
Saat itu juga Fio berinisiatif untuk menghubungi nomor Bryan, agar masalah ini dapat diselesaikan secepatnya.
"Bryan, ah ini dia." Fio segera menekan nomor Bryan, sementara itu Bryan yang masih di cafe tempat dimana Ia bertemu dengan Galen tadi siang, Bryan melihat layar ponselnya yang terlihat berdering.
"Fio! Ada apa dia meneleponku?"
Kemudian Bryan segera mengangkat telepon dari Fio.
"Ya ... Fio ada apa?"
"Bryan! Gue mau bicara sama Elu, penting! Temui Gue di taman kota jam tujuh malam, Elu wajib datang, ok!"
Fio segera menutup ponselnya dan segera melajukan kendaraannya menuju rumah Zyva.
"Halo! Fio ... Fio! Yah ditutup ada apa ya? Apa yang ingin dia bicarakan, Gue musti hubungi Galen nih, Galen musti tahu kalau Fio mau nemuin Gue, Galen suaminya jadi dia berhak tahu kemana Fio pergi, biar nggak jadi fitnah."
Kemudian Bryan langsung menghubungi Galen yang masih berada di dalam kelas, saat materi berlangsung Galen mendapatkan notifikasi pesan WhatsApp dari Bryan. Galen membuka layar ponselnya dan Ia melihat sebuah pesan dari Bryan.
"Bro! Fio ngajakin Gue ketemuan di taman kota jam tujuh malam, sorry bro Gue nggak bermaksud apa-apa, cuma biar Elu tahu aja, kalau kita nggak ada apa-apa, mending Elu ikut merapat biar nggak terjadi salah paham."
Galen menutup kembali ponselnya sambil menghela nafasnya, dalam hatinya bertanya kenapa istrinya ingin bertemu dengan Bryan, bukankah Fio sudah tidak ingin berhubungan lagi dengan Bryan, atau jangan-jangan Fio memang sengaja ingin bertemu secara diam-diam dengan Bryan.
__ADS_1
"Ini nggak bisa di biarin, Gue musti kesana." gumamnya sembari mengeratkan giginya.
*
*
*
*
*
Setelah beberapa menit akhirnya Fio tiba di rumah Zyva, tampak Ellen melihat kedatangan Fio dengan senang.
"Hai Fio! Apa kabar kamu? Duh makin cantik aja ponakan Tante."
"Makasih Tante, Fio juga baik, Om Rafael apa kabar?" seru Fio sembari mencium tangan Rafael.
"Om baik-baik saja, waduh pengantin baru kok nggak bersama suamimu? Sendiri saja?" tanya Rafael sembari melihat ke belakang Fio.
"Suamiku sedang ada kuliah Om! Lagipula Fio ingin bertemu Zyva, apa Zyva ada di rumah?" tanya Fio kepada keduanya.
__ADS_1
"Iya! Zyva ada di dalam kamar, Tante bingung Fio, kenapa akhir-akhir ini Zyva sering sekali murung, sejak kepulangan nya dari London, Tante merasa Zyva menjadi pendiam, Tante khawatir jika telah terjadi sesuatu kepada Zyva, mungkin saja Kamu bisa bantu Tante untuk menghibur Zyva atau cari tahu apa yang sebenarnya terjadi." ucapan Ellen membuat Fio sedih, bagaimanapun juga Ellen adalah Ibu kandung Zyva, yang pastinya sangat peka dengan keadaan Zyva.
"Iya, Tante nggak usah khawatir, Fio akan bicara kepada Zyva, kalau begitu Fio mau bertemu Zyva dulu Tante." pamit Fio kepada Ellen dan Rafael.
Fio mulai masuk ke dalam rumah, dan Ia segera menuju ke kamar Zyva. Fio mengetuk pintu kamar itu sembari berkata, "Zyva! Ini Aku, Fio."
Tak berselang lama wajah seorang gadis yang tampak lesu tak bersemangat muncul di balik pintu. Gadis itu langsung tersenyum melihat kedatangan Fio.
"Fio! Kamu ada di sini? Ayo masuklah! Mana Suamimu? Kamu sendirian?" tanya Zyva.
"Suamiku masih kuliah, Aku sengaja datang ke sini untuk mengatakan sesuatu yang penting banget, dan kamu pasti senang." ungkap Fio kepada Zyva yang terlihat mengerutkan keningnya.
"Sesuatu? Bryan?" Zyva langsung tanggap terhadap ucapan Fio .
"Hmm .... hari ini Aku mau mempertemukan mu dengan Bryan, Aku sudah mengatur pertemuan kalian, Zyva! Aku sangat yakin sekali jika Bryan akan bertanggung jawab, Aku pastikan itu, percayalah!" ucapnya kepada Zyva dengan tersenyum.
"Tapi Fio! Bryan masih mencintaimu! Aku takut jika dia akan menolak untuk bertanggung jawab." jawab Zaman Zyva yang tak yakin jika Bryan akan menerimanya.
"Hei ... kamu tuh ngomong apa sih, kamu tahu sendiri Aku sekarang istri orang, dan nggak mungkin Aku tinggalkan Galen, sudah lah Zyva, percaya Aku deh, sekarang kamu ganti baju dulu, setelah itu kita langsung pergi menemui Bryan." ucapnya sembari menyuruh Zyva untuk bersiap-siap.
BERSAMBUNG
__ADS_1
🔥🔥🔥🔥🔥🔥