
"Terima kasih banyak informasi nya, Bu! Kalau begitu Saya permisi dulu."
Tanpa menunggu lama Filio segera meluncur ke hotel di mana keluarga besarnya sedang makan malam dan membicarakan tentang perjodohan mereka berdua, selama dalam perjalanan Filio tak henti-hentinya tersenyum bahagia, pria itu terlihat sangat bahagia mendapati kenyataan bahwa gadis yang dijodohkan dengannya adalah Reyna, kalau saja dari awal Ia tahu, mungkin Ia tidak akan segila ini.
"Reyna ... Reyna ... tunggulah Aku! Aku pasti datang kepadamu, akhirnya cinta kita benar-benar akan bersatu, Ya Tuhan! Terima kasih Engkau telah mempersatukan cinta kami, Reyna akan menjadi milikku." ucapnya yang tak henti-hentinya mengucap syukur.
Sementara dalam jamuan makan malam itu, Willy mengajak calon besan untuk menyantap makanan yang sudah dihidangkan sembari menunggu kedatangan Filio. Reyna pun turut serta bersama keluarga besar D'angelo untuk duduk bersama. Namun tiba-tiba saja Reyna pamit untuk ke kamar kecil sebentar.
"Permisi! Saya ke kamar kecil sebentar!"
Luna mengangguk dan mengucapkan sesuatu kepada Putrinya. "Jangan lama-lama, Sebentar lagi calon suamimu akan datang."
__ADS_1
"Iya Ma! Reyna cuma sebentar."
Akhirnya Reyna pergi ke kamar mandi, sementara Filio melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar Ia sampai di hotel lebih cepat, dan benar saja mobil Alphard Vellfire itu telah sampai di parkiran hotel.
Setelah Filio memarkirkan mobilnya, lantas Ia segera turun, dan dengan cepat Ia segera menuju tempat di mana pertemuan makan malam keluarga besarnya. Dengan sedikit berlari Filio menuju tempat jamuan makan malam yang terletak di lantai dua hotel bintang lima tersebut.
Seolah sudah menjadi skenario antara kedua belah pihak keluarga, dua keluarga itu sepakat untuk mengerjai Filio kembali, sebagai hukuman karena Ia datang terlambat.
Willy berjalan menghampiri sang putra, dengan memasang wajah kecewa, Willy dengan sangat terpaksa harus mengatakan hal yang seharusnya Filio ketahui.
"Daddy, Filio minta maaf sudah datang terlambat, di mana calon istri Filio Dad?" tanya Filio sembari memperhatikan sekeliling ruangan, namun sayang Ia tidak menemukan Reyna.
__ADS_1
"Filio! Sayang sekali, karena kamu sudah terlambat datang, maka Daddy memutuskan untuk membatalkan perjodohan kalian, Daddy malu sama Pak Ray, mereka sudah terlalu lama menunggumu, tapi kamu justru tidak datang juga, jadi terpaksa Daddy membatalkan perjodohan kalian, bukankah kamu sudah mencintai gadis lain, ya sudah Daddy tidak masalah, sesuai permintaan mu Daddy sudah membulatkan tekad untuk tidak menikahkan kamu dengan Reyna, putri Pak Melviano Ar Rayyan."
Pernyataan Willy membuat Filio tidak terima, Filio memohon kepada Willy agar tidak membatalkan perjodohan ini, karena Filio sekarang tahu jika Reyna adalah gadis yang sudah dijodohkan dengannya.
"No Dad! I can't do it, Aku tidak bisa menerima ini Dad! Please jangan batalkan perjodohan ini Daddy, Filio bersedia menikah dengan pilihan Daddy, yaitu Reyna ... karena Filio juga mencintai Reyna Dad! Filio mohon Daddy tolong jangan pisahkan kami." ucapnya memohon kepada sang Daddy agar Willy berubah pikiran.
Sementara yang lainnya tampak menyaksikan wajah Filio yang begitu sedih ketika Willy berucap itu padanya.
"Ya ampun Daddy! Aktingnya pinter banget loh, kayak beneran sumpah! Sampai Bang Filio nangis gitu, ya ampun nggak tega deh lihat nya, Aih si Abang bisa juga nangis." ucap Fio yang merasa kasihan kepada kakak kembarnya itu.
BERSAMBUNG
__ADS_1
🔥🔥🔥🔥🔥🔥