I LOVE YOU SAHABAT KU

I LOVE YOU SAHABAT KU
Menyebut namanya


__ADS_3

Setelah aktivis mereka berdua yang membuat otak tegang itu, akhirnya Galen mengangkat tubuh istrinya ke atas ranjang, kemudian Ia tutupkan selimut ke seluruh tubuh sang istri sembari berkata, "Istirahat lah! Aku mandi dulu!" pamitnya kepada sang istri, Fio mengangguk dan tersenyum, setelah itu Galen segera masuk ke dalam kamar mandi.


Galen tampak membersihkan tubuhnya dengan air yang mengalir, setelah itu Ia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk piyama. Dilihatnya Fio yang terlihat lelah, dihampirinya wanita yang sudah memberinya kenikmatan itu dengan mengusap puncak kepalanya.


"Tunggulah! Aku akan membawakan makanan untukmu, Aku minta maaf jika membuatmu menunggu lama!" ucap Galen sembari tersenyum kepada Fio.


Galen segera keluar dari kamar dan hendak mengambilkan sang istri makanan, Ia tahu jika Fio sudah mengeluhkan lapar, karena Galen masih ingin bermain lagi, alhasil sang istri harus menahannya dulu, sebagai gantinya Galen menyuruh Fio untuk tetap di kamar, sementara dirinya akan membawakan makanan untuk sang istri.


Di dapur, Galen mencoba mengambilkan makanan untuk Fio, tiba-tiba saja Aldo datang untuk mengambil minum, Aldo melihat Galen sibuk menyiapkan makanan yang akan Ia bawa. Aldo mendekati sang anak dan memicingkan matanya.


"Tumben kamu ke dapur, makanan buat siapa tuh?" tanya Aldo sembari memperhatikan Galen dari atas hingga bawah. Penampilan Galen kali ini membuat Aldo tersenyum lebar, bagaimana tidak, Galen yang saat itu mengenakan piyama tidur yang menunjukkan dada bidangnya tampak terlihat berbeda. Ada bekas ciuman Fio yang tertinggal pada dada sang anak. Aldo tampak garuk-garuk kepalanya sembari menggelengkan kepala.


"Eh Papa! Ini buat istri Galen Pa! Katanya dia lapar, ya sudah Aku ambilin saja, biar dia istirahat kasihan! Dia kecapekan." jawabnya kepada sang Papa.


"Nggak capek gimana! Dia udah lukis dada mu kayak gitu, hehehe rupanya kamu udah bisa praktekin video dari Papa ya! Gampang, kan?" seru Aldo di dekat telinga Galen.


Galen tampak mengulum senyumnya dan wajahnya terlihat begitu malu.


"Gampang bangetlah Pa! Papa punya banyak ya koleksinya? Galen minta dong Pa! Kali aja buat variasi." jawabnya berbisik di telinga sang Papa.


"Aduuhh ... banyak yang udah Papa hapus, dulu Papa punya banyak banget koleksi video dari Om Ruli, Papanya Bryan tuh yang bagiin videonya sama Papa."

__ADS_1


"Ya ... sayang banget dong Pa! Hmmm kira-kira Bryan punya nggak ya! Ah biar Aku tanya sama Bryan saja, siapa tahu dia punya koleksi video dari Om Ruli." ucap Galen.


"Si Bryan udah pulang?" tanya Aldo terkejut.


"Udah Pa!"


"Terus! Bagaimana dengan Fio ..." Aldo tidak melanjutkan kata-katanya karena Galen langsung menjelaskannya.


"Galen dan Bryan sepakat untuk tidak mempersoalkan janji itu, dan Bryan sudah mengikhlaskan Fio untuk jadi istri Galen." jawaban Galen membuat Aldo terkejut sekaligus bahagia, hmm ternyata persahabatannya dan Ruli menurun kepada anak-anak mereka, Aldo ikut bahagia akhirnya Bryan bisa mengikhlaskan Fio untuk sahabatnya sendiri.


"Papa ikut lega, akhirnya Kamu dan Bryan bisa saling legowo, eh ngomong-ngomong kalau Bryan relain Fio buat kamu, jomblo dong Dia?" tanya Aldo sambil menuangkan minuman ke dalam gelas.


"Dia bakal nikah Pa!" jawaban Galen membuat Aldo terkejut.


"Hmm ... Papa jangan bilang-bilang ya! Apalagi bilang sama Daddy mertua, kalau daddy mertua tahu, bisa-bisa disunat tuh anak." seru Aldo yang membuat Aldo semakin penasaran.


"Memangnya kenapa?"


"Bryan udah bikin keponakan Daddy mertua klepek-klepek, ah salah dah ... itu loh Pa, si minul-minul nya udah di obrak-abrik tuh sama si Bryan, Papa ngerti, kan?" Galen menatap wajah sang Papa dengan serius.


Sejenak Aldo menaikkan alisnya dan kemudian berkata, "Seperti kamu yang sudah mengobrak-abrik Fio, begitu?"

__ADS_1


Galena tampak garuk-garuk kepalanya sembari memalingkan wajahnya.


"Hehehe iya gitu deh!" Galen tampak cengar-cengir dan menahan malu.


*


*


*


*


Sementara di tempat lain, seorang pria dengan penampilan yang modis dan modern tampak sedang berada di dalam pesawat dengan tujuan Indonesia, Filio Anthony hari itu juga Ia berangkat kembali ke Indonesia untuk bertemu dengan keluarganya.


"Akhirnya setelah sekian tahun, Aku bisa bertemu dengan Mommy, Daddy, Fiona, Reyna ... Aku rindu kalian semua."


Sejenak Filio tertegun kenapa tiba-tiba dirinya menyebut nama Reyna, putri dari Ray dan Luna itu.


"Kenapa Aku menyebut namanya? Hmm."


Filio tampak tersenyum saat dirinya menyebut sahabat dari adiknya itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2