
"tuan chef" panggil dira kepada elang yang sedang asyik menonton berita di tv.
elang menoleh dan terkejut melihat dira yang basah kuyup "abis kejebur di got?"
dira melihat dirinya sendiri yang terlihat seperti kucing yang menyedihkan.dira mencebik "salah tuan chef ini.." dira mengerucutkan bibirnya dan elang menaikan sebelah alisnya "harus nya ngajak aku kesini tu di periksa dulu keran airnya,masa keran aja sampe karatan tuan chef nggak tau?"
dira berbalik menuju kamarnya dan diikuti elang dbelakangnya.
sesampainya dikamar mandi yang berada dikamar dira.
"tuh liyat" dira menunjukan pipa yang masih mengeluarkan air karna kerannya patah saat dira memutar kerannya.
elang menghembuskan nafasnya kemudian mengambil sebuah kain kemudian menyumpal pipa tersebut.
"sementara biar begitu dulu,besok biar diganti sama tukang pipa,mau manggil sekarang pun percuma karna diluar hujan" ucap elang keluar dari kamar mandi "kamu bisa mandi di kamar ku" kemudian keluar dari kamar dira.
***
"aduh laper...ada makanan apa ya?" dira membuka kulkas dan terperangah melihat isinya yang penuh.
dira melihat ayam didalam dan tiba-tiba pengen bikin ayam geprek super pedas.
dira memasak nasi pada magic kom dengan air panas agar cepat matang kemudian menyiapkan bumbu-bumbunya, dan mulai menggoreng ayam krispy nya.
"oke ulekan mana ya?" dira sedang bingung mencari ulekan,namun sebuah suara menghentikan langkahnya.
"sedang apa?" tanya elang yang baru datang dari ruang tv.
"laper tuan chef,ini lagi mau bikin ayam geprek" jawab dira dengan cengiran kudanya.
"kenapa pakai itu" tanya elang heran.
dira melihat dirinya sendiri pasalnya dira memakai handuk kimono saat masak.
"mmm...itu tuan...mmm" dira tidak bisa menjelaskan alasannya,dan langsung menarik tangan elang menuju kamarnya,lagi. dan tentu terlebih dulu ia mematikan kompornya.
sesampainya dikamar dira membuka pintu lemarinya,dan tentu elang terbelalak kaget melihat isinya.
elang terkejut karna isi lemari dira penuh dengan lingerie yang sexy,tentu saja dira tidak mungkin memakainya.
"katanya orang suruhan tuan sudah membawa baju-bajuku?terus ini apa tuan?" dira menunduk antara putus asa atau malu, entahlah.
elang kembali menghembuskan nafas beratnya sambil mengusap wajahnya"pasti kerjaan mama,kamu bisa pakai bajuku dulu,besok biar aku suruh orang mengambil pakaianmu"
dira menuruti elang dan akhirnya ia memakai akus putih milik elang yang tentu terlalu besar untuk ukuran tubuh nya yang mini.
untung dilemari tadi sudah ada pakaian dalamnya jadi dira masih nyaman ketika memakai kaus over size nya.
setelah selesai mengulek sambalnya,kemudian mengguyurkan minyak sisa penggorengan ayamnya,dira langsung menaruh ayam krispy yang sudah dingin tadi diatas cobek yang penuh dengan sambal, kemudian menyajikannya diatas meja makan.
"tuan mau ikut makan?" dira yang sudah mulai memasukan nasi beserta ayam dimulutnya,melihat elang yang berjalan mendekati nya kemudian duduk berhadapan dengan dira
elang menggeleng ketika melihat eyam yang memerah karna dipenuhi cabai "kamu saja yang makan" kemudian meminum air putih digelas dira.
"yah...kok diminum,itu tadi sudah dira pake buat minum lho tuan" jelas dira karna elang yang tiba-tiba mengambil gelasnya.
elang hanya menaikan kedua alisnya dan bersikap seakan tak peduli.
dira pun mengalihkan perhatiannya pada makanan didepannya,sungguh nikmat,apalagi disantap saat perutnya yang benar-benar keroncongan.
elang memperhatikan dira,melihat gadis itu yang merasa kurang nyaman dengan kausnya, karna bagian kerah nya yang sering melorot dan tentu mengekspose pundak mulus milik dira,karna lubang kerah nya yang terlalu besar untuk dira.
jangan lupa dengan wajah dira yang memerah karna menahan pedas,bibir yang terlihat merona,serta peluh yang bercucuran di pelipis dira,entah mengapa membuat jantung elang berdesir hebat,
elang menelan salivanya dengan berat,hingga jakunnya naik turun tak beraturan.
__ADS_1
ya tuhan elang benar-benar tersulut gairah yang begitu besar,sudah lebih dari satu bulan ia menahan hasratnya untuk tidak menyentuh dira,dia ingin menunggu hingga istrinya itu siap,
elang tahu dira tidak mencintainya saat mereka menikah,namun elang berbeda, saat pertama kali bertemu,ia sudah tertarik pada gadis dihadapannya ini.
ia ingin menunggu hingga saat yang tepat,namun pemandangan dihadapannya ini sungguh menyiksa batin dan tentu hasrat kelelakiannya.
elang beranjak menuju kulkas yang berada dibelakang dira untuk mengambil air dingin,
setelah meneguk airnya,kini elang duduk disamping dira.memperhatikan gadis itu yang sedang mengipas-ngipas wajahnya yang memerah karna kepedasan.
"huh...mantap" ucap dira yang sudah akan menyimpan piring bekasnya.
namun tangannya dicekal oleh elang yang sejak tadi memperhatikannya.
"k-kenapa tuan?" dira keheranan pasalnya begitu erat genggaman elang pada pergelangan tangannya,lebih tepat dengan cengkraman.
tangan elang yang satunya lagi meraih tengkuk dira kemudian menariknya mendekat.
dira hanya mengerjap bingung.
ada apa ini?apa yang akan dia lakukan? tidak mungkin ingin mengalihkan perhatian ku lagi kan?ini...
yang semula hanya kecupan-kecupan kecil kini berubah menjadi lumatan yang lebih menuntut.
elang melancarkan serangannya ketika dira membuka sedikit bibirnya.
elang menyusupkan lidahnya memenuhi rongga mulut dira,dicecapnya rasa manis dan rasa hangat dalam mulut dira saat ini.
otak dira yang tadinya ingin memberontak kin dikalahkan oleh rasa nikmat dari bibir elang,
tak hanya bibirnya yang sudah menguasai dira,kini tangan elang pun ikut bergerilya menyusuri lekuk tubuh dira.
kulit yang halus semakin membuat degub jantung elang semakin terpompa,
tidak ada penolakan. batin elang.
gelora cinta yang begitu besar membuat elang dengan mudah memindahkan dira dikamarnya.
dira hanya bisa pasrah dengan seluruh apa yang elang lakukan pada tubuhnya. bahkan tanpa dira sadari kini elang sudah berhasil melucutinya hingga tanpa ada sehelai benang pun yang melekat padanya.
"are you ready?" bisik elang.namun dira hanya bisa diam dan keterdiaman dira,elang anggap sebagai lampu hijau untuknya menjamah surganya.
"emmmhhh...." suara desahan tertahan oleh dira ketika tangan dan lidah elang yang dengan rakusnya memainkan gundukan sintalnya.
"t-tuan" desah dira
"call my name baby"bisik elang ditelinga dira, yang kemudian menjilat basah tulang rawan dira tersebut,membuat pemiliknya semakin melayang.
ini pertama kalinya bagi dira yang hanya bisa pasrah dengan seorang lelaki.
" el...uggghh..."erangan dan desahan menjadi satu,terdengar seirama dengan debaran jantung dua insan yang saling beradu dalam kehangatan cinta yang membara.
dan pada akhirnya merekapun mendapatkan puncak kenikmatan bersama.
elang mengecup bibir dira sekilas,memperhatikan wajah itu mencari ada atau tidaknya penyesalan.
dira yang menyadari diperhatikan oleh elang langsung menenggelamkan wajahnya pada dada bidang suaminya itu.
wajahnya terasa panas,pasti kini sudah memerah.
dira malu.
back song
sesuatu yang indah by padi
__ADS_1
*kekasihku...
aku telah mengenalmu sekian lama
sepatutnya...
aku bisa mencintaimu sepenuh hati
kuharapkan engkau dan aku
saling mengerti bukan menyakiti
tak perlu lagi
ada pertengkaran
kini aku temukan
telah aku dapat kan
jauh sudah tersimpan
sesuatu yang indah dari dirimu
semoga aku bisa...
mungkin pun aku mampu
untuk dapat memberikan tulus hatiku
kekasihku...
betapa aku tak pernah dapat membuaimu
dengan kata-kata cinta
yang mungkin bisa menyejukanmu
sungguh aku masih ingin
terus mencari dalam jiwamu
rasa ini ingin ku akui
kini aku temukan...
telah aku dapatkan
jauh sudah tersimpan
sesuatu yang indah dari dirimu
semoga aku bisa...
mungkin pun aku mampu
untuk dapat membahagiakan hatimu*...
makasih yang udah setia menunggu...
next?
like n koment dulu ya...
__ADS_1