I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Prank


__ADS_3

"Sudah! Aku nggak mau dengar lagi alasanmu, Aku tahu jika seorang Galen memang banyak sekali yang mengejar nya, dan sekarang Aku tidak perduli dengan apapun yang kamu lakukan." Fio segera berdiri dan pergi meninggalkan Galen.


"Fio! Tunggu, plis kamu jangan gini dong sayang, maafin aku, aku janji nggak bakalan mengulang lagi." seru Galen sembari menarik tangan Fio.


"Lepaskan tanganku,"


"Enggak, Aku nggak mau."


"Galen, lepaskan tanganku! Aku mau pergi!"


Tiba-tiba saja Galen bersimpuh di kaki Fio, Galen menghentikan langkah Fio dengan memohon kepada sang istri untuk memaafkan nya.


"Galen! Apa yang kamu lakukan, cepat berdiri!" titah Fio kepada Galen yang masih berjongkok di kaki Fio. Sementara itu Bryan terlihat kasihan melihat Galen sampai seperti itu, baru kali ini Bryan benar-benar melihat sang sahabat begitu mencintai seorang wanita, Galen yang terbiasa somplak, kali ini pria itu bertekuk lutut di hadapan wanitanya hanya untuk sebuah kata maaf.


Zyva mulai keluar dari persembunyiannya, gadis itu juga tidak tega melihat Galen seperti itu.


"Ya ampun Fio! Suamimu benar-benar nangis, Aku nggak tega lihat Galen." ucapnya yang di iyakan oleh Bryan. Karena mereka berdua tidak tega dengan permintaan Galen, akhirnya Bryan menghampiri keduanya.


"Cukup Fio! Apa Elu nggak kasihan lihat Galen nangis gitu, tuh ketampanan nya jadi ilang, kan?" seru Bryan yang tiba-tiba mengejutkan Galen yang sedang menangis.


"Bryan!" pikir Galen sembari mengusap air matanya.

__ADS_1


"Iya Fio! Kasihan tahu nggak, udah deh maafin aja Suamimu, lihat tuh sampai ingusan gitu!" sambung Zyva.


Galen segera beranjak berdiri saat melihat Bryan dan Zyva datang.


"Eh ... kalian berdua? Zyva Elu kok bisa ada di sini?" tanya Galen kepada Zyva.


Sejenak Galen sadar jika semua ini hanya prank untuk dirinya, Galen menatap wajah sang istri dengan rasa malu, kemudian Fio beranjak pergi dan meninggalkan mereka bertiga, Fio langsung pergi menuju ke mobilnya.


Tampaknya Galen masih diam dan menyadari jika dirinya tanpa sengaja melukai hati Fio. Bryan menepuk pundak sahabat nya itu.


"Maafin Gue Bro! Tadi Gue cuma pura-pura, Fio yang meminta Gue untuk berpura-pura bohong sama Elu, apa yang Elu lihat dan yang Elu dengar semuanya tidak benar, kami sudah tidak ada hubungan apapun, karena Gue akan segera menikah dengan Zyva." ucapan Bryan membuat Galen tenang.


Galen membalikkan badannya kearah Bryan dan Zyva. Ia tersenyum kepada keduanya sembari berucap. "Gue ucapin selamat buat kalian, Gue ikut bahagia, sementara ini Gue lagi pusing mikirin istri Gue!" ucapnya dengan wajah cemas.


"Gue pergi dulu Bro! Doain Gue supaya bisa melunturkan emosi istri Gue."


"Ya! Hati-hati."


Akhirnya Galen melajukan motornya menyusul mobil Fio yang terlebih dahulu pergi. Fio memperhatikan dari arah spion mobil, jika suaminya sedang membuntuti nya.


Fio terus melajukan mobilnya tanpa berhenti, dan setelah beberapa menit akhirnya mobil Fio tiba di rumah, di susul motor Galen di belakangnya.

__ADS_1


Fio turun dari mobil dengan wajah yang cemberut, sementara Galen terus mengikuti sang istri di belakangnya.


"Fio! Tunggu Aku!"


Fio tidak memperdulikan panggilan Galen yang sedari tadi terus membuntuti nya, hingga akhirnya Fio sudah masuk ke dalam kamar, Ia segera menguncinya dari dalam.


Galen tampak kesal karena Fio tidak mengizinkan nya masuk ke kamar.


"Fio! Plis buka dong pintunya, sayang! Aku mau masuk, Fio ayo dong!"


Rupanya apa yang dilakukan oleh Galen tanpa sengaja Aldo melihatnya dan berkata kepada putra. "Kamu ngapain di situ?"


"Eh Papa! Ini Pa, Fio lagi itu ...."


*


*


*


BERSAMBUNG

__ADS_1


🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2