Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 82


__ADS_3

Sebulan sudah mereka berada di paris dan menjalankan aktivitas mereka sebagai mahasiswa. dan tibalah hari ini ia di hubungi oleh Sarah, ia memberitahu jika pak Arsenio sudah berada di bandara charles de gaulle (CDG). Dengan segera Ayza meminta Albian menghantarkannya ke mansion. setibanya Ayza di mansion, 5 menit berselang ayah dan bundanya pun tiba.


"Ayza" panggil Sonia yang langsung memeluknya karena ia sangat merindukan anak sulungnya itu.


"Bunda, Ay sangat rindu bunda" balas Ayza mengeratkan peluknya.


"Sama Ayah gak rindu?" tanya Arsenio yang baru saja turun dari mobil.


"Ayah, tentu saja Ay sangat merindukan ayah juga" sahut Ayza lalu gantian memeluknya.


"Kamu, CEO ALsan Development kan?" tanya Arsenio ketika tak sengaja mata mereka bertemu.


"Ah iya pak, saya Albian pacar Ayza" jawab Albian memperkenalkan diri sebagai pacar dari anak Arsenio. membuat Arsenio terkejut dan menatap anak kesayangannya itu.


"Hehe... iya yah bun ini Albian kekasih Ay" ujar Ayza malu-malu.


"Yasudah mari kita masuk dulu" ajak bunda Sonia.


Mereka pun masuk kedalam mansion bersama dengan Ayza yang terus memeluk bundanya. hingga mereka sudah berada di ruang keluarga, Arsenio mulai menanyakan tentang hubungan anaknya itu.


"Jadi sejak kapan kalian bersama?" tanya Arsenio dengan wajah datarnya membuat Albian menjadi sangat gugup.


"Su.. sudah 5 bulan pak" jawab Albian sedikit gugup.


"Apa itu benar Ay?" tanya Arsenio dengan tatapan sedikit mengintimidasi.


"Iya ayah. Albian pria yang baik dan ia selalu melindungi Ayza" ungkap Ayza seraya memandang Albian dan tersenyum kearahnya. begitu pun Albian yang merasa bahagia karena ucapan Ayza tadi membuatnya sedikit lebih berani menghadapi calon mertuanya itu.


Arsenio yang melihat anaknya begitu bahagia dengan pilihannya itu pun ikut senang. ia juga sangat tau bagaimana tekun dan bertanggung jawabnya Albian dalam bekerja, itu juga yang membuat Arsenio percaya bahwa Albian dapat bertanggung jawab atas anaknya itu.


"Baiklah ayah setujuh" ucap Arsenio yang membuat Ayza dan Albian saling menatap dan saling bertanya didalam hati mereka.


"Apa ayah serius? bunda?" tanya Ayza memastikan lalu melihat bundanya untuk mendapat jawaban juga dari bundanya itu.


"Kalau bunda sih yes" jawab Sonia seraya tersenyum

__ADS_1


"Ayah jelas tadi sudah bilang setujuh, tapi ingat kamu Alpian... "


"Albian ayah" ralat Ayza


"Iya, Albian hemm... awas kamu ya kalau bikin anak saya menangis saya akan bikin kamu seperti perkedel" ancam Arsenio.


"Tenang saja pak, saya akan menjaga Ayza hingga kapanpun, bahkan saya bersedia mempertaruhkan nyawa saya hanya untuk Ayza seorang" yakin Albian.


"Baguslah, oh... jangan panggil saya pak, kamu bisa memanggil saya om saja" ujar Arsenio.


"Kenapa gak manggil ayah saja?" goda Sonia


"Belum saatnya bunda, sudahlah ayah lelah ingin istirahat" ucap Arsenio kemudian berlalu meninggalkan mereka yang masih duduk di ruang keluarga.


"Ay, kalau begitu bunda juga istirahat dulu ya. Albian nanti makan siang disini dulu ya" ujar Sonia dan mulai berdiri dari duduknya.


"Baik tante. terimakasih dan selamat beristirahat tante" sahut Albian sangat sopan.


Setelah kedua orang tua Ayza itu pergi, Albian yang kini sudah merasa lega pun langsung menghempas tubuhnya kesofa yang berada dibelakangnya.


"Sayang, jantungku belum normal juga" ujar Albian seraya memegang dadanya.


"Hahaa... begitulah aku saat bertemu kedua orang tuamu" sindir Ayza yang dulu juga merasakan seperti itu ketika datang kerumah Albian.


"Tapi kamu sangat tenang waktu itu sayang, jadi aku fikir kamu biasa saja"


"Ya, aku tak menunjukkannya saja" elak Ayza.


"Hemm.."


............


Waktu sangat cepat berlalu, hingga tanpa terasa setahun sudah mereka lewati bersama di negara paris tersebut. bahkan kini Ayza sudah bekerja di rumah mode yang cukup maju di tengah kota paris. dan Albian sendiri sudah mulai memiliki cabang di paris dan bekerja disana selagi menunggu Ayza lulus.


Ayza pun sering bolak balik apartemen dan mansion karena ternyata ayah dan bundanya sering datang ke paris. mereka selalu menyempatkan diri untuk datang keparis sekedar melihat dan berjalan-jalan bersama Ayza dan juga Albian. mereka senang Albian ada disana yang juga ikut menjaga Ayza.

__ADS_1


"Sayang, apakah kamu tidak rindu dengan kota J?" tanya Albian seraya melingkarkan tangannya di pinggang ramping Ayza.


"Rindu itu pasti sayang, tapi aku ingin menyelesaikan dulu pendidikan ku disini" sahut Ayza yang masih sibuk menata makanan untuk mereka.


"Hemm... sayang, bisakah kita menikah? aku sangat ingin menjadi suamimu" ungkap Albian.


"Satu tahun lagi ya sayang, aku kan belum lulus" ujar Ayza


"Hemm yasudah, padahal aku ingin membuat anak yang lucu" gerutunya


"Buat saja sana, itu terigu banyak dilemari" goda Ayza


"Sayang, bukan anak terigu tapi anak manusia. hasil dari hubungan kita"


"Gak usah mesum ya, masih pagi ini sayang jangan sampai aku siram kopi ya otak kamu biar melek"


"Sadiiissss sekali kamu sayang"


"Biarin"


"Huft.... Oke.... setelah kamu lulus aku akan melamar kamu jadi kamu tidak boleh lirik sana sini"


"Ya ya ya....terserah kamu saja. sekarang ayo kita sarapan dulu" ajak Ayza.


Mereka pun memakan sarapan mereka dengan tenang, hanya bersuarakan sendok dan garpu yang saling beradu.


"Sayang aku pergi dulu, maaf aku tidak bisa menghantarmu karena aku ada meeting penting sayang" ujar Albian pamit kepada Ayza.


"Hemm iya tidak masalah sayang, aku bisa naik taxi"


"Yasudah aku pergi dulu, nanti kabari aku jika sudah di butik dan ini kunci apartemen ku sayang titip disini..bye sayangku" pamit Albian lalu mengecup dahi Ayza.


"Bye, hati-hati dijalan sayang"


"Pasti... " teriak Albian yang sudah berjalan agak menjauh dari apart Ayza.

__ADS_1


Ayza pun kembali kedapurnya dan membereskan bekas makan mereka tadi. setelahnya ia kembali kekamarnya dan membersihkan diri, lalu ia bersiap untuk bekerja di rumah mode yang kini sudah cukup terkenal semenjak Ayza bekerja disana, karena banyak orang yang sangat menyukai hasil desainan Ayza yang sangat indah, sederhana namun terkesan mewah.


__ADS_2