I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Kandas


__ADS_3

Di saat bersamaan Filio pun pulang dengan wajah yang tampak sedang memikirkan sesuatu, Ia masuk ke dalam Mansion dengan wajah yang tertunduk, tak ada senyum terukir di wajah tampannya, sementara dari dalam Mansion mewah itu, seorang wanita yang masih terlihat kecantikannya meskipun usianya yang sudah tidak muda lagi, tampak sedang memanggil nama sang putra.


"Filio, Putraku!" ucap Eve kepada Filio yang sedang berjalan menuju ke arahnya. Sontak Filio mendengarkan suara sang Mommy yang sangat ia rindukan selama ini.


"Mommy!"


Filio mendekati Ibunya dan segera memeluknya penuh kerinduan, pun sama Eve juga tampak begitu merindukan kehadiran sang putra yang beberapa tahun ini tidak Ia temui secara langsung.


"Mommy, apa kabar? Filio udah kangen banget sama Mommy." ucapnya sembari memeluk sang Bunda dengan lembut. Eve tampak menumpahkan segala kerinduannya terhadap Kakak kembar Fiona itu.


Kemudian Willy pun ikut mendekati putranya, Willy menepuk pundak sang anak yang terlihat masih merangkul ibunya.


"Bagaimana kabarmu, Nak!" tanya Willy kepada Filio.


Filio melepaskan pelukannya dari sang Mommy dan segera merangkul Daddy-nya.


"Daddy! Filio baik-baik saja, Filio juga rindu sekali kepada Daddy!" jawabnya dengan penuh haru. Setelah itu Willy melepaskan pelukan putra nya dan sejenak memandang wajah Filio yang terlihat berbeda menurut Willy.

__ADS_1


"Kamu kenapa? Kamu terlihat sedang memikirkan sesuatu, benar kan ucapan Daddy?" tanya Willy menyelidik. Filio tampak mencoba menyembunyikan kesedihannya dengan menutupi nya dengan senyuman.


"Tidak ada Daddy, Aku tidak apa-apa! Hanya saja Filio merasa terharu sekali bisa melihat kalian semua, Filio sangat bahagia." jawabnya dengan senyum paksa.


Sementara itu Liora yang sudah tidak sabar ingin sekali menjodohkan Filio dan Reyna, rupanya hari itu juga Liora mengatakan kepada Filio jika besok malam Ia akan dipertemukan oleh gadis yang akan menjadi calon istrinya, Liora, Willy dan Eve sengaja menyembunyikan identitas gadis itu, karena mereka tahu jika Filio dan Reyna selalu bertengkar, jika mereka tahu kalau keduanya dijodohkan, keluarga khawatir jika Filio dan Reyna menolak perjodohan itu.


"Filio, Sayang! Kemari lah Nak!" titah Liora kepada satu-satunya cucu laki-laki di keluarga D'angelo.


Filio mendekati sang Nenek dan kemudian duduk di sampingnya, Liora tampak begitu manja kepada sang cucu, Liora terlihat bersandar pada dada Filio, bak seorang anak kecil yang merengek agar sang cucu memenuhi permintaan nya.


"Ada apa, Uti!" tanyanya dengan lembut, sementara Willy dan Eve tampak tersenyum melihat Liora yang mencoba merayu putra nya itu.


"Tapi Uti, kenapa secepat ini, Filio saja belum mengenal siapa gadis itu, bagaimana dia, bagaimana sifatnya, nggak mungkin lah Filio membeli kucing dalam karung." jawaban Filio membuat Liora tampak bersedih. Liora berpura-pura menangis agar sang cucu mau menuruti permintaan nya.


"Kamu sudah tega sama Uti! Baru kemarin kamu bilang sama Uti, bahwa kamu akan menerima perjodohan ini, tapi kenapa sekarang kamu malah nggak mau ketemu gadis itu, Uti yakin kamu pasti suka kepadanya, Dia gadis yang cantik." seru Liora mencoba meyakinkan sang cucu.


Akhirnya dengan sangat terpaksa, karena Filio tidak tega melihat Liora yang bersedih dengan penolakan nya, Filio pun menyetujui permintaan sang Nenek untuk ikut pada acara makan malam besok.

__ADS_1


"Baiklah Uti! Filio akan ikut." jawabannya adalah senyum kebahagiaan bagi Liora, Willy dan Eve, sungguh wanita paruh baya itu telah berhasil membujuk sang cucu yang sebenarnya tidak menyetujui perjodohan ini.


*


*


*


Sementara itu Reyna terlihat sedang memeluk bantal nya yang sudah basah oleh air mata yang membasahi wajah cantiknya, Reyna menatap layar ponselnya dan melihat ada beberapa panggilan masuk yang tak terjawab.


Reyna melihat ke arah layar ponselnya yang bergambar latar belakang foto dirinya, nyatanya Reyna menemukan banyak log panggilan masuk yang bertuliskan nama Filio di sana.


"Mas Filio! Untuk apa lagi kamu menghubungiku?" Gumamnya sembari menatap layar ponselnya dan membuka pesan WhatsApp. Reyna dibuat terkejut dengan pesan WhatsApp dari Filio untuknya.


"Aku mencintaimu, Reyna! Sekarang dan untuk selamanya, hanya kamu wanita pertama yang mampu menggetarkan hati ku, meskipun kamu tidak menerima cinta ku, tapi aku sangat yakin bahwa kamu adalah milikku, dan selamanya akan seperti itu."


"Mas Filio! Aku juga mencintaimu!"

__ADS_1


Reyna memeluk ponsel nya sembari merebahkan diri di atas tempat tidur, pupus sudah harapan nya untuk menjalin kasih dengan Filio, cintanya kandas dengan adanya perjodohan dari kedua orang tuanya.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2