Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 78


__ADS_3

Setelah keluarga Nadya tertidur, mereka mulai mengangkat tubuh mereka dan membawanya ke mobil.


Setelah memakan waktu 2 jam lamanya kini mereka semua telah tiba di pelabuhan. dimana akan ada kapal skyboat yang akan membawa mereka ke suatu pulau. Dengan segera mereka mengangkat keluarga Nadya dan membawanya naik keatas kapal.


Usai semuanya siap, mereka langsung menyuruh salah satu anak buahnya untuk menjalankan kapalnya.


"Heh, kurang baik apa kita sama sih ulet bulu, gubuk udah kita bikin. sekarang mending kita segera pergi dari sini sebelum mereka semua bangun" ujar Arvin setelah mereka tiba di pulau yang dimaksud.


.


.


.


Begitu Albian pergi dari butiknya, Ayza langsung keluar menemui Amel.


"Mel, lo tadi ngomong apa sama Albian?" tanya Ayza masih sok cuek.


"Dih kepo banget lo" sahut Amel dengan nada songongnya.


"Mel" Ayza menekankan suaranya hingga Amel hanya bisa cengengesan.


"Hehe... kita tadi ngobrolin ...."


"Hemm sepertinya tanggung banget gue kalo cuma bohong sama Albian. haha maafkan gue ya Ay ini semua demi liburan gue dan Dimas" ujarnya dalam hati.


"Woi, malah melamun lagi" kesal Ayza


"Eh... ngagetin aja lo Ay, gak gue kasih tau nih" goda Amel lalu melanjutkan pekerjaannya tanpa menghiraukan Ayza


"Mel sepertinya elo sudah bosan ya kerja dibutik gue" ujar Ayza santai.


"Ehem... Ayza yang cantik jelita bagaikan bidadari, sini duduk dulu yuk. santai dulu rileks... " Amel langsung meninggalkan pekerjaannya tadi dan memperlakukan Ayza seperti ratu agar dia dapat menjalankan misinya.


"Ay, lo kesal kenapa sama Albian?" tanya Amel yang kini memijat lengan Ayza.


"Em.. itu... itu karena... "


"Eh ini lo apa-apaan? hemm sikap lo ini sungguh mencurigakan mel" ujar Ayza mendekatkan wajahnya ke wajah Amel.


"Hei hei, jangan curigaan begitu.. tak baik tau. hemm lo mau tau gak Albian ngomong apa tadi?"


"Apa?"


"Ahhaa gaya lo Ay pake acara ngambek segala. hemm... mending lo maafin Albian deh Ay, kalau enggak.. "


"Kalau enggak kenapa?" tanya Ayza penasaran


"Kalau enggak Albian mau bunuh diri" jawab Amel dengan wajah yang sangat serius.


"hahaha panik panik dah lo Ay" batin Amel cekikikan


"Lo jangan bercanda ya mel, gak lucu tau gak"


"Yaelah dia gak percaya, Ay kapan gue bohong sama lo coba?" Amel mencoba meyakinkan Ayza.


"Setiap saat lo bohong sama gue"


"Ah lo mah ngadi ngadi aja, udah sana susulin Albian keburu dia di alam kubur" celetuk Amel.

__ADS_1


"Astaghfirullah, tuh mulut dijaga mel" kesal Ayza lalu berdiri dan keluar dari ruangan Amel dengan terburu-buru


"Yesss gue berhasil. i'm sorry Ayza ku sayang" gumam Amel senang karena sahabatnya itu percaya dengan semua ucapannya.


Ayza dengan terburu-buru keluar butik, Ayza langsung menyetop taxi.


Tutt... tutt..


"Duh kenapa gak diangkat sih Al" cemas Ayza.


tutt... tutt..


"Halo Dimas, lo lagi sama Albian gak ya?" tanya Ayza


📞 Enggak Ay, dari tadi gue gak sama dia. ada apa?


"Kira-kira dia kemana ya?" tanya Ayza.


📞 hemm coba lo ke Apartemen dia aja Ay.


"Dimana? "


📞 Lah Albian gak pernah ajak lo kesana Ay?"


"Enggak, udah buruan dimana?


📞 Zebirland. oh ya Ay Amel di..


Buset dah, langsung dimatiin.


.


.


.


Ting...tung...


Cklekkk...


"Siap... a"


"Sayang"


Ayza langsung masuk kedalam apartemen Albian dan mencari apa saja yang dapat melukainya. sedangkan Albian yang melihat tingkah Ayza itu menjadi bingung sendiri.


"Sayang, kamu ngapain ngumpulin ini semua sayang?" tanya Albian melihat semua pisau dan alat dapurnya dikumpulkan pada satu tempat.


"Kamu tuh bukannya bujukin aku biar gak marah lagi tapi kenapa? kenapa malah nyerah dan mau bunuh diri" bentak Ayza membuat Albian mengernyitkan dahinya.


"Bunuh diri? aku?" tanya Albian seraya menunjuk dirinya sendiri.


"hah" kesal Ayza lalu menghempaskan tubuhnya di sofa.


"Sayang, kamu dapat omong kosong itu dari mana? aku gak akan bunuh diri. kecuali kamu meninggalkanku baru aku akan bunuh diri"


"Kamu kalau ngomong yang benar bisa gak sih? kamu sudah berhasil membuatku membuka hati untukmu dan sekarang kau mau meninggalkanku begitu saja?" ujar Ayza yang sudah mulai berkaca-kaca.


"Tidak sayang, aku tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu. aku akan selalu disisimu, kita akan bersama selamanya hingga hanya maut yang akan memisahkan kita" Albian langsung memeluk Ayza dan menenangkannya. di elusnya rambut Ayza dengan lembut dan penuh kasih sayang.

__ADS_1


"Maafkan kesalahan ku yang tadi sayang, aku tidak akan mengulanginya lagi" Albian menghadapkan wajahnya kearah Ayza sehingga mereka kini saling menatap.


Ayza mengangguk lalu mengeratkan kembali pelukannya.


"Dasar Amel biang kerok" rutuk Ayza dalam hati.


"Amel, lo memang bisa diandalkan" Batin Albian senang karena kini Ayza sudah memaafkannya.


"Apa kamu sudah makan sayang?" tanya Albian yang kini sudah melepaskan pelukannya.


"Hemm belum"


"Yasudah aku pesan makanan dulu ya, kamu mau makan apa sayang?" tanya Albian


"hemm Ayam geprek, bakso, mie ayam dan minumnya mau lemon tea" jawab Ayza semangat.


"Sayang...kamu desainer apa kuli?" celetuk Albian


"Iisss jahat masak pacar sendiri dibilang kuli" kesal Ayza langsung memalingkan wajahnya dari Albian.


"Haha...maaf sayang maaf, yasudah aku pesan dulu" Albian langsung mencari resto yang menyediakan menu sesuai dengan yang diinginkan Ayza.


Cukup lama mereka menunggu akhirnya makanan mereka pun tiba.


"Ayo sayang makan" ajak Albian yang sudah menyiapkan semua makanannya.


"Aww" ringis Ayza yang saat akan memasukkan sendok ke mulutnya ia merasakan pedih di bibirnya.


"Kenapa sayang?" tanya Albian cemas.


"Ah... bibirku pasti sariawan. ini gara-gara kamu tadi main nyosor aja" Ayza sangat kesal hari ini.


"Hehe... maaf sayang, sini sini aku tiupin" goda Albian.


"Gayanya aja mau tiupin tapi nanti ujungnya nyosor lagi" sindir Ayza


"Hahaha... kamu itu tau aja sayang. gemas deh" ujar Albian seraya menoel pipi Ayza.


Akhirnya dengan perlahan Ayza memakan semua pesanannya tadi. membuat Albian bengong karena Ayza benar-benar bisa menghabiskan makanan itu semua.


"Anda luar biasa" canda Albian mengangkat jempolnya kearah Ayza.


"Aku sangat lapar sayang dari tadi marah-marah terus hehehe... "


"Hemm iya deh maafkan aku yang membuat kamu marah hari ini sayang"


"Yes okay beib, kan sudah terbayar dengan makanan ini" ujar Ayza dengan senyum manisnya.


"haha sayang ku memang paling bisa" Albian kembali mengecup kening Ayza.


"Sayang sudah malam, mari aku antarkan kamu pulang"


"Hemm apa sayangku tidak suka aku disini?" tanya Ayza.


"Tidak sayang, tak mungkin aku tak suka kamu disini. bahkan aku ingin membawamu kekamar saat ini juga" goda Albian yang sukses membuat Ayza salah tingkah.


"Ayo antar aku pulang" pinta Ayza yang sudah menyambar tasnya dan melangkah keluar apartemen Albian.


"Ahahahaha.... Kamu menggemaskan sekali sayang" gumam Albian lalu ia mengikuti Ayza dari belakang.

__ADS_1


Lanjutannya besok lagi yah guys 😁🙏


__ADS_2