Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 118


__ADS_3

Hukuman...


Kali ini kebereruntungan kembali menghampiri Ayza, disaat ia bingung memikirkan cara untuk memberi sedikit pelajaran untuk para ibu-ibu rumpi itu kini ia menerima sebuah undangan dari salah satu ibu yang disinyalir yang membuat cerita mengenai Fairel anak haram.


"Kena kau" gumam Ayza sembari menyeringai.


"Apa yang kamu gumamkan sayangku?" tanya Albian yang langsung memeluk tubuh Ayza dari belakang.


"Baru pulang mas? ini" tanya Ayza kembali dan memperlihatkan sebuah undangan.


"Iya sayang, undangan siapa ini?" tanya Albian mengernyitkan dahi.


"Orang yang menggosipkan anak kita mas"


"Ohh... kebetulan dong sayang" senyum Albian penuh makna.


"Iya suamiku" sahut Ayza sembari mengangkat tangannya dan sudah ada sebuah flashdisk.


"Istriku memang yang terbaik" ujar Albian yang seakan sudah tau apa isi dari flashdisk itu.


"Yasudah sana mandi dulu, biar aku siapkan baju buat mas" pinta Ayza


"Enggak mau, maunya begini aja" ujar Albian manja sambil memeluk Ayza erat.


"Mass... kasihan loh Fairel nanti menunggu kita terlalu lama" mendengar nama anaknya itu pun ia langsung melepaskan pelukannya.


"Hemm...yasudah aku mandi dulu sayang" Ayza pun mengangguk dan melangkah menuju walk in closet untuk menyiapkan pakaian suaminya.


Setelah selesai mandi, Albian lalu pergi kekamar Fairel.


"Hai anak Daddy" panggil Albian menyembulkan kepalanya dari balik pintu sambil tersenyum kearah Fairel.


"Eh Daddy" Fairel langsung berdiri dan memeluk Albian erat.


"Lagi ngapain sih anak daddy, hem?" tanya Albian yang kini sudah menggendong Fairel.


"Lagi melukis dad, coba daddy lihat deh gambaran Fairel bagus gak?" ujar Fairel gemas.


"Waahh bagus sekali nak, berbakat nih anak Daddy. ini siapa saja rel?" tunjuk Albian ke gambar.


"Ini yang tengah Fairel, yang kiri ini Mommy dan ini Daddy" ujarnya dengan ceria.


"Anak Daddy ter the best" Albian menghujani Fairel dengan menciuminya.


"Ayo nak kita makan malam dulu, nanti Mommy mu ngomel" ujar Albian.


"haha...oke Daddy, Let's go"

__ADS_1


Mereka pun akhirnya turun kebawah dengan Fairel di gendong Albian.


"Omaaa" teriak Fairel saat tau ada Oma Denisa juga disana.


"Haiii...cucu kesayangan Oma yang ganteng" peluk mama Denisa


"Ma...pa..apa kabar?" tanya Albian seraya menyalami kedua orang tuanya.


"Alhamdulillah baik Al, gimana kantor aman?" goda papa Fernand.


"Aman dong pa, Al gitu loh" sombong Albian membuat semua orang menggelengkan kepalanya.


"Narsis..." kesal Syasya.


"Fairel...kok gak peluk aunty juga?" keluh Syasya pura-pura sedih.


"Aunty bau belum mandi, gak mau Fairel meluknya"


"Astagaaaa....bocah ini, aunty sudah mandi keles... tadi pagi" ujar Syasya.


"hahaha...tadi pagi udah bau keringat lagi keles" balas Ayza tepat di samping syasya


"kakak ih" kesal Syasya.


Keisengan Ayza itu pun di sambut gelak tawa dari keluarganya termasuk Fairel yang ikut tertawa.


Hingga acara makan malam itu pun selesai, mereka sedikit berbincang sebelum akhirnya papa Fernand, mama Denisa dan juga Syasya berpamitan pulang.


Keesokan harinya, mereka sudah bersiap diri untuk berangkat ke Anniversary perusahaan Nion's yang akan di selenggarakan di salah satu hotel di kota J.


"Sayang semuanya sudah siap?" tanya Albian sesudah mereka menghantarkan Fairel.


"Sudah dong, tinggal eksekusi saja" jawab Ayza


"Oke... mari kita bikin mereka menyesali perbuatannya" ujar Albian


"Mommy dan Daddy bicarain apa sih? kok Fairel gak diajak" tanya Fairel.


"Emm...kalau bicarain hal yang penting anak kecil belum boleh ikut sayang. nanti ya kalau Fairel udah gede baru boleh ikut Mommy dan Daddy bicara"


"Oh gitu ya Mommy, oke deh Fairel tidak akan ikut campur" ujar Fairel lalu kembali memainkan tab-nya.


10 menit mereka menempuh perjalanan, akhirnya Albian dan Ayza tiba di lobby hotel tempat dilaksanakannya acara Anniversary perusahaan Nion's.


Semua media yang melihat kedatangan Albian dan Ayza serta Fairel pun langsung menyoroti mereka. dan tamu-tamu pun dibuat kagum oleh ketampanan dan kecantikan yang di pancarkan oleh keluarga kecil Albian Sanjaya.


"Benar-benar pasangan idola" bisik para tamu disana.

__ADS_1


Tak ketinggalan para ibu rumpi yang waktu itu juga sibuk berbisik ria.


"Ternyata memang benar jika anak itu adalah pewaris kerajaan bisnis Fesnd Corp dan Pradja group. mungkin yang biasa menghantar anak itu adalah baby sisternya, wajar sih pasti orang tuanya sangat sibuk karena perusahaan mereka sama besarnya" bisik ibu rumpi itu.


"Iya ya, saya jadi merasa bersalah karena ikut mengatainya dulu" sesal mereka.


"Ini juga karena jeng Reta kan yang bilang kalau mbak baby sister itu mamanya anak itu. jeng Reta juga sangat meyakinkan kita semua sehingga kita ikut termakan dengan gosip dia" elak ibu-ibu itu dan membenarkan ucapan temannya tadi.


Setelah kehebohan yang di ciptakan oleh Albian, Ayza dan Fairel tadi. mereka pun di bawa oleh panitia untuk berkumpul di tengah aula karena acara akan segera di mulai.


Saat tengah asik bercengkerama dengan para rekan bisnisnya, tiba-tiba nama Albian di panggil untuk secara khusus menyampaikan harapan serta doanya untuk perusahaan Nion's itu.


"Assalamualaikum wr. wb. selamat malam semuanya, semoga kita semua yang hadir diberikan kesehatan selalu. saya Albian Sanjaya mewakili perusahaan saya Fesnd Corp, mengucapkan Happy anniversary untuk perusahaan Nion's....." Albian memberikan selamat kepada pak Bayu dan ibu Reta selaku pemilik perusahaan Nion's.


"Oh ya hampir lupa, saya kesini tentunya tidak mungkin dengan tangan kosong. jadi pak Bayu, saya dan istri saya sudah menyiapkan sebuah hadiah yang tentunya tidak terlupakan" sambung Albian.


Albian pun melirik Ayza dan segera menyuruh pengawal bayangannya untuk membawa Fairel pergi dari pesta itu. setelah Fairel sudah di bawa pengawal, barulah mereka bertindak.


"Silahkan semuanya lihat kesini" ujar Albian memberi arahan.


Terlihat jelas sebuah video yang memperlihatkan betapa jalangnya nyonya Reta Nion yang merupakan seorang istri dari Bayu Nion pemilik dari perusahana Nion's. terlihat nyonya Reta sedang merayu seorang pria yang lebih muda dari dirinya. bahkan percakapan mereka pun ikut terdengar dengan jelas di telinga para tamu.


Nyonya Reta langsung terduduk lemas kala video dirinya dan kekasih gelapnya terekspose bahkan di depan suaminya sendiri. sungguh kemalangan apa yang terjadi hari ini? fikir Reta.


"Sayang, ayo bobok aku sudah tidak sabar dengan permainan mu" goda Reta pada prianya disebuah kamar hotel.


"Nanti kalau kamu hamil lagi gimana tante? nanti kamu ketahuan lagi kalau anak itu bukan anak pak tua bangka itu" ujar sang pria.


"Kamu tenang saja, tua bangka itu tak akan pernah tau jika Denis bukanlah anaknya. kamu lah ayah biologis Denis baby. jadi ayo Tante sudah tidak tahan" goda Reta seperti tak tau malu.


Begitulah kira-kira isi video yang berhasil om Jo dapatkan dan dapat di pertontonkan pada semuanya.


"Ma, bilang ini semua hanya bohong ma" ujar pak Bayu yang sudah mulai mengepalkan tangannya.


"Pa, dengarin mama dulu ya, itu semua bohong pa itu semua fitnah dari keluarga Sanjaya" ujar Reta bersujud di kaki pak Bayu sambil menangis memohon agar pak Bayu memaafkan nya.


"Apa salahku ma? kenapa kamu tega melakukan itu" ujar pak Bayu nanar dengan pandangan jauh kedepan.


"Pa..."


"Cukup, pesta ini selesai silahkan kalian semua meninggalkan tempat ini" teriak pak Bayu.


"Ck....sok sekali. padahal kau sama saja" sinis Ayza membuat semua mata langsung menoleh kearah Ayza.


"Apa maksud kamu hah?" pekik Pak Bayu.


"Jangan berani-berani anda teriaki istri saya" ujar Albian penuh penekanan.

__ADS_1


"Kalian mau apa hah? tidak disangka keluarga terpandang seperti kalian bisa-bisanya melakukan trik sampah seperti ini untuk menjatuhkan rekan bisnisnya" cibir ibu Reta seolah bukti tadi hanyalah sebuah kebohongan belaka.


"Tunjukkan" titah Ayza dan di mengerti oleh orang-orang suruhannya.


__ADS_2