Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 105


__ADS_3

Ayza yang baru saja terbangun dari tidurnya, mencari keberadaan suaminya itu.


"Hubby" panggil Ayza sembari mengerjapkan matanya.


"Hubby"


Ayza pun segera turun dari tempat tidurnya dan mencari keberadaan Albian.


"Kakak" panggil Dara yang baru saja pulang dan melihat Ayza yang hendak turun dari tangga.


"Dek, baru pulang?" tanyanya.


"Iya kak, lelah bangett" jawab Dara manja.


"Hemm... yasudah sana mandi terus makan malam baru istirahat"


"Eh ya dek, kakak baru beli mall... besok kita kesana ya" ajak Ayza dengan penuh kegembiraan.


"Mall? seorang kak Ayzaila membeli mall? apa kepalanya habis kebentur, biasanya tuh orang hidup hemat banget" heran Dara yang hanya bisa menatap kepergian kakaknya itu.


Ruang keluarga Arsenio Pradja....


"Ayah, bunda" Albian membuka suara.


"Iya nak ada apa?" tanya bunda Sonia.


"Selamat ya ayah, bunda karena kalian sebantar lagi akan mempunyai cucu dan menjadi seorang kakek dan nenek" ujar Albian.


"Masyaallah, Alhamdulillah.... ini beneran kan? kalian gak lagi ngeprank kami?" tanya bunda dan Ayah Ayza.


"Hahaha... jelas enggak dong ayah, bunda... seperti anak ABG aja ngeprank-ngeprank segala" Ayza tak habis fikir dengan pertanyaan kedua orang tuanya itu.


"Alhamdulillah.... hehe habis zaman sekarang sedikit-sedikit ngeprank" sahut ayah Arsenio.


"Itu mah sudah jadul ayah, sekarang ABG gak ngeprank lagi. yang ada mereka sekarang joget-joget maju mundur maju mundur ala toktok yah" sambung Albian dan mereka pun tertawa bersama.


"Ada apa sih heboh banget?" tanya Dara yang baru saja tiba.


"Ah telat kamu dek, sudahlah sudah lewat" mereka semua tak menggubris, agar adiknya itu kesal.


"Iiss... jahat banget sih" Dara yang cemberut karena jiwa keponya keluar.


"Kalian ini suka sekali kalau bikin adiknya kesal" lerai bunda Sonia.


"Ini loh Dar, kamu sebentar lagi akan punya keponakan dari kakakmu tuh" sambung bunda Sonia

__ADS_1


"Really?" semua orang pun mengangguk dan Dara pun langsung berhambur memeluk Ayza.


Keesokan harinya, Ayza dan Dara jadi pergi ke mall yang di bicarakan Ayza kemarin. namun Albian tidak bisa ikut karena hari ini ada meeting mendadak dengan perusahaan jepang, sebenarnya awalnya meeting akan di laksanakan pada hari senin besok namun karena rekannya itu akan bertolak ke jepang malam harinya, jadilah mau tak mau Albian harus mengadakan meetingnya hari minggu ini.


Setibanya di mall, Ayza dan Dara menunggu Syasya yang ingin ikut belanja bersama mereka. begitu Syasya tiba, mereka pun langsung berkeliling namun sesekali Ayza meminta istirahat karena merasa lelah.


"Kak, makan dulu yuk lapar nih" ajak Syasya setelah mereka keluar dari toko tas.


"Boleh tuh perut kakak juga sudah keroncongan"


Mereka pun mencari resto di dalam mall tersebut.


Usai makan dan bercerita panjang lebar, mereka pun memutuskan untuk pulang karena Albian sudah sibuk menelpon mereka semua agar segera membawa Ayza pulang kerumah.


Saat mereka hendak menuju parkiran di basemant, tiba-tiba dari arah belakang ada seseorang yang langsung membekam Ayza hingga ia pingsan. begitu ketiganya pingsan mereka langsung membawa Ayza naik kedalam sebuah mobil APv berwarna hitam pekat. sedangkan Dara dan Syasya di biarkan tergeletak begitu saja di basemant. sampai satu jam berikutnya ada dua security yang melihat Dara dan Syasya tergeletak disana mencoba menolong kedua wanita itu.


"Mbak.... mbak bangun mbak.... mbak" kedua security itu mencoba membangunkan kedua wanita yang masih tergelatak di sana.


"Aaaww.... kepalaku" ringis Dara dan tak lama Syasya pun sadar dan mengeluhkan hal yang sama.


"Kalian kenapa bisa tergeletak disini?" tanya salah satu security tadi.


"Tadi kami sedang jalan bertiga pak....tunggu kak Ayza kemana Sya?" Dara teringat akan kakaknya itu langsung mencari keberadaannya namun disana hanya ada mereka berdua dan security yang menolong mereka.


"Gak tau Dar, gue juga gak sadarin diri" cemas Syasya mereka sangat takut terjadi sesuatu dengan Ayza apalagi Ayza sedang mengandung.


"Kalau modusnya pencurian pasti barang kalian hilang, coba di cek dulu" kata security tadi.


"Fix ini penculikan, pak saya mau lihat cctv disini" ujar Dara.


"Cctv?" kedua security itu pun sedikit diskusi.


"Hei cepatlah, ini keselamatan kakak saya terancam" kesal Dara yang mulai emosi.


"Maaf mbak, sepertinya susah.... " belum sempat security itu bicara Dara langsung memotongnya.


"Kakak gue yang punya mall ini, sekarang dia di culik dan karyawannya seperti ini. cepat bawa kesini rekaman cctv nya atau ku perintahkan manager disini memecat kalian detik ini juga" Ujar Dara yang sudah tersulut emosi.


"Dar sabarr" Syasya mencoba menenangkan Dara.


"Aaaarrggg" teriak Dara yang seakan frustasi menerima kenyataan kalau kakak kesayangannya itu kini sedang di culik.


~ Halo, om Jo.... kak Ayza om" Dara yang panik tak. kuasa meneteskan air matanya meski tak menetes hingga bawah karena langsung ia seka.


📞 Tenang lah nona Dara, orang-orang om sudah membututi mereka ini juga om sudah di perjalanan menuju kesana.

__ADS_1


~ shareloc om Dara mau nyusul, akan Dara habisi mereka semua" ucap Dara penuh amarah.


📞 Nona sebaiknya pulang dulu ke mansion, beritahu tuan Albian juga nona.


~ Yang ada aku dan Syasya jadi pepes om kalau kasoh tau bang Al. Yasudah pokoknya kirim sekarang lokasinya.


📞 Baiklah nona, biar saya yang menjemput nona.


.....


Gudang....


Disebuah gudang yang minim cahaya itu, Ayza perlahan mulai sadar. ia mencoba mengerjapkan mata untuk menetralkan pandangannya.


"Aww... sakit sekali kepalaku" ringis Ayza mencoba memegang kepalanya, namun ternyata tangannya sudah terikat oleh sebuah tali.


"Ah, shit.... ulah siapa lagi ini" gumamnya kesal.


"Heii.... siapapun... " teriak Ayza dan benar saja tak berapa lama ada beberapa orang yang datang menghampiri Ayza.


"Sudah bangun rupanya, ada apa nona cantik memanggil kami? kalau mau bermain, maaf nona kita akan bermain saat bos kami sudah puas dengan nona baru kami akan turun juga. ya gak? hahahaa" ujar salah satu penculik itu


"Siapa bos kalian?" tanya Ayza.


"Sabar saja nona, nanti juga kau akan tahu"


"Tolong lepaskan dulu saya sedang hamil ini membuatku sesak, ditambah lagi saya mau BAB" imbuh Ayza memelas.


"Saya akan lepaskan asal kau tidak kabur dari sini"


"Tenang saja, apa yang bisa di lakukan ibu hamil dan manja seperti saya ini?" ujar Ayza.


Setelah menimang perkataan Ayza tadi, penculik itu pun membenarkan perkataan Ayza itu.


"Benar juga, bagaimana dia bisa kabur gue disini 10 orang lebih, sedangkan dia hanya sendiri. belum lagi dia anak orang terkaya di sini pasti dia anak manja yang hanya tau shopping saja" batin ketua penculik itu dan pada akhirnya ia memberikan perintah untuk membukakan tali yang mengikat Ayza itu.


"Buka dan antarkan dia ke toilet" titah ketua penculik itu.


.


.


.


Maaf semuanya author telat up 😭🙏🙏🙏

__ADS_1


Semoga kalian dapat memakluminya, sekali lagi maaf ya readersku di eps ini juga author harus menggantung kalian di jemuran 😆😁 hehe pokoknya di tunggu ya nextnya 😘😘😘 sayang kalian semua 💓


__ADS_2