Istri Kesayangan Chef Tampan

Istri Kesayangan Chef Tampan
duapuluh empat


__ADS_3

Dira baru saja selesai membuat makan siang untuk dirinya sendiri,karna setelah Elang mengantarnya keapartemen, pria itu langsung pergi.


kringgg...krinnggg...


Suara dering phonsel Dira berbunyi. Dilihatnya nama Lola disana,kemudian ia geser layar itu untuk menjawab panggilan dari kawannya itu.


"hal-"


"aaaahhhh...." belum sempat Dira menyelesaikan sapaannya, jeritan Lola membuat telinganya berdengung. Sontak Dira menjauhkan phonsel dari telingannya.


"Ada apa?"


"kau sudah liat akun instagram chef el?". Dira mengernyitkan alisnya,


" memangnya ada apa?" tanyanya.


"oh Dira...sepertinya kita harus saling berpelukan untuk menikmati rasa patah hati ini bersama,kau dimana? aku ingin memelukmu sekarang".ucap Lola dramatis, tiba-tiba suara Fitri yang terdengar " *jangan dengarkan Lola, kau dimana? menghilang beberapa hari malah kita denger kabar kamu resign dari sini?".


apa?jadi Elang sudah memecatku dari restoran diSurabaya*?. batin Dira.


"oh...mmm...aku dapat kerjaan yang lebih bagus dan gajinya lebih tinggi" ucap Dira memberi alasan.


"benarkah? kenapa tidak memberi kabar sebelum pergi,setidaknya traktir kita-kita buat pamitan"


" mmm...lain kali kita atur waktu ya,nanti ku traktir kalian"


terdengar suara helaan nafas dari seberang sana "jadi sekarang kamu dimana?"


"sekarang aku sudah ada di jakarta"


"APA...!!!!". suara disana terdengar serempak.


" sudahlah...tidak usah berlebihan. Jadi ada apa sama instagram chef Elang" tanya Dira mengalihkan.


"kamu cek sendiri aja deh...udah dulu ya... da...".Fitri mematikan panggilannya. Dan Dira mengecek phonselnya. Penasaran juga dengan apa yang dikatakan oleh Lola tadi.


" Kali ini dia memajang foto dengan gadis mana lagi?" gumam Dira sambil membuka aplikasi ig nya.


Sontak kedua mata Dira membesar hampir saja melompat dari tempatnya...


"ASTAGAAA......EL....!!!!" teriaknya dengan mengacak-acak rambutnya sendiri.


"apa-apaan ini!!!" Dira melihat postingan Elang disana,terlihat foto Elang memeluk seorang gadis yang sedang terlelap diatas ranjang, walau sebagian wajah gadis itu tertutup oleh helaian rambut,namun Dira masih bisa mengenali siapa gadis yang ada dipelukan Elang itu.


Foto dirinya sendiri,bersama Elang yang tadi malam Elang ambil setelah ia terlelap. Namun yang lebih membuat heboh lagi adalah caption difoto itu.#mywifemyloveforever.


Dira mengusap wajahnya.


Ada apa dengan otak pria itu? apa konslet? bisa-bisanya membuat postingan seperti itu.


Dira merasa kesal sendiri pada apa yang dilakukan suaminya, Tidak biasanya Elang mengumbar hubungan mereka seperti itu.

__ADS_1


Oke, Dira harus menelfon Elang untuk meminta jawaban.


Namun panggilannya selalu diluar jangkauan. Akhirnya,Dira hanya menghabiskan waktunya sendiri diapartemen dengan mendengarkan lagu-lagu kesukaannya.


Rasa bosan menderanya,namun sama sekali tidak ada yang bisa ia lakukan.


"huft...sepertinya aku memang tidak pantas berdiam diri dirumah" grutunya,kemudian mengambil phonselnya dan membuka kembali aplikasi IG nya.


Rasa kesal semakin menderanya saat membaca koment para netizen disana.


Netizen A: gila...jadi chef Elang sudah menikah?


Netizen B: aku patah hati huhuhu...


Netizen C: hari patah hati sedunia


Netizen D: siapa gadis itu?


Netizen E: mungkin jelek kali ya? sampai membuat Chef Elang menutupi wajahnya.


Netizen F: sepertinya itu bukan si model papan atas itu deh...


Dan masih banyak yang lainnya.


"Tuh kan bener...pasti akan banyak yang tidak suka jika ada berita bahwa dia sudah menikah...tapi kenapa juga dia melakukan ini? bukannya dengan begini malah bisa membuatnya dijauhi sama para pacar-pacarnya?" Dira menggaruk kepalanya yang tiba-tiba terasa gatal.


Karna penasaran,Dira menscrool layar phonselnya kemudian membuka profil suaminya. Ia ingin tau apa saja yang pernah diposting oleh suaminya.


"benar-benar tidak ada yang menarik, dia tidak pernah memposting apapun selama ini, kenapa tiba-tiba mengunggah foto itu" gumam Dira sendiri sambil menggeleng - geleng kan kepalanya, karna tidak bisa menebak alasan apa yang membuat Elang sampai melakukan hal itu.


***


Seperti yang Elang katakan,ia akan pulang larut malam ini, jadi Dira memutuskan untuk tidur lebih dulu.


Ketika Dira masih berada jauh dialam mimpinya,sebuah tangan melingkari perutnya. Dapat Dira rasakan ada sebuah pelukan dari punggungnya.


Dira mengerjapkan matanya,sambil mengumpulkan nyawanya kembali, kemudian melirikan matanya pada jam dinding yang sudah menunjukan pukul 2:30 dini hari.


"Sudah pulang?" tanya Dira dengan suara paraunya.


Elang mengangguk sebagai jawaban.


"Mau ku buatkan makanan?" Dira masih dengan posisinya.


Dira bisa merasakan gelengan kepala Elang dari tengkuknya."Aku ngantuk, mau tidur" kemudian mengeratkan pelukannya, dan terlelap dipunggung Dira.


Dira meregangkan tangan Elang yang memeluknya,kemudian memutar tubuhnya, hingga menghadap suaminya lalu menyelipkan tangannya didawah langan atas suaminya dan membalas pelukan hangat suaminya.


Kemudian kembali merapatkan kedua matanya dalam dekapan hangat suaminya.


ting tong...ting tong...

__ADS_1


Dira yang sedang menyiapkan sarapan didapur merasa terusik karna mendengar bel yang berbunyi nyaring.


Ia kemudian melepaskan apronnya lalu berjalan menuju pintu depan.


Ckleek...


Dira membuka pintu, dan mendapati seorang pemuda yang dikenalnya tengah berdiri didepannya.


"Kau?" ucap Dira terpotong saat mata pemuda itu menatap kedua matanya.


"Aku mau bertemu dengannya" Ucap pemuda itu yang tidak lain adalah Dewa.


"o-oh..." Dira memundurkan tubuhnya,memberi ruang untuk Dewa agar bisa masuk kedalam Apartemennya.


"El masih tidur, duduk lah dulu ku buatkan minum" ucap Dira mengekori Dewa yang menuju sofa kemudian mendudukinya. "kopi?" tanya Dira memastikan setelah Dewa mendudukan bokongnya diatas sofa.


Dewa mengangguk sebagai jawaban, entah kenapa dia merasa sungkan pada seorang Dira setelah mengetahui bahwa ternyata istri dari kakaknya adalah Wulannya, Wulan kesayangannya.


Dira menuju dapur untuk membuat dua cangkir kopi, satu untuk Dewa dan satu lagi untuk Elang nanti.


Setelah menyuguhkan kopi untuk Dewa,Dira menuju kamarnya untuk membangunkan Elang yang masih tertidur.


Namun saat ia masuk kedalam kamarnya, Diranjang sudah tidak ada siapapun. Terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi,itu pertanda bahwa Elang sudah bangun dan kini sedang mandi didalam.


"Tuan chef..." panggilnya "Kau didalam?" tanya Dira kemudian.


"hmm" hanya gumaman namun Dira bisa mendengar jawaban Elang yang berada didalam.


"Dewa ada didepan,dia ingin menemuimu".


ckleek...


Pintu kamar mandi terbuka,dan Elang keluar dengan handuk yang meliliti pinggangnya.


Terlihat otot-otot kotak disana, pahatan sempurna pada tubuh manusia dari ciptaan yang kuasa.


" Kamu ngiler tuh" ucap Elang terkekeh.


"Eh si-siapa juga" Reflek Dira mengusap bibirnya sendiri karna ucapan Elang. Padahal tidak ada apa-apa disana.


"Kau keluar saja dulu, ajak dia mengobrol, aku pakai baju dulu" Elang membuka pintu lemarinya dan mengambil pakaiannya.


"Tidak, aku mau disini saja" ucap Dira cepat.


"oh ayolah...ini akan lama jika kamu disini" Elang mengenakan kausnya.


Dira mengedarkan pandangannya pada arah lain saat Elang hendak memakai celananya "Aku akan keluar" kemudian terburu-buru keluar dari kamarnya.


Elang kembali terkekeh melihat wajah merah Dira saat melihatnya berpakaian tadi.


Kenapa gadis itu masih malu saat melihat tubuhnya, padahal mereka sudah hampir dua tahun menikah.

__ADS_1


__ADS_2