Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 84


__ADS_3

Akhirnya hari yang dinanti Albian dan Ayza pun tiba. pagi ini Ayza tengah menyiapkan sarapan untuknya dan juga Albian, seusai menata makanannya ia segera ke apartemen Albian yang berada didepannya.


Ting.... tung...


tokkk... tokk...


Masih tidak ada jawaban dari dalam membuat Ayza sedikit kesal, ia pun kembali ke apart nya untuk mengambil kunci cadangan apartemen Albian.


Cklek...


"Astagaaaaa" Ayza terkejut melihat apartemen Albian yang sudah seperti kapal pecah.


Ayza berjalan menuju kamar Albian untuk membangunkannya. pertama Ayza mengetuk pintu kamar Albian namun tetap tidak ada jawaban. ia ingin masuk karena pintu kamar Albian tidak dikunci tapi ia takut untuk masuk kekamar pria walaupun itu pacarnya.


"Sayang... wake up" teriak Ayza sembari terus mengetuk pintu kamar Albian.


Setelah cukup lama Ayza mengetuk pintu Albian, akhirnya Albian pun bangun dan membuka pintu kamarnya.


"Aaaaaaaaa" teriak Ayza yang terkejut melihat Albian hanya menggunakan boxer dan bertelan*ng dada.


"Sayang kenapa sih teriak-teriak begitu?" Albian ikut terkejut mendengar teriakan Ayza.


"Itu, pakai bajumu" Ayza menunjuk kearah Albian.


"Haha,,, oh kamu malu melihat tubuhku yang atletis ini? jangan malu sayang bahkan kamu bisa menyentuh nya" Goda Albian yang membuat Ayza semakin merona karena malu.


"Kamu mesum sekali, cepatlah pakai bajumu dan kita sarapan bersama" ujar Ayza lalu berlari keluar dari Apartemen Albian.


"Hahaha... sayang-sayang" gemas Albian sembari menggelengkan kepalanya.


Albian lalu kembali masuk kekamarnya untuk bersiap sarapan di apartemen Ayza. setelah mandi dan bersiap diri, Albian pun melangkahkan kakinya keluar dari apartemennya.


Tokk.. tokkk...

__ADS_1


"Sayang" panggil Albian dan tak lama Ayza pun membuka pintunya.


"Uluh uluh... cantiknya pacarkuuu" ujar Albian saat melihat Ayza yang sudah berpakaian rapi dan cantik dengan make up naturalnya


"Gak usah lebay deh, ayo buruan"


"Sabar sayang, baru juga datang sudah buruan buruan aja"


"Huft... aku sudah tidak sabar untuk pergi jalan-jalan, mana kamu tidur udah kayak kerbau, yang susah banget dibanguninnya" gerutu Ayza.


"Sayang, kamu tega ngatain aku kayak kerbau? kamu gak tau, padahal aku kan kayak sapi" canda Albian


"Ahahahaa... sama saja sayang"


"Puas kan kamu kalau sudah menjelekkan aku" ujar Albian cemberut.


"Eh... bukannya kamu sendiri yang mengaku bahwa dirimu sapi? kenapa jadi merajuk pada ku? haha" tawa Ayza tak bisa berhenti kala melihat wajah kesal Albian yang menggemaskan itu.


"Iiss... jadi sarapan tidak. ketawa mulu nanti lalat masuk baru tau" mendengar perkataan Albian, Ayza langsung mengentikan tawanya dan menatap Albian.


"Makan" ajaknya sambil memasukkan makanan ke mulutnya.


"emmm... enaknya" ledek Albian sambil terus mengunyah makanannya itu.


"Sungguh menyebalkan" kesal Ayza dan ikut mengambil makanan yang ada didepannya.


Seusai sarapan, mereka pun segera bergegas untuk pergi ketempat yang sudah Albian siapkan. namun sebelum itu ia mengajak Ayza berjalan-jalan di sekitar Marseille terlebih dahulu.


Setelah memakan waktu sekitar 2 jam dari tempat tinggal mereka, kini Albian dan Ayza pun tiba di sekitar Marseille. bahkan genggaman tangan Albian pun tak pernah lepas dari Ayza.


Mereka sangat menikmati kebersamaan mereka hari ini, suasanan laut yang sejuk dan indah membuat Ayza betah berlama-lama disana.


Cukup lama mereka berjalan-jalan dan menikmati hembusan angin laut yang menyejukkan. hingga tibalah saatnya jam makan siang, Albian pun segera mengajak Ayza menuju Marseille. seharusnya ia ingin mengajak Ayza kesana malam hari namun ternyata reservasi di malam hari sudah full sehingga mau tak mau Albian pun mengubahnya di jam makan siang.

__ADS_1



"Sayang maaf, seharusnya aku mengajakmu kemari dimalam hari. karena suasananya akan sedikit berbeda" ungkap Albian menyesal.


"Tidak masalah sayang, justru lebih enak disiang hari begini. jadi aku bisa melihat semuanya dengan jelas" ujar Ayza masih menampilkan rona kebahagiaannya.


"Oh ya, aku punya sesuatu untuk kamu sayang" ujar Albian kembali.


"Apa?"


"Emmm... ini" Albian memberikan sebuah bingkisan yang isinya terdapat kotak kecil.


"Waaww... bolehkah aku membukanya?" tanya Ayza penasaran


"Tentu saja boleh sayang"


Ayza pun membuka kotak kecil itu dengan perlahan, dan ketika di buka ada sepasang gelang yang sangat cantik dengan ukiran indah yang berinisialkan nama mereka berdua.


"Sayang.... " Ayza yang mulai berkaca-kaca.


"Kamu kenapa sayang? apakah gelang itu sangat jelek?" tanya Albian bingung.


"Tidak sayang, justru ini sangat bagus. aku sangat menyukainya, thank you so much my luv" ujar Ayza lalu ia berdiri dan menci*m kedua pipi Albian.


"Huft... kamu menakuti ku saja sayang. syukurlah kalau kamu menyukainya. kemarilah, biar aku pakaikan" ucap Albian dan meraih gelang tersebut.


"Sangat cantik seperti orang yang mengenakannya" ujar Albian ketika gelang sudah di pasangkan ke pergelangan tangan Ayza. tak lupa ia mengecup punggung tangan Ayza yang putih mulus itu.


"Sekarang giliran kamu sayang" ucap Ayza dan mengambil gelang Albian di kotaknya tadi.


Setelah mereka saling memasangkan gelang pasangan, mereka pun memotretnya dan memasukkan di instakram mereka masing-masing, dengan caption My love ♥


Usai memposting foto mereka tadi, banyak yang memberikan komentar positif di akun keduanya. bahkan para sahabat mereka di indonesia pun ikut memberikan komentarnya. setelah membalas beberapa komentar dari sahabatnya itu pun mereka melanjutkan makan mereka dengan di iringi canda tawa. membuat para waiters disana merasa iri dengan kebersamaan pasangan itu.

__ADS_1


"Sungguh pasangan yang sempurna" fikir semua orang yang melihat keromantisan Albian dan Ayza itu.


__ADS_2