I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Cuti


__ADS_3

Pagi itu mereka terlihat begitu akrab, untuk pertama kalinya Reyna duduk bersama satu meja dengan keluarga besar William Anthony. Gadis itu sungguh beruntung memiliki suami dan mertua yang sangat menyayanginya.


"Apa kamu ingin tambah nasinya?" tanya Filio kepada sang istri.


"Tidak, Mas! Sudah cukup, Aku sudah kenyang, terima kasih!" jawabnya sembari tersenyum.


"Tapi kamu harus makan yang banyak, Sayang! Aku tidak ingin melihatmu lemas lagi." rupanya ucapan Filio mendapatkan perhatian dari Liora.


"Betul kata suamimu! Kamu harus makan yang banyak, energi mu akan semakin terkuras setiap malam, Filio sudah Uti siapkan ramuan pendongkrak stamina setiap hari, Uti khawatir saja, jika Kamu tidak bisa mengimbangi Suamimu!" seru Liora yang membuat Reyna malu-malu kucing.


"Pantesan aja Mas Filio kuat seperti itu, ternyata Dia sudah di dukung sama Uti, Aku benar-benar kewalahan, belum lagi nanti malam, oh ya ampun Aku nggak bisa bayangin itu ular masuk lagi mengacak-acak tubuhku." batin Reyna.


Filio yang melihat raut wajah istrinya yang terlihat memikirkan sesuatu, lantas Ia bertanya kepada gadis yang baru sehari Ia nikahi itu.


"Kamu kenapa? Apa yang kamu pikirkan?" tanya Filio serius. Reyna berusaha untuk terlihat baik-baik saja.


"Tidak, Mas! Tidak apa-apa." jawabnya mengelak.


Setelah mereka selesai sarapan, Willy rupanya akan segera berangkat ke kantor, hari ini Willy akan mengajak sang putra ke kantornya, mengingat Filio yang akan meneruskan perusahaan sang ayah. Dan rencana untuk kembali ke LA rupa Filio batalkan, Ia sudah memutuskan untuk tetap tinggal di Indonesia, mengingat dirinya kini telah menikah.

__ADS_1


"Ayo kita berangkat! Daddy tidak ingin kita terlambat!" titah Willy kepada Filio yang masih duduk di samping istrinya.


"Iya Dad! jawabnya, kemudian Filio berpamitan dengan sang istri.


"Aku pergi dulu, jaga dirimu baik-baik, Aku tidak akan pulang malam, karena Aku sudah tidak sabar ingin segera bermain dengan mu lagi." ucapnya dengan tersenyum nakal.


"Syukurlah kalau Mas Filio pergi ke kantor! Setidaknya Aku bisa beristirahat dan merebahkan diri sebentar, sebelum malam nanti Mas Filio kembali menghajarku!" gumam Reyna sedikit senang.Ia berencana untuk memanfaatkan waktu luang saat Filio ke kantor dengan me time dan memanjakan tubuhnya Sebentar, sebelum Filio kembali datang kepada Reyna.


Filio terlihat masih saja memegangi tangan istrinya, sementara Willy dibuat geleng-geleng kepala melihat putranya yang tidak mau lepas dari istrinya.


"Hei ... Filio! Kapan perginya, nanti malam masih banyak waktu, sekarang kita harus ke kantor!" Willy rupanya sudah sangat siap untuk segera pergi ke kantor, sementara itu Liora yang melihat jika Filio masih lengket tidak mau pergi dari samping istrinya, mencoba meyakinkan Willy jika putranya itu butuh untuk bersenang-senang sebagai pengantin baru.


(Jangan di paksa ke kantor dulu; Cucuku ini masih seneng-seneng nya jadi pengantin baru, biar saja nggak ngantor dulu, nanti tiga atau empat hari bisa ngantor lagi) ucap Liora kepada Willy.


Filio yang mendengar itu terlihat begitu senang, akhirnya dirinya bisa menghabiskan waktu bersama sang istri dengan puas. Sementara Reyna tampak memaksakan senyumannya.


"Aduh Uti! Huffftt alamat nggak bakal sempat pakai celana dalaam nih, Mas Filio nggak mungkin ngizinin Aku pake itu di kamar." gumamnya sembari menatap wajah Filio yang sudah menyeringai.


Akhirnya Willy pun menyetujui permintaan Liora yang menginginkan jika Filio cuti di rumah dulu hingga 3 atau 4 hari.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu! Seneng kowe Yo! Penak anggonmu neng umah, Yo Wis lah tak turuti omongan e Uti mu, ben isoh puas Kowe, tuwuk-tuwukno olehmu nggejig, tak dungakno ndang dadi bocah neng kandungan e mantuku!"


(Baiklah kalau begitu! Seneng kamu ya! Enak kamu di rumah, ya sudah tak turuti perintah Uti mu, biar kamu puas, puas-puasin kamu


bercinta, Aku doakan semoga lekas hadir bayi dalam kandungan menantu ku) seru Willy kepada kedua pengantin baru itu.


"Siap Daddy!" jawab Filio dengan semangat. Sementara Reyna terlihat pasrah, Ia sudah bisa membayangkan bagaimana jika Filio berada di dekatnya.


*


*


*


*


...Hai hai untuk novel ini, author tamatin lebih awal ya! Mengingat semuanya sudah bahagia bersama pasangan masing-masing, maka dari itu Author mau bikin novel baru di luar kisah mereka, yang tentu saja pasti akan menghibur kalian semua, untuk kisah Bryan dan Zyva, akan othor berikan sebagai bonchap, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan, sekali lagi ini hanya dunia fiksi yang tentunya cuma sebuah imajinasi belaka.🙏...


TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN KALIAN 🙏

__ADS_1


__ADS_2