Idola Kampus

Idola Kampus
Eps 36


__ADS_3

"Ada apa ini?" tanya Ayza tiba-tiba yang membuat suasana hening seketika.



"Astaga itu Ayza?" ucap Arvin yang langsung menganga ketika Ayza mendekat kearah mereka.


Albian yang melihat Ayza pun ikut menganga karena terpanah akan kecantikan dari Ayza.


"Waah cantik sekali, siapa wanita itu?" bisik pengunjung lain


"Cantik sekali, apa dia artis?" salah satu pengunjung yang ikut bertanya-tanya siapa sosok cantik yang datang ditengah-tengah mereka.


"Ada apa ini mel?" tanya Ayza yang sudah berdiri disamping Amel.


"Ini Ay, Albian mencari adiknya disini sambil teriak-teriak membuat pengunjung terganggu" ungkap Amel


"Eh nggak gitu,ah maaf gue gak maksud untuk mengganggu pengunjung disini tapi gue.. "belum selesai dengan ucapannya Ayza langsung memotong omongan Albian.


"Stop" ujar Ayza seraya mengangkat telapak tangannya.


Ayza melihat disekelilingnya banyak pengunjung yang melihat kearah mereka, Ayza takut menganggu customernya. Akhirnya Ayza mengajak Albian CS untuk keruangan Amel.


"Mel, ajak mereka ke ruanganmu" setelah mengatakannya Ayza langsung memutar badannya dan kembali naik kelantai atas untuk kembali ke ruangan miliknya.


"Lah kok keruangan gue Ay?" bisik Amel yang sedikit berlari mengejar Ayza.


"Lo lupa, ruangan gue gak bisa sembarang orang masuk" tuntas Ayza dan kembali berjalan.


Albian terus saja menatap Ayza intens, hingga ia tak sadar jika Ayza sudah berlalu meninggalkannya.


"Woi elap tuh iler lo hahaha" ledek Arvin yang melihat Albian terpaku dengan mulut yang menganga.


"Ah sialan lo" kesal Albian yang malu karena kepergok oleh Arvin.

__ADS_1


"Ayo kalian ikut keruanganku" ucap Amel yang kembali menghampiri mereka.


"kami mohon maaf ibu-ibu dan mbak-mbak semua atas ketidak nyamanan ini. silahkan dilanjutkan kembali aktivitasnya" ucap Amel tersenyum ramah sembari membungkukkan tubuhnya.


Albian CS pun ikut meminta maaf dan berlalu mebgikuti Amel yang sudah berjalan duluan.


"Silahkan" Amel mempersilahkan Albian CS untuk masuk keruangannya.


"Ruangan lo cantik banget mel, persis kayak orangnya" goda Arvin.


"Terimakasih, sekarang coba lihat mana foto adik lo itu siapa tahu dia langganan disini" Pinta Amel dengan wajah malasnya.


"ini" Albian memberikan HP nya yang sudah ada foto Syasya.


"Hah, ini kan Syasya, oh jadi dia adiknya Albian" batin Amel dengan menyembunyikan keterkejutannya.


"Gimana yah, gue kasih tau atau nggak ini" batin Amel lagi.


"eh sorry, gue tadi lagi mencoba mengingat-ingat gadis yang ada difoto ini" jawab Amel sedikit gugup tapi berhasil ia sembunyikan.


tok tok tok....


"Masuk"


"Kak Amel i..ni" Arin langsung menghentikan ucapannya karena terkejut ada Albian diruangan Amel.


"Lo bukannya sahabat Syasya? kenapa lo ada disini?" tanya Arvin ketika melihat Arin masuk.


"A... hhaha itu kak anu aku... " Arin bingung harus ngomong apa ke Albian CS, jika dia bilang kerja disini pasti mereka akan terus mencarinya di butik untuk menanyakan keberadaan Syasya.


"Dia adik gue" jawab Amel cepat dan duduk dimejanya.


"Oh...." mereka kompak ber "oh" ria.

__ADS_1


"Oh iya apa lo udah ada kabar dari Syasya?" tanya Albian


"Be.. belum kak" jawab Arin gugup


Albian menangkap adanya kebohongan yang dilontarkan oleh Arin. ia pun langsung meneruskan mengobrol dengan Amel. Albian tetap bersikeras ingin melihat Cctv di butik itu.


Sementara itu Ayza diruangannya mencari keberadaan Dara dan juga Syasya. ia ingin bertanya apa yang sebenarnya terjadi hingga Syasya dicari oleh kakanya sampai segitunya.


"Dara... Sya.." Ayza langsung membekap mulutnya sendiri.


"Hadduh kalo gue teriak panggil nama Syasya pasti sih cowok sableng itu langsung kesini untuk mencari adiknya" gumam Ayza.


"Dara... Dara.... " pekik Ayza mencari keberadaan adiknya itu.


"Da... " ia berhenti ketika melihat adiknya dan Syasya bersembunyi di dalamtoilet sambil berjongkok.


"Kakak hehe" ujar keduanya yang cengengesan sambil menggaruk kepala mereka yang tak gatal.


"Ngapain hm?" tanya Ayza dengan menyilangkan tangannya kedepan.


"Hehe maaf kak, Syasya bisa jelaskan" ucap Syasya segera.


"Jelaskan" Ayza langsung berjalan menuju sofa dan duduk di sana sedangkan Dara dan Syasya masih berdiri didepan sofa tepat didepan Ayza duduk.


Namun belum sempat Syasya membuka mulut.


"Ay" Amel langsung nyelonong masuk kedalam ruangan Ayza dengan sedikit cemas.


"Kalian ngapain berdiri disitu?" tanya Amel yang merasa heran.


"Mereka hutang penjelasan denganku" ujar Ayza datar, sebenarnya ia tak marah namun ia ingin mendengarkan adik-adiknya itu jujur.


"Dan lo kenapa mel, cemas begitu?" tanya Ayza yang masih duduk santai disofa sambil terus menatap Syasya dan Dara, sedangkan mereka berdua yang ditatap hanya menunduk tak berani melihat Ayza.

__ADS_1


__ADS_2