I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Zyva


__ADS_3

Sementara di tempat lain, hari itu tampaknya Bryan dan Zyva sedang makan di suatu restoran yang cukup romantis, memberi kesan seolah-olah dua orang itu adalah sepasang kekasih, padahal keduanya baru saling kenal.


"Katakan Bryan! Kenapa kamu memilih untuk makan di sini?" tanya Zyva.


"Aku ingin sesuatu yang berbeda, kamu tahu aku sangat merindukan pacarku, karena kami LDR an, Jadi terkadang ada keinginan untuk makan siang bareng seseorang, Sorry jadi curhat." ucap Bryan malu. Zyva tersenyum dan mengerti.


"Sekarang dimana pacarmu? Apa Dia masih berada di Indonesia?" tanya Zyva penasaran.


"Iya! Dan setelah Aku pulang nanti, kita berencana untuk menikah." balas Bryan.


"Wah selamat ya! Semoga pernikahan kalian berdua sukses." ucapan Zyva diamini oleh Bryan. Kemudian Bryan mencoba menanyakan sesuatu kepada teman yang baru Ia kenal itu.

__ADS_1


"Terus! Kamu sendiri gimana? Pastinya udah punya pacar dong!" tanya Bryan sambil makan steak daging yang Ia pesan. Zyva tersenyum kepada Bryan dan berkata, "Siapa yang mau naksir dengan gadis seperti Aku? Aku cuma seorang anak dari keluarga sederhana, Aku berada di sini karena beasiswa, katakan? Memangnya ada yang menyukai gadis biasa seperti Aku ini?" ucap Zyva yang memiliki wajah lembut itu.


Zyva datang ke London karena beasiswa yang ia dapatkan dari asal tempat kuliahnya, Zyva termasuk siswa yang berprestasi, putri dari Rafael Marchetti dan Ellen itu, adalah sosok gadis yang baik dan sangat cerdas, meskipun keluarganya termasuk keluarga yang sederhana, tapi Zyva tetap bangga memiliki kedua orang tua yang sangat berharap Zyva bisa sukses di masa depan, meskipun sang ayah adalah seorang pria yang lumpuh, Namun Zyva tetap bangga memiliki ayah seperti Rafael Marchetti.


"Kenapa kamu bicara seperti itu? Tidak ada yang tidak mungkin, Aku yakin suatu hari nanti pasti ada pangeran yang datang untuk membawamu ke dalam istananya, kamu cantik, seandainya saja Aku belum punya pacar, mungkin aku sudah menembak kamu menjadi pacarku." seloroh Bryan yang diiringi tawa Zyva.


"Kamu ada-ada saja." Zyva tersenyum dan mereka pun menikmati makan siang nya kembali, namun tiba-tiba saja Bryan tersedak saat makan, Ia tampak terbatuk-batuk.


"Terima kasih banyak!" ucap Bryan setelah Ia merasa lebih baik, entah kenapa tiba-tiba saja Bryan menatap wajah Zyva dengan tersenyum. Ada sesuatu yang membuat membuat Bryan kagum dengan Zyva, gadis itu memiliki bola mata yang indah, sejenak Bryan tidak berkedip melihat Zyva yang sedang duduk di seberang kursinya.


Zyva yang mengetahui jika Bryan tengah melihatnya, sontak ia berhenti untuk makan dan menatap balik wajah Bryan.

__ADS_1


"Apa yang kamu lihat?" tanya Zyva sembari menopang dagu dengan kedua tangannya. Bryan tersenyum.


"Tidak ada! Apa Aku tidak boleh memandang wajahmu Nona! Kamu gadis yang cantik." ucapan Bryan membuat Zyva benar-benar malu. Entahlah Zyva merasa ucapan Bryan itu membuat dirinya cukup terganggu dengan kata cantik yang Bryan katakan kepadanya.


Sementara di kamar Galen, pria itu mulai intens mencium dan mencumbu sang istri, ah entahlah hari itu keduanya sama-sama ingin merasakan apa yang disebut malam pertama itu.


Kemarin-kemarin mereka berdua belum sempat untuk mempraktekkan tutorial video indehoy yang dikirimkan oleh Aldo kepada Galen, namun sekarang sepertinya Fio dan Galen sudah sangat penasaran untuk mempraktekkan nya secara langsung, mengingat keduanya sudah sama-sama saling mengakui perasaan masing-masing.


"Galen, jangan!"


BERSAMBUNG

__ADS_1


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2