I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Zyva pulang


__ADS_3

Seorang wanita tengah menunggu kedatangan seseorang di lobi bandara, dari wajahnya sangat terlihat jika wanita itu sangat merindukan kedatangan seseorang.


Tak berselang lama seorang gadis berjalan menghampiri wanita itu.


"Mama!" Panggil Zyva pada Ellen yang sudah menunggu kedatangan putrinya, Ellen menoleh dan menyambut kedatangan Zyva.


"Zyva!"


Zyva setengah berlari menuju sang Mama, Zyva memeluk Ellen penuh kerinduan, betapa mereka berpisah beberapa tahun, dan baru kali ini Zyva bisa bertemu lagi dengan sang Mama.


"Zyva apa kabarmu, nak! Mama kangen banget sama kamu!" Ellen mengusap lembut wajah putri nya itu.


"Zyva juga kangen sama Mama!"


"Ayo kita pulang! Papamu sudah menunggu kedatangan mu!" ajak Ellen kepada putrinya.


Akhirnya hari itu juga, Zyva dan Ellen pulang ke rumah mereka, selama di perjalanan Zyva masih teringat akan kejadian beberapa waktu yang lalu, yang membuatnya memutuskan untuk segera pulang ke negaranya, awalnya Zyva tinggal sementara di London seusai dirinya lulus di sebuah Universitas di sana, hingga akhirnya Zyva bertemu dengan Bryan secara tidak sengaja.


Zyva terpaksa pulang cepat karena Ia tidak ingin bertemu dengan Bryan lagi, pria itu sudah merubah hidup Zyva, dan Zyva berharap tidak akan bertemu Bryan di kemudian hari.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, Zyva dan Ellen tiba di rumah mereka, kehidupan keluarga Ellen dan Rafael tidaklah terlalu mewah sekarang, mereka mengelola bisnis kecil-kecilan dengan membuka sebuah toko bunga.


Zyva dan Ellen tiba di rumah mereka, ada seorang pria yang sedang duduk di kursi roda tampak sudah menunggu kedatangan putri satu-satunya itu. Rafael Marchetti, pria yang pernah dipenjara karena telah mencemarkan nama baik William Anthony dan juga telah melakukan kejahatan atas bisnis William Anthony tersebut, nyatanya kini Ia duduk di kursi roda, kakinya patah karena ia dianiaya oleh teman sesama narapidana. Setelah itu selang beberapa tahun William Anthony mencabut tuntutannya kepada Rafael Marchetti, hingga akhirnya Rafael bebas untuk kedua kalinya.


Kali ini Rafael bertekad untuk mengubah hidupnya dan bertekad untuk memperbaiki kesalahannya kepada istri dan putrinya. Rafael dan Ellen memulai hidup bersama lagi dengan awal yang baru, mereka bersama membesarkan Zyva hingga putri kecil mereka tumbuh menjadi gadis yang cantik, baik dan cerdas.


Sekarang Zyva sudah pulang ke rumah, Zyva berjalan menghampiri laki-laki yang selalu Ia rindukan, seorang ayah yang tak sempurna, namun bagi Zyva, Rafael adalah ayah yang sempurna untuk nya, Ayah yang selalu mendorong putri nya untuk terus berjuang dan bangkit.


"Zyva!"


"Papa!"


Zyva memeluk sang papa, tangis Zyva pecah tatkala dirinya berada dalam dekapan sang Papa, laki-laki yang tidak pernah menyakitinya, sang Papa adalah satu-satunya laki-laki yang selalu menyayangi nya tanpa syarat.


"Papa baik-baik saja, kenapa kamu menangis? Papa tidak suka lihat anak gadis Papa menangis, tersenyumlah! Apa kamu tidak suka melihat Papa? Hingga kamu harus mengeluarkan air matamu itu?" ucap Rafael sembari mengusap air mata yang membasahi pipi sang putri.


Zyva tersenyum dan mencoba membuat Rafael percaya, jika dirinya adalah gadis yang kuat.


"Iya Pa, Zyva tidak akan menangis lagi." jawabnya dengan senyum yang mengembang.

__ADS_1


*


*


*


*


Sementara itu Bryan kini berdiri di apartemen tempat Zyva tinggal, tapi sayang Zyva tidak membukakan pintu untuknya, sehingga membuat Bryan Semakin penasaran.


"Kenapa sulit sekali aku menemukan gadis itu? Aku harus bagaimana? Apartemen ini sepertinya kosong, terus kemana perginya gadis itu?" ucapnya lirih.


Bryan pun tidak kehilangan ide, Setelah kejadian itu Bryan menjadi tidak tenang, sebelum Ia mengetahui siapa gadis yang sudah Ia nodai. Ini benar-benar suatu misteri.


Bryan meminta rekaman CCTV yang terletak di depan apartemen miliknya, dari sana Ia pasti tahu siapa yang sudah datang ke apartemen bersamanya. Setelah itu Bryan melihat hasil rekaman CCTV dua hari yang lalu, dimana dirinya baru saja berkenalan dengan Zyva, gadis asal Indonesia yang sama-sama tinggal di London.


Petugas memutar video rekaman CCTV dua hari yang lalu, Bryan dibuat shok setengah mati, ternyata dugaannya benar, ternyata Zyva adalah gadis yang sudah tidur dengannya.


"Shiiit! Dia memang Zyva, kenapa aku bodoh sekali, ini tidak bisa, aku harus menemukan Zyva, tapi dimana gadis itu?"

__ADS_1


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2