Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 117


__ADS_3

Kebahagiaan Fairel....


Setelah cukup lama berbincang bersama Nadya, Ayza pun bergegas menghampiri anak dan suaminya yang tengah asik bermain di wahana bermain anak.


"Mas, gak ikut naik menemani Fairel?" tanya Ayza ketika sudah berdiri tepat di sebelah Albian.


"Ibunya saja tidak tau kemana, bagaimana aku bisa menemaninya" Albian merajuk


"Loh, kan tadi aku sudah izin sama mas buat ngobrol sama Nadya sebentar"


"Kan aku tadi tidak mengizinkannya, kamu saja tidak peka" gerutunya


"Hemm...Mas, Nadya sudah berubah. janganlah menyimpan dendam itu tidak baik mas, nanti kalau Fairel mencontoh bagaimana?"


"Ck... dia itu tidak akan pernah berubah Ayza" kesal Albian hingga tak sadar ia meninggikan suaranya.


"Kamu membentakku?" tanya Ayza dengan sorot mata mengarah ke Albian.


"Astaga...enggak sayang aku -" belum selesai Albian menjelaskan, Ayza sudah meninggalkannya dan menghampiri Fairel di wahana bermain.


"Mommy kenapa? kesal ya sama Daddy?" tanya Fairel


"Anak Mommy ini yah,, enggak kok sayang Mommy baik-baik aja, mommy mau menemani Fairel main. boleh?" ucap Ayza sambil selalu tersenyum kepada anak kesayangan itu.


"Tentu saja boleh dong Mom, hari ini Fairel sangat bahagia Mom, karena bisa bermain bersama Mommy dan Daddy. terimakasih ya Mom...muachh"


"Sama-sama jagoan Mommy" balas Ayza memberi kecupan di kedua pipi Fairel.


Setelah lama mereka bermain di salah satu mall terbesar di kota J. mereka pun memutuskan untuk pulang, karena Fairel pun sudah tertidur karena kelelahan.


Sesampainya di rumah mereka di sambut oleh para pekerja di rumahnya. Albian sengaja langsung duduk di sofa sambil memainkan ponselnya, sedangkan Ayza langsung naik ke lantai atas untuk mengecek Fairel dan membersihkan diri.


"Maaf tuan, ini belanjaannya -"


"Berikan pada Sarah dan suruh dia menemui saya setelahnya" titah Albian


"Baik tuan"


*


"Al kamu memanggil ku?" tanya Sarah


"Bisa kamu ceritakan apa yang terjadi pada Ayza hari ini?"


"Maksudnya?"


"Kenapa sehabis menghantar kan Fairel ke sekolah, Ayza sepertinya sangat kesal? apa yang terjadi disekilah Fairel?" tanya Albian penuh selidik.


"Jangan-jangan masalah itu" gumam Sarah pelan namun masih bisa di dengar oleh Albian

__ADS_1


"Masalah itu apa?" selidiknya kembali.


Sarah yang memang sudah sangat kesal dengan ibu-ibu rumpi itu pada akhirnya menceritakan apa yang terjadi selama ini.


"Jadi begitu lah Al, mungkin tadi Ayza mendengar itu" ungkap Sarah


"Kurang ajar....terus kenapa kamu tidak bilang pada kami?" tanya Albian


"Fairel yang meminta saya untuk tidak memberitahu kalian, dia tidak mau membuat kalian cemas"


"Benarkah? kenapa anakku itu sangat dewasa"


"Kamu beruntung Al mendapatkan anak secerdas dan dewasa seperti Fairel" tutur Sarah


"Iya saya sangat beruntung dan bersyukur telah diberikan keluarga yang begitu pengertian" ujar Albian seraya memandang kedepan.


............


ALsan Development....


"Semenjak Albian mengurus perusahaan papanya dia jadi sibuk banget ya. sampai jarang bnget kumpul bareng kita" ungkap Arvin


"Yah kita maklumi aja vin, bos besar pasti sibuk dong" sahut Robby


"Satu sih Dimas, semenjak nikah datang kekantor siang mulu kerjaan banyak senyam senyum kayak orang gila" Arvin Ngedumel


"Elo ngedumel mulu dah, udah sana kerja" ujar Robby.


"Bacot"


Usai perdebatan itu mereka kembali ke rutinitas mereka masing-masing.


Dilain sisi, Ayza sudah memerintahkan om Jo untuk mengurus ibu-ibu rempong yang sudah membuat mood nya hari ini hancur. bahkan melukai hatinya karena mereka telah menyebarkan gosip jika Fairel adalah anak haram.


"Tunggu saja hukuman yang akan kalian dapatkan karena sudah berani menfitnah anak kesayangan ku" gumam Ayza.


"Sayang" panggil Albian tiba-tiba membuat Ayza tersentak kaget.


"Mm...mas, sejak kapan disini?" tanya Ayza gugup.


"Sejak kamu bergumam sendiri" jawab Albian santai


"Jadi -"


"Sayang, kenapa kamu menutupi nya dari ku? aku juga berhak tau masalah kalian berdua, aku sudah berjanji akan melindungi dan membahagiakan kalian berdua. jadi aku mohon sama kamu, berapa kali aku sudah mohon untuk kamu menceritakan segalanya kepada ku. aku ini di mata kamu apa sih Ay?" ujar Albian sedikit kesal dengan istri nya itu.


"Mas, gak gitu mas. aku..."


"Aku tau kamu sudah terlatih mandiri sedari dulu, tapi tolong hargai aku sebagai kepala keluarga meski sedikit"

__ADS_1


"Mas, aku minta maaf ya, bukan maksud aku untuk menyembunyikan masalah ini, tapi aku tidak ingin memecah konsentrasi kamu. tugas kamu di kantor sudah banyak jadi aku fikir aku bisa menyelesaikan nya sendiri. aku tidak ada niat apapun mas. sumpah" sesal Ayza


Albian hanya terdiam tak bergeming membuat Ayza semakin merasa bersalah. Ayza hanya bisa menunduk dan menyesalinya.


"Sudahlah, kalau sekali lagi kamu begitu aku akan benar-benar marah loh ya" ancam Albian


"Iya aku janji akan selalu lapor kamu mas" ujar Ayza sambil mengangkat jarinya membentuk huruf V.


"Dasar" Albian langsung mengacak-acak rambut Ayza.


"Ck...selalu deh mengacak-acak rambutku"


"Ettss baru juga di maafin udah ngedumel lagi aja"


"Hehe...enggak kok mas"


"Yuk" ajak Albian


"Yuk kemana?" tanya Ayza bingung.


"Yuk lanjut bikin adik Fairel sayang" jelas Albian langsung menubruk tubuh Ayza hingga Ayza langsung terbaring di tempat tidurnya.


"Mas kebiasaan deh mesumnya gak hilang-hilang" pasrah Ayza


Akhirnya tanpa menghiraukan ocehan sang istri, Albian langsung melancarkan aksinya dalam adon-mengadon anak keduanya.


"Cukup mas, capek aku" pinta Ayza


"Sedikit lagi ya sayang"


Hingga mereka pun selesai dengan aktifitasnya.


"Mommy kenapa Mommy pucat sekali? Mommy sakit?" tanya Fairel yang saat itu bertemu Ayza di tangga


"Mommy gak papa sayang, oh ya kamu kok belum tidur sayang? sudah jam 10 loh" tanya Ayza


"Fairel habis ambil minum Mom, nih" jawab Fairel sambil menunjuk kan gelas yang sudah terisi air.


"Ohh...kenapa gak minta ambilin Tante Sarah sayang?"


"Kasihan Mom tante sarah sudah kerja dari tadi siang, sekarang waktunya mereka untuk istirahat" jawabnya dengan polos


Ayza tersenyum kala mendengar jawaban dewasa anaknya itu.


"Pintarnya anak Mommy...cup...Yasudah sekarang Fairel juga sudah waktunya istirahat" ujar Ayza sembari mengecup kening Fairel.


"Oke Mommy juga istirahat ya, kalau Mommy sakit jangan lupa beritahu Fairel biar fairel bisa jagain Mommy" ujar Fairel gemas.


"Siap komandan...." Ayza meletakkan tangannya di dahinya seperti memberikan hormat saat upacara.

__ADS_1


"Haha....Mommy lucu...yasudah Fairel istirahat ya Mom. good night Mommy cantik" ucap Fairel mengecup pipi kanan dan kiri Ayza.


Ayza lalu menghantarkan Fairel kekamarnya dan menyelimutinya, barulah setelah itu Ayza turun untuk mengambil air minum lalu kembali tidur disisi Albian.


__ADS_2