I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Reyna calon istriku


__ADS_3

Reyna benar-benar dibuat terkejut setengah mati, bagaimana bisa keluarga sang sahabat yang tak lain adalah Filio Anthony hadir dalam acara makan malam itu.


Ray mendekati putrinya yang masih bingung, kemudian Ray menjelaskan kepada Reyna jika mereka adalah keluarga dari calon suaminya.


"Reyna! Maafkan Papa, selama ini kami sudah menyembunyikan sesuatu darimu, mereka semua pastinya kamu sudah kenal, bukan?" tanya Ray kepada sang anak. Reyna menganggukkan kepalanya dan tentu saja Reyna begitu kenal dengan keluarga sahabatnya itu, secara dirinya sering sekali bermain di rumah Fio saat mereka masih mengenyam bangku SMA itu.


"Tentu saja Reyna mengenal mereka semua, Pa! Om Willy, Tante Eva, Uti Liora, Fio, Galen dan satu lagi Mas Filio ...."


Sejenak Reyna menghentikan kata-katanya saat dirinya mengingat tentang Filio. Gadis itu tampak sangat-sangat terkejut, apa jangan-jangan pria yang akan di jodohkan dengan dirinya adalah Filio Anthony?


"Hah ... tidak mungkin! Mas Filio dan Aku ...." Reyna tampak tercengang saat menyadari jika pria yang dijodohkan dengannya adalah Filio Anthony, laki-laki yang sangat Ia cintai.


Kemudian Ray menghampiri Reyna yang terlihat masih shock itu, Ray berucap kepada sang putri jika laki-laki yang dijodohkan dengannya tak lain adalah Filio Anthony.


"Filio Anthony adalah calon suamimu."


Ucapan sang Papa membuat gadis itu tidak bergeming, antara kaget dan senang, rasanya tak percaya jika Filio Anthony adalah pria yang akan menjadi suaminya. Sementara itu Willy mendekati putri Ray yang terlihat sangat terkejut itu.


"Reyna! Om tahu jika kamu pasti sangat terkejut dengan semua ini, apa yang dikatakan oleh Papamu itu adalah benar, kalian berdua telah kami jodohkan, dan kamu yang akan menjadi istri Filio sekaligus menantu di keluarga besar D'angelo." jelas Willy kepada putri Ray dan Luna itu.


Di saat yang bersamaan, Fio menghampiri sahabatnya dan meyakinkan Reyna jika semua ini adalah benar.


"Reyna! Elu pasti sangat kaget bukan jika sebenarnya Elu dan Abang sebenarnya sudah dijodohkan? Tapi kenyataannya memang seperti itu, dan sekarang Elu sudah tahu semuanya, selamat datang di keluarga kami," seru Fio kepada calon kakak iparnya itu.


Reyna menatap wajah sang Mama, ada haru bercampur bahagia di sana, Luna mendekati sang anak sembari membelai lembut rambutnya.

__ADS_1


"Maafkan kami sayang! Kami sebenarnya sudah tahu jika kamu dan Filio saling mencintai, kami semua sengaja memberikan surprise untuk kalian berdua, sekarang tersenyumlah! Usap air matamu, karena cintamu akan segera kamu raih dalam sebuah pernikahan, kamu akan menjadi istri Filio Anthony."


Spontan Reyna memeluk sang Mama penuh haru, air mata itu pun jatuh tak terelakkan, bukanlah air mata kesedihan, tapi air mata bahagia yang Reyna tumpahkan.


Sementara itu Liora mendekati Reyna yang masih berada dalam pelukan sang ibunda, Liora mengucapkan kepada calon cucu menantunya itu.


"Reyna, Sayang! Filio sangat mencintaimu! Kami sangat bahagia, ternyata kalian berdua sudah saling mencintai satu sama lainnya, kami pikir kalian berdua masih berantem seperti dulu, maka dari itu kami sengaja merahasiakan rencana perjodohan kalian, karena kami takut jika kalian akan bersikeras untuk menolaknya, tapi ternyata dugaan kami salah, rupanya kalian berdua sudah saling mencintai, dan tidak ada alasan untuk menunda-nunda rencana pernikahan ini." Liora menjelaskan semuanya kepada Calon cucu menantunya.


"Sekarang! Kamu jangan bersedih, sebentar lagi Filio akan datang kemari, tapi ... eh Willy! Kenapa Filio begitu lama sampainya? Apa anak itu akan datang?" tiba-tiba Liora bertanya tentang keberadaan sang cucu yang belum juga menunjukkan batang hidungnya.


"Sebentar lagi Mommy! Mungkin saja dia masih dalam perjalanan." jawab Willy sembari menenangkan semua orang.


*


*


*


"Maafkan aku Daddy, Mommy, Uti, Filio tidak bisa datang untuk menemui mereka, Filio benar-benar tidak bisa melakukan perjodohan ini, Filio akan menikahi Reyna, dan Filio akan membawa pergi Reyna jauh dari sini, Aku harus segera mencari Reyna."


Malam itu juga, seharusnya Ia pergi ke hotel, nyatanya Filio justru pergi ke rumah Reyna dengan niat untuk membawa lari gadis itu, tak butuh waktu lama mobil mewah Filio berhenti di depan rumah sederhana di mana Reyna biasa turun di sana.


Filio menghentikan mobilnya dan segera turun untuk mengetuk pintu rumah yang sepengetahuan dirinya, itu adalah rumah Reyna.


"Tok ... tok ... tok."

__ADS_1


Terlihat seorang wanita berdaster tampak membukakan pintu. Filio harap-harap cemas, dirinya juga tidak sabar ingin segera membawa Reyna pergi. Namun nyatanya Filio di buat terkejut dengan seorang wanita separuh baya sedang membuka pintu untuknya.


"Iya Mas! Ada yang bisa saya bantu!" seru pemilik rumah.


"Selamat malam, Bu! Apa saya bisa bertemu dengan Reyna?" tanya Filio kepada sang wanita.


"Reyna? Maaf Mas di rumah ini tidak ada yang namanya Reyna, yang ada Paijah dan Rodiyah Mas. Masnya mau ketemu siapa? Paijah apa Rodiyah?" jawab wanita itu.


Filio tampak garuk-garuk kepalanya, Reyna bilang rumah ini adalah rumahnya, tapi kenapa di rumah ini tidak ada yang namanya Reyna? Sejenak Filio mengerutkan keningnya.


"Jadi di rumah ini memang tidak ada yang namanya Reyna? Dia gadis berkulit putih, tingginya kira-kira segini, dan rambutnya panjang, apa Ibu tidak pernah melihatnya?" tanya Filio serius. Sejenak wanita itu mengingat-ingat ciri-ciri gadis yang disebutkan oleh Filio.


"Ooohh ... maksud Mas, Mbak Reyna mungkin, Mbak Reyna anaknya pak Ray itu, kan? Ciri-cirinya sama persis banget dengan yang Masnya sebutkan." ucap wanita itu.


"Anaknya Pak Ray? Maksud Ibu?" Filio semakin penasaran.


"Kalau Mbak Reyna rumahnya bukan di sini, Mas! Tapi di ujung jalan itu, sekitar lima puluh meter dari sini, tuh rumahnya yang paling gede, dia putrinya pak Ray, pengusaha kaya raya itu, siapa sih nama lengkapnya, itu pak Melviano Ar Rayyan, iya betul itu nama Papanya."


Sontak apa yang dikatakan wanita itu membuat Filio membulatkan matanya dan tidak percaya jika Reyna adalah putri dari Melviano Ar Rayyan, pebisnis yang disebutkan Mommy nya sebagai calon mertuanya.


"Oh Shiiit ... itu artinya Reyna ... Reyna adalah calon istriku!"


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


...Deg-degan nggak sih? Othor juga ikut gemetaran nulisnya 😁...


__ADS_2