Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 57


__ADS_3

Keesokan paginya, Ayza terbangun karena dering ponselnya terus saja berbunyi. dengan rasa kantuk yang masih mendera Ayza pun mengangkat handphonennya.


"Hmm halo" ucap ayza dengan suara paraunya dan masih dengan mata yang terpejam.


📞Ay, bangun nanti kamu kesiangan loh" ujar seseorang diseberang sana.


"Gue libur" jawab Ayza masih dengan mata terpejam.


📞yah padahal aku sudah didepan apartemen kamu"


Mendengar itu Ayza langsung melihat layar ponselnya untuk melihat siapa yang menelponnya itu.


"Pacar" Ayza langsung mengernyitkan alisnya kala melihat nama penelpon yang tertulis di ponsel tersebut.


"Sejak kapan gue jadi pacar dia,? dasar tukang ngaku ngaku" cibir Ayza dalam hati.


"Ngapain sih? pulang aja sana" usir Ayza yang masih sangat malas untuk bangun.


📞 Ay, aku sudah bawakan sarapan untuk kamu.


"Haissshh... tunggu" dengan sedikit kesal Ayza pun bangun dan hendak membubukan pintu apartemennya.


cklekk....


Untuk sesaat Albian terkagum melihat penampilan Ayza yang baru saja bangun tidur dan tanpa riasan. meskipin make up yang digunakan Ayza selalu tipis seakan tak pernah ber make up tapi kali ini sungguh sangat cantik saat tidak menggunakan riasan apapun di wajahnya


"Masuk, ngapain berdiri disitu seperti orang menagih hutang saja" cibir Ayza membuyarkan lamunan Albian.


"Eh... iya makasih hehe"


"Sarapan yuk, ini tadi aku beli di resto depan tadi" ujar Albian.


"Perasaan gue gak nanya deh" batin Ayza


"Thank's" Ayza saat menerima makanan yang di letakkan Albian di depannya.


"Sama sama cantik" goda Albian seraya tersenyum Sedangka Ayza hanya memutar bola matanya malas.


Suasana kembali hening, baik Albian dan Ayza sama-sama menikmati makanan mereka. namun tak jarang sesekali Albian melirik Ayza lalu tersenyum, hal itu di lakukannya beberapa kali hingga makanan mereka habis.


"Kalau lo libur, berarti kita bisa dong jalan berdua" celetuk Albian saat Ayza tengah membereskan bekas makan mereka.

__ADS_1


"Kenapa gue harus jalan berdua dengan lo?" tanya Ayza


"Yah,, karena aku pengen jalan berdua sama kamu Ay" jawab Albian


"Males gue"


"Ay please... " rengek Albian sambil memegang lengannya, membuat Ayza benar-benar malas.


"Ini piring bisa jatuh, lepas" kesal Ayza namun tak dihiraukan oleh Albian.


"Haiss... banyak maunya, yasudah oke sekarang lepas" ucap Ayza kesal dan Albian pun perlahaan melepaskan lengannya.


"yess.... cup" saking senangnya Albian pun refleks mencium pipi kanan Ayza.


Seketika Ayza pun diam mematung, ini pertama kalinya ia berdekatan dengan seorang pria. dan kini pria itu dengan tak tau malunya mencium pipinya. dengan seketika ia menoleh kearah Albian dengan tatapan yang tajam.


"Lo"


"Hehe... maaf Ay aku terlalu senang jadi refleks" ucap Albian sembari menunjukkan gigi putihnya.


"Hufthhh... " Ayza hanya mampu menarik nafas dan membuangnya kasar. ia merasa sudh tak bisa berkata-kata lagi.


"Gue siap-siap dulu" ujar Ayza yang mulai berlalu meninggalkan Albian yang kini sudah berada di ruang tv.



"Ayo" ajak Albian dengan semangat.


"Kita mau kemana?" tanya Ayza saat mereka sudah berada diperjalanan.


"Masih rahasia" ungkap Albian


"Hemm... " Ayza pun langsung memejamkan matanya karena tadi ia masih sangat ngantuk.


"Ay, bangun kita sudah tiba" ujar Albian sembari mengelus rambut Ayza lembut.


"Emmm... 5 menit lagi bun" jawab Ayza manja dengan mata masih tertutup.


"Bun? hehe ternyata dia bisa semenggemaskan ini juga ya" Albian terkekeh melihat Ayza yang menggemaskan saat tidur.


Setelah 5 menitan, Ayza masih saja belum membuka matanya. namun sebenarnya ia sudah terbangun hanya saja masih enggan untuk membuka matanya.

__ADS_1


"Kalau nanti kamu benar-benar pergi Ay, aku harus apa disini tanpamu" lirih Albian sendu.


"Aku benar-benar mencintaimu Ayza, aku ingin memperjuangkan perasaan ini. mulai sekarang aku akan berusaha melindungimu dan tidak perduli akan nyawa ku sendiri. aku akan berusaha membahagiakanmu Ay, asal kau berada disisi ku, aku merasa mampu menghadapi hari esok" ujar Albian sembari menatap Ayza yang masih memejamkan matanya.


Dari setiap perkataan yang Albian lontarkan terasa sangat tulus di telinga Ayza. bahkan Ayza hampir meneteskan air mata saking terharunya. namun disisi lain ia juga masih bingung karena mereka baru saja dekat, jadi tidak mungkin ia memiliki perasaan yang sama seperti Albian.


"erggmmmm" Ayza meregangkan tubuhnya.


"Apakah sudah tiba?" tanya Ayza pura-pura tak mendengar apapun.


"Iya kita sudah tiba Ay" jawab Albian masih dengan senyumnya yang tak luntur.


"Ayo kita turun" ajak Albian kembali ia dengan cepat keluar dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Ayza.


"Wah sangat indah" ungkap Ayza yang terpesona akan pemandangan yang tersaji disana.


"Kamu suka?" Tanyanya


"Sangat suka" jawab Ayza dengan tersenyum senang.


"Terimakasih Al" sambung Ayza dan di balas anggukan oleh Albian.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


(Hai PHJH disini 😁, sebelumnya author mau minta maaf kalau cerita yang author tulis ini mungkin membosankan atau kurang bagus. author menyadari baik penulisan atau pun jalan ceritanya masih jauh dari kata sempurna. tapi kalian masih mau membaca karya author ini 😭 tentu saja author sangat terharu dan berterimakasih, setiap melihat komentar kalian author selalu tersenyum dan merasa bersemangat kembali. jadi sekali lagi terimakasih banyak para readers semua 🙏🙏🙏😭).


Dan maaf hari ini author hanya bisa menulis 1 eps, dikarenakan author akan sedikit sibuk hari ini. 🙏🙏🙏 😞


__ADS_2