
"Aduh Biyung! Putuku sing bagus Dewe, Uti bungah men dino Iki, putuku wis bali neng umah, nyapo ora menehi kabar toh Leh?"
(Ya Tuhan! Cucuku yang paling tampan, Uti bahagia sekali hari ini, cucuku sudah pulang ke rumah, kenapa tidak memberi kabar, Sayang?) ucap Liora kepada Filio.
"Maafkan Filio Uti! Filio memang sengaja ingin memberikan surprise untuk kalian semua, di hari Anniversary pernikahan Daddy dan Mommy nanti, Filio berencana untuk memberikan kado kepulangan Filio, tapi Filio udah nggak tahan ingin segera pulang saja, Filio udah kangen berat sama Uti dan semuanya." jawabnya.
"Gimana kabarmu, Nak! Kamu beda banget loh sekarang, makin ganteng aja, sepertinya Willy dan Eve harus mencarikan jodoh untuk mu," seru Liora yang membuat Filio garuk-garuk kepala.
"Aduh Uti! Jangan bicara tentang jodoh dulu deh! Filio masih pingin sendiri dulu, ribet kalau udah nikah, Filio pingin bantu Daddy dulu." ucapnya sembari duduk di kursi. Liora tersenyum dan menghampiri sang cucu dengan duduk di sampingnya.
"Uti tahu! Tapi usiamu itu sudah cukup matang loh, lihat tuh adekmu! Dia sekarang sedang menikmati masa-masa bahagia bersama suaminya, Uti senang melihat mereka berdua bahagia, Fio udah ada yang jagain, keluarga suaminya sayang banget sama Fio." seru Liora.
"Iya! Filio memang yakin Galen pasti bisa bahagia in Fio, tapi ya itu apa mereka masih berantem terus kayak dulu?"
__ADS_1
"Ya enggak lah Fil! moso sak teruse berantem terus! Fio udah cinta mati sama suaminya, entar kamu juga bisa kayak gitu, Uti udah punya calon buat kamu, Kamu mau ya! Pasti kamu suka!" seru Liora yang berharap sang cucu bisa menerima perjodohannya dengan gadis pilihan Liora.
Filio tampak mengusap wajahnya kasar mendengar permintaan sang Nenek. Niatnya pulang ke Indonesia untuk melepas kangen, tapi nyatanya dirinya justru akan menghadapi perjodohan yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.
"Aduh, kenapa Uti justru pingin Aku nikah, Ah nikah itu merepotkan, Kemana-mana nggak bisa bebas, belum lagi gadis yang dijodohkan pasti bikin ilfill, ah Uti bikin pusing saja." gumamnya sembari memijit pelipisnya.
"Nanti saat Daddy dan Mommy kamu pulang, Uti akan membicarakan hal ini kepada mereka, Uti yakin mereka pasti setuju dengan gadis yang akan Uti jodohkan kepada mu, dia gadis yang baik, cantik, dari keluarga baik-baik, pasti kamu tidak akan menolaknya." ucap Liora penuh harap, namun Filio sepertinya enggan untuk menerima perjodohan ini sehingga membuat Liora sedih.
Liora duduk lemas di atas kursi mendengar ucapan sang cucu, sementara Filio melihat Liora yang sedang bersedih, segera menenangkan Liora.
"Uti! Uti kenapa? Kok sedih gitu? Maafkan Filio, Filio nggak bermaksud menyakiti Uti." ucapnya sembari memegang tangan sang Nenek.
"Filio! Uti sudah tua, dan Uti juga tidak akan lama lagi tinggal di dunia ini, sebelum Uti meninggalkan kalian semua, Uti ingin sekali melihat Kamu dan Adekmu memberikan cicit untuk Uti! Hanya itu saja keinginan terakhir Uti, Uti nggak minta apa-apa, Uti cuma ingin menggendong bayi, Kalian berdua sudah dewasa, dulu kalian yang selalu Uti gendong, sekarang Uti pingin gendong anak-anak kalian, Uti mohon Filio! Kabulkan permintaan Uti, Kamu sayang sama Uti, kan?" rengek Liora kepada sang cucu.
__ADS_1
Filio menghela nafas panjang, Ia tidak punya pilihan lagi, Filio tidak tega melihat sang nenek merengek seperti itu, akhirnya dengan berat hati, Filio menerima perjodohan itu.
"Baiklah! Kalau itu keinginan Uti, Filio akan mencoba menerimanya, karena Filio Sayang sekali sama Uti, Filio mohon Uti jangan bicara itu lagi, ya!" ucapnya sembari mencium tangan sang Nenek.
Liora mulai tersenyum mendengar penuturan dari sang cucu.
"Hmm akhirnya, cucuku mau juga ku jodoh kan, tidak sia-sia Aku berakting, nih anak memang keras kepala, sepertinya rencana ku untuk menjodohkan Reyna dan Filio akan segera terlaksana. Semoga saja Filio tidak kaget dengan siapa dia di jodohkan, Reyna dan Filio adalah musuh bebuyutan, mereka selalu bertengkar dan selalu bikin keributan, mudah-mudahan dengan perjodohan ini mereka berdua bisa saling menerima, dan hubungan keluarga akan semakin erat."
Liora tampak tersenyum dengan rencana perjodohan ini.
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥🔥
__ADS_1