Impian Jumirah

Impian Jumirah
Bab 44.


__ADS_3

"Wik... panggil Ibumu cepetan! Suruh dia obati kaki bapak,aduh...sakit!"Teriak Pak Sutejo sambil merintih kesakitan.


Pak Sutejo kepleset dan terjatuh saat sedang membetulkan atap rumah yang bocor membuat kakinya keseleo.


"Ealah pak...sabar napa pak,ibu lagi bikin ramuan buat ngurut kaki bapak ini lho!"Seru Bu Lasmi dari dapur sedangkan Dewi terlihat cuek rebahan diatas sofa sambil memainkan handphonenya diruang tengah.


"Wik... tolongin ibu napa Wik! Bikinin sayur bening buat bapakmu gih,ibu mau ngobatin kaki bapakmu dulu."Perintah Bu Lasmi saat melihat anak gadisnya malah bersantai-santai rebahan di sofa sambil memainkan ponselnya.


"Nanti dulu bu nanggung,lagi seru nih!"Jawab Dewi belum mau bangun dari rebahannya.


"Ealah bocah, lama-lama tak banting handphonenya!"Seru Bu Lasmi merasa geram dengan sikap anak gadisnya yang pemalas, setiap hari pekerjaannya hanya mainan handphone saja tidak mau membantu mengerjakan pekerjaan rumah."Wik...mau masakin sayur bening apa mau tak banting handphonenya!"


"Ih...iya bu, bawel banget sih ibu nih!"Dengan malas Dewi bangun dari rebahannya bergegas pergi kedapur untuk membuatkan sayur bening buat bapaknya yang sedang sakit.

__ADS_1


"Anak gadis tuh jangan males, nanti jauh jodohnya,"nasehat Bu Lasmi sambil berjalan kekamar hendak mengobati kaki suaminya yang sakit menggunakan ramuan tradisional buatan sendiri.


"Lama banget sih bu, sakit ini!"Bentak Pak Sutejo dengan suara keras.


"Walah pakne,gak tau apa ibu banyak kerjaan,nyuci nyapu, ngepel,ini tadi mau masak malah bapak teriak-teriak minta diobati."Protes Bu Lasmi duduk disamping suaminya yang saat ini sedang berbaring diatas kasur sambil merin**tih kesakitan.


"La Dewi memangnya kemana bune!"Seru Pak Sutejo dengan suara keras.


"Lah mboh kae Dewi pak,ibu pusing ngurusi tuh anak pemalas, mumpung hari minggu gak sekolah bukannya bantuin ibunya,ini boro-boro,dari pagi sampai sekarang mainan HP mulu,tobaaat-tobat!"Ucap Bu Lasmi sambil mengoleskan ramuan itu ke kaki suaminya.


"Kok malah ibu yang disalahkan toh pakne,bapak juga salah jadi bapak terlalu cuek sama anak."Balas Bu Lasmi jadi kesal.


"Adoh... sakit bune pelan-pelan dong!"Teriak Pak Sutejo karena Bu Lasmi tiba-tiba memukul kakinya yang sakit.

__ADS_1


"Hehehe... maaf pak,ibu gak sengaja, sorry gerakan alam,bapak sih!"Ucap Bu Lasmi malah cengengesan.


"Gerakan alam apanya sih bu,ibu sengaja mau bikin kaki bapak buntung!"Seru Pak Sutejo sambil meringis kesakitan.


"Pak, kemarin ibu habis belanja mampir kerumah kontrakan Jumirah sama Farel,ibu kangen pingin ketemu mereka tapi kata tetangga katanya mereka sudah pindah."Kata Bu Lasmi memberitahu.


"Pindah kemana katanya bune?"


"Gak ada yang tau mereka pindah kemana,kata tetangga,mereka dijemput mobil mewah."Jelas Bu Lasmi.


"Waduh hilang deh sumber pendapatan kita bu, kepada siapa lagi kita minta uang."Ucap Pak Sutejo.


"Ealah pak, kalau pingin punya duit kerja dong pak, jangan bisanya cuma minta doang, kasihan mereka selalu diminta uangnya sama kita."Potong Bu Lasmi.

__ADS_1


"Buat apa punya anak sudah pinter cari duit kalau gak bisa memberi kita uang."Kata Pak Sutejo dengan santainya.


"Sudahlah malas ngomong sama bapak, mending ibu mau lihat Dewi,tadi tak suruh masak sayur bening sudah selesai belum dia."Ucap Bu Lasmi selesai mengobati kaki suaminya.


__ADS_2