I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Lebih menyeramkan


__ADS_3

"Aduuhh ... Mas nya nggak apa-pa, kan?" seru Reyna yang panik saat sang pria terdengar kesakitan.


"Nggak, sudah nggak apa-apa, tapi rasanya masih sakit banget!" jawab Filio yang masih belum menunjukkan mukanya, namun suaranya mengingatkan Reyna kepada seseorang yang Ia kenal. Tiba-tiba saja laki-laki itu segera keluar dari kamar mandi dan menghilang dari pandangan Reyna.


"Itu seperti suara Mas Filio deh! Bener nggak sih? Ah nggak mungkin Mas Filio ada di sini?" pikirnya sembari berjalan keluar dari kamar mandi itu.


Reyna keluar dari kamar mandi dan menuju ke dalam kelas, saat membuka pintu kelas sejenak Reyna terkejut ketika melihat seseorang yang berdiri di depan kelas tampak membelakangi nya, Reyna mengerutkan keningnya sembari mengingat baju yang di gunakan pria itu.


"Eh ... itu bukannya pria yang berada di dalam toilet tadi, ya! Bener nggak sih!" pikirnya sembari berjalan menuju ke tempat duduknya. Tiba-tiba saja terdengar suara bariton yang khas, dan kali ini benar-benar membuat Reyna membulatkan matanya.


"Mau kemana kamu?"


Reyna sontak menghentikan langkahnya dan berbalik arah kepada seseorang yang sudah menghentikannya.


"Sa_saya minta maaf, Pak ...." tiba-tiba Reyna dikejutkan oleh seseorang yang berdiri tepat di belakang nya, pun sama pria itu juga dibuat terperangah saat melihat wajah Reyna yang kini sedang di depan matanya.


"Reyna!"


"Mas Filio!"


Keduanya saling menunjuk satu sama lain, sejenak Reyna mengingat jika pria yang berada di dalam kamar mandi itu adalah Filio.


"Jadi, yang di dalam kamar mandi tadi itu Mas Filio?" seru Reyna sembari mengerutkan keningnya. Filio rupanya mamasang wajah datar, Ia tampak tidak tersenyum ataupun membalas ucapan Reyna, Ia justru menyuruh Reyna untuk duduk di kursinya.

__ADS_1


"Duduk kamu!" titah Filio serius.


"I-iya Mas!" jawabnya sembari melangkahkan kakinya, namun tiba-tiba saja Filio berucap sesuatu yang membuat Reyna terkejut setengah mati.


"Siapa suruh kamu panggil Saya Mas! Panggil Pak Filio, kamu pikir kamu bisa seenaknya panggil namaku!" ucapnya dengan nada ketus.


"Ha ... ! Iya Mas eh Pak Filio!" Reyna kemudian segera duduk di bangkunya yang bersebelahan dengan Fio.


Filio tampak menyunggingkan senyumnya saat Ia berhasil mengerjai Reyna.


"Ini baru permulaan, sebelum Aku benar-benar berhasil mengerjai mu, Aku tidak akan pernah berhenti untuk mengganggumu, Reyna!" gumamnya sembari menatap tajam ke arah Reyna yang sedang duduk di sebelah Adiknya. Reyna pun duduk di samping Fio.


"Eh ternyata mas Filio yang jadi dosennya, dia pulang beneran ternyata, tapi sayang sekarang dia jutek banget, kakakmu itu bikin Aku illfeel, nggak dulu nggak sekarang tetep nyebelin." gerutu Reyna sembari mengerucutkan bibirnya.


"Reyna Lavinya Ar Rayyan! Silahkan maju ke kelas!"


Reyna terkejut dan melihat ke kanan dan ke kiri sembari menunjuk pada dirinya sendiri.


"Saya Pak?"


"Iya kamu!" balas Filio sambil duduk di kursinya.


Perlahan Reyna berdiri dan berjalan menuju ke depan kelas sesuai permintaan Filio, dosen barunya itu yang tak lain adalah kakak Kembar Fiona.

__ADS_1


Setelah Reyna tiba di depan kelas, tampaknya Filio menyuruh Reyna berdiri di samping kursinya, gadis itu cuma di suruh untuk berdiri tanpa melakukan apa-apa.


"Kamu berdiri di situ! Jangan membantah!" seru Filio sambil menunjuk tempat untuk Reyna berdiri.


"Berdiri doang di situ!"


"Iya ... sudah jangan banyak tanya!"


"Gila ... kira-kira dong, Pak! Masa cuma berdiri doang nggak ngapa-ngapain, kalau tahu gitu ngapain Pak dosen memanggil saya?" protes Reyna kepada Filio sambil marah-marah.


Filio mendekati Reyna dan membisikkan sesuatu pada telinga gadis itu.


"Sepulang kuliah, kamu harus ikut denganku! Kamu harus bertanggung jawab atas terlukanya si jagoan ku, sakit banget tahu nggak! Sekarang saja masih kutahan rasa sakit ini."


"Waduh! Emangnya Bapak mau ngapain? Pak Filio nggak aneh-aneh, kan?" jawabnya lirih.


"Emang kalau aneh-aneh, kamu mau apa?" ucapnya sembari menatap wajah Reyna.


Reyna terlihat gemetaran saat bola mata Filio tampak menatap nya dengan tajam. Reyna menelan ludahnya sembari bergumam, "Idiiiihhh Mas Filio beda banget, sekarang lebih menyeramkan."


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


__ADS_2