udah sini Gue bawa ke ruang kesehatan, makanya hati-hati dong kalau jalan, kok bisa sih terjatuh!" Galen tampak sedang memapah Fio untuk dibawa ke ruang kesehatan.


"Eh Mawar! Sorry Gue mau anterin Fio dulu, entar siang kita makan bareng, nomor Elu udah Gue save, entar Gue hubungi Elu, Ok!" seru Galen kepada Mawar, Mawar mengangguk dan Ia masih melihat Galen yang tampak sedang membantu Fio


"Diihhh Galen! Ngapain sih pake ajakin tuh cewek makan siang!" gumam Fio dengan ekspresi kesal. Tiba-tiba saja Mawar mengatakan sesuatu kepada Fio.


"Eh Elu siapa sih? Datang-datang udah bikin Galen kerepotan, bisa nggak sih nggak ganggu obrolan kita, pergi sendiri kan bisa!" ucap Mawar kepada Fio. Sepertinya Fio tidak terima dengan ucapan Mawar kepadanya.


"Eh suka-suka Gue lah, Elu anak baru nggak usah macam-macam! Hmm Galen ayo dong ... kaki Gue sakit banget nih!" Fio semakin membuat Mawar kepanasan melihat Galen yang begitu perhatian kepada Fio. Seolah Fio tidak mau melihat suaminya di goda oleh perempuan lain.


"Iya iya bawel banget!" Galen mencoba menuntun Fio, namun sepertinya Fio ingin melihat Mawar lebih kepanasan melihat kemesraan nya bersama Galen.


"Galen!" seru Fio sembari meletakkan kepalanya pada pundak Galen.

__ADS_1


"Hmm apa lagi?"


"Gendong!" permintaan Fio yang ingin digendong oleh Galen. Ternyata tidak berat untuk Galen membawa Fio dengan menggendong nya.


Galen dengan segera mengangkat tubuh istrinya dengan mudah, entah kenapa Fio merasa ada debaran yang aneh datang kembali saat Galen mengangkat tubuhnya.


Tatapan keduanya saling bertemu dan menciptakan sebuah bahasa mata yang terucap lewat hati keduanya.


"Galen! Gue ngerasa ada yang aneh, apa Elu juga merasakan hal yang sama dengan Gue?"


"Perasaan ini selalu muncul saat Gue menatap bola mata indah ini? Fio! Apa Gue udah mulai cinta sama Elu? Tapi ini tidak mungkin."


"Galen! Entahlah Gue merasa selalu ingin dekat dengan Elu, tiba-tiba saja perasaan itu muncul kembali, iya perasaan untuk selalu bersama Elu, ah apakah Gue salah jika memiliki perasaan seperti ini kepada sahabat Gue sendiri?"


"Bryan memang pacar Gue, Gue sangat mencintainya, tapi bagaimanapun juga perasaan Gue yang ini sudah membuat Gue bingung, apakah Gue sudah mulai cinta sama Elu?"


Hingga akhirnya mereka berdua tiba diruang kesehatan, Galen meletakkan tubuh istrinya di atas tempat tidur.


"Sudah! Elu istirahat saja! Apa masih sakit?" tanya Galen kepada Fiona.

__ADS_1


Fio tampak menggelengkan kepalanya pelan, dan Galen pun pamit kepada Fio untuk segera pergi ke kelasnya.


"Oke kalau begitu, Gue pergi ke kelas dulu!"


Galen tampak melangkahkan kakinya menuju keluar ruangan, namun tiba-tiba saja Fio memanggil Galen.


"Galen, tunggu!"


Galen berhenti dan membalikkan badannya, dilihatnya Fio berdiri di hadapannya, Galen begitu terkejut saat melihat Fio yang tampak baik-baik saja.


"Fio! Kaki Elu nggak apa-apa?" tanya Galen penasaran. Fio berjalan mendekati suaminya dan berkata, "Terima kasih sudah menolong Gue!"


"Cup"


Galen dibuat terkejut saat Fio tiba-tiba mencium bibir nya sekilas, setelah itu Fio segera pergi meninggalkan ruangan itu dengan malu, sementara Galen masih terdiam di tempatnya dan terlihat meraba bibir nya yang baru saja di kecup oleh Fio.


Galen tersenyum dan tidak percaya jika Fio tiba-tiba mencium bibirnya.


"Fio! Gue cinta sama Elu."

__ADS_1


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2