I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Aku nggak mau berpisah


__ADS_3

Zyva berpikir ada hubungan apa antara Fio dan Bryan, kenapa Fio menyimpan foto Bryan di kamarnya? Atau jangan-jangan Fio adalah wanita yang selama ini Bryan ceritakan, wanita yang ingin segera di nikahi oleh Bryan itu.


Sementara di sisi lain, Fio sudah menikah dengan Galen, dan mereka berdua terlihat begitu mesra dan bahagia.


"Sebenarnya, apa maksud semua ini, apa mungkin Bryan sudah mengenal Fio atau sebaliknya? Apa Fio adalah wanita yang dimaksud oleh Bryan? Tapi Fio dia sudah memiliki Galen, astaga aku harus bicara kepada Fio sekarang juga."


Sementara itu Galen yang sedang bersama Fio di dalam kamar, tiba-tiba saja ia dikejutkan dengan suara ponselnya yang berdering. Pria yang kini sedang berada di samping Fio itu segera mengambil ponselnya yang berada di dalam saku bajunya yang telah Ia lepaskan.


Galen berdiri dan berjalan mengambil ponselnya di dalam bajunya yang sudah tergeletak di atas lantai. Galen melihat layar ponselnya, rupanya Bryan yang tengah menghubunginya.


"Bryan!"


Galen menatap sang istri yang saat itu sedang berada di atas tempat tidur dengan kondisi tanpa busana dan hanya ditutupi oleh selimut pada sebagian tubuhnya.


Fio memalingkan wajahnya saat Galen menerima telepon dari Bryan yang notabene nya adalah pacar Fio.


"Iya halo!"


"Hei Bro!"


"Bryan!"

__ADS_1


"Iya ini Gue! Gue mau bilang sama Elu, bulan depan Gue bakal kembali ke Indonesia."


"Apa? Elu bakal kembali ke Indonesia? Secepat ini?" Galen begitu terkejut saat mendengar Bryan akan pulang, sementara sekarang situasi nya sudah berbeda, apakah Ia harus jujur kepada Bryan tentang hubungannya dengan Fio, ataukah Ia akan merelakan Fio untuk kembali kepada Bryan?


"Galen! Gue berharap Elu tetap menjaga Fio untuk Gue, karena Gue tahu Elu pasti bisa melakukannya benar, kan?"


Galen terdiam tak membalas perkataan Bryan, karena sesungguhnya dia sudah tidak bisa mengemban tugas untuk menjaga Fiona untuk Bryan, mereka berdua telah menyempurnakan kewajiban sebagai suami istri.


"Sorry Bryan! Gue nggak bisa jaga amanah Elu, Gue sudah mendahului Elu, semoga saja Elu bisa maafin Gue, Gue mencintai Fio." gumamnya sembari menatap wajah Fio yang sedang menatapnya penuh harap. Seolah berkata dalam hatinya jangan pernah tinggalkan Aku.


"Halo Galen! Halo ... Elu masih di situ, kan?"


Dengan cepat Fio membuang ponsel Galen dan segera memeluk Galen erat-erat sembari berkata. "Enggak, Aku nggak mau berpisah dengan mu, Sayang! Aku nggak mau, tolong jangan bilang kamu akan menyerahkan ku kepada Bryan, Aku sangat mencintaimu Galen, Aku nggak mau lagi pisah sama Kamu, Plis Katakan jika kamu tidak akan pernah meninggalkan ku, Aku hanya milikmu, Fiona hanya milik Galen." ucapnya dengan membenamkan wajahnya pada dada bidang Galen.


Galen mengusap rambut Fio dan sesekali mengecupnya mesra, dalam dekapan Galen, Fio begitu menggantungkan hidupnya pada sosok sahabat yang kini menjadi suami sekaligus cinta sejatinya itu.


"Tolong Galen! Jangan ucapkan perpisahan di antara kita, karena Aku tidak akan bisa terima, Aku akan bicara kepada Bryan tentang hal yang sebenarnya, jika kita saling mencintai."


Galen tidak bisa menolak permintaan istrinya, antara janji dan kewajiban, antara cinta dan persahabatan nya dengan Bryan, Galen akan tetap memutuskan untuk tetap mempertahankan Fiona, meskipun dirinya akan menerima resiko jika Bryan pasti akan kecewa dan benci kepada nya.


Galen menatap wajah sang istri yang terlihat sedang menangis itu.

__ADS_1


"Kenapa kamu menangis?" Galen tampak mengusap air mata yang jatuh di sudut mata sang istri.


"Aku takut jika saja Kamu akan meninggalkan Aku, Aku nggak mau." balas Fio sembari menggelengkan kepalanya. Galen tersenyum dan berkata kepada istrinya. "Aku tidak akan meninggalkanmu, percayalah!"


"Berjanjilah padaku, kamu tidak akan menyerahkan ku kepada Bryan, kamu tidak akan menceraikan ku demi janjimu kepada sahabat mu itu, Aku mohon!"


"Iya Aku janji, Aku tidak akan menyerahkan mu kepada Bryan, katakan padaku! Kenapa kamu bersikeras ingin sekali bersama ku?"


"Karena Aku sangat mencintaimu Galen, Aku tidak mau jauh-jauh darimu, selain itu Aku tidak mau berpisah dengan semua yang telah kau berikan untukku, ciumanmu, sentuhanmu, dan caramu membuat ku bahagia, semuanya Aku suka, dan juga burung empritmu." kata terakhir membuat Galen tertawa kecil.


"Kau suka rupanya!" seru Galen menggoda istrinya.


Fio tersipu malu dan membalikkan badannya sembari berkata, "Ya suka dong! Itu yang tidak bisa membuatku melupakan dirimu."


Galen memeluk Fio dari belakang dan mengecup tengkuk sang istri dengan lembut.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


...MAAF YA JIKA MASIH ADA TYPO 🙏🤭...

__ADS_1


__ADS_2