I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Ayo kita pulang


__ADS_3

Tak berselang lama motor Galen terdengar sudah datang, Zyva bersembunyi di balik pohon, sementara Bryan dan Fio pura-pura sedang duduk bersama seolah mereka sedang membicarakan sesuatu hal yang penting.


Bryan memberi kode kepada Fio jika Galen sudah datang menghampiri mereka, Fio dan Bryan pun mulai berakting. Sementara itu Galen yang mengetahui jika Istrinya sedang berbicara dengan Bryan, tampak berdiri dan memperhatikan mereka berdua bicara. Fio dan Bryan berpura-pura tidak melihat keberadaan Galen.


"Eh ... mereka kelihatan serius amat, Gue musti dengerin mereka bicara, pasti ada sesuatu nih." gumamnya sembari sedikit menjauh dari posisi Fio dan Bryan.


"Fio! Gue tahu Elu udah menjadi istri Galen, dan Gue berharap Elu bisa bahagia hidup dengannya."


"Itu berarti, hubungan kita putus dong!"


"Sorry, Gue nggak bisa lanjutin semua ini."


"Tapi kenapa Bryan?"


"Ya karena Gue ngerasa Galen sangat mencintai Elu, dan Elu sangat pantas untuk hidup bahagia bersama nya."


"Cinta! Gue rasa Galen tidak cinta sama Gue, Gue belum bisa percaya padanya, buktinya baru tadi sore Gue lihat Dia boncengin si Mawar, hati Gue sakit Bryan! Mulai sekarang Gue nggak mau lagi lihat Galen lagi, Gue nggak mau pulang. Gue ingin pergi saja dari sini, biar dia bisa bebas berboncengan dengan gadis manapun."

__ADS_1


"Eh jangan gitu Fio! Mungkin saja itu cuma salah paham."


"Nggak! Itu bukan salah paham, Galen adalah orang ketiga dalam hubungan kita, karena kehadirannya kita menjadi berpisah, tapi ya sudahlah ini sudah takdir," ucap Fio sembari memberikan kode kepada Bryan dan pura-pura bersedih.


Bryan melihat Galen yang mulai menundukkan wajahnya, ada rasa ingin tetawa saat melihat ekspresi wajah Galen yang menunjukkan kesedihannya.


"Ya ampun Fio! Elu bisa bayangin nggak gimana ekspresi wajah Galen sekarang! So sad." ucap Bryan lirih.


Galen yang mendengar percakapan Bryan dan Fio merasa sedih, ternyata kejadian saat dirinya tengah bersama Mawar rupanya sang istri mengetahui nya dan itu yang menyebabkan Fio curhat kepada Bryan.


Karena Galen sudah tidak tahan ingin mendekati mereka, akhirnya saat itu juga Galen menghampiri Fio dan Bryan yang terlihat sedang berbincang.


"Hei Bro! Elu sudah datang!" balas Bryan kepada Galen yang terlihat bersedih itu, sementara Fio terlihat cuek dan diam saat suaminya datang.


Tiba-tiba saja Galen meminta istrinya untuk pulang bersamanya.


"Fio! Ayo kita pulang!"

__ADS_1


Fio masih diam dan hanya melihat kearah layar ponselnya.


"Fio! Ayo kita pulang, nanti Aku jelasin apa yang terjadi, Kamu sudah salah paham, plis ayo kita pulang?" pinta Galen sembari meminta Fio dengan duduk berjongkok di hadapan istrinya.


"Aku sebel sama Kamu, lebih baik kamu pulang saja duluan!" jawabnya ketus. Galen merasa jika Istrinya tengah merajuk, Galen berusaha merayu Fio agar ikut bersamanya, namun rupanya usaha Galen sia-sia, Fio masih cemberut.


"Oke! Aku tahu kenapa kamu jadi marah seperti ini, tapi plis jangan tinggalin Aku sayang! Kamu boleh pukul Aku, Jambak Aku terserah kamu mau menghukum ku, tapi aku mohon jangan pergi."


Sejenak Fio menatap wajah Galen, ada rasa ingin sekali tertawa melihat ekspresi Galen, kali ini Fio sukses mengerjai suaminya. Ditambah lagi akting Bryan yang seolah-olah mereka berdua punya harapan untuk kembali.


*


*


*


BERSAMBUNG

__ADS_1


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2