Istri Kesayangan Chef Tampan

Istri Kesayangan Chef Tampan
sebelas


__ADS_3

usai pergulatan panas tadi,dira kini berbaring dipelukan elang dengan kepalanya berbantal pada lengan kekar elang.


"besok aku akan mengumumkan pada seluruh pegawai kalau kamu adalah istriku" ucap elang sambil memainkan rambut dira dengan tangannya yang dijadikan bantalan dira.


"ha?" dira menjauhkan wajahnya untuk menatap wajah tampan suaminya.


"kenapa?" elang mencubit gemas hidung mancung dira danembuat pemiliknya meringis kesakitan.


"kenapa tiba-tiba mau ngumumin?" heran dira "kenapa nggak kemarin-kemarin setelah menikah?"


"karna kemarin kamu masih belum seratus persen menjadi istriku" jawab elang menarik kepala dira agar kembali bersandar dilenganya.


dira mengerti maksud dari tuan chef nya ini, ia bisa dikatakan seorang istri setelah melayani suaminya diatas ranjang.


"nggak usah di umumkan"


"kenapa?"


"nanti semua karyawan malah menjauhiku, dan lagi mereka pasti akan jadi sungkan, aku butuh kerjaan ini tuan,dan aku ingin bekerja dengan tenang"jelas dira " lagi pula sejak kapan tuan mencampur adukan pekerjaan dengan urusan pribadi?"


"jangan memanggilku tuan,itu seperti aku meniduri wanita bayaran" bukannya menjawab pertanyaan dira malah elang lebih fokus dengan kata 'tuan' pada pernyataan dira.


dira mengernyit, "hahaha...benar juga ya tuan... eh-" dira mengelus keningnya karna kembali mendapat sebuah sentilan dari elang "abis udah terbiasa sih...terus aku harus panggil apa?"


elang terlihat sedang berpikir "mmm... panggil sayang juga tidak apa"


"sayang?" dira mencoba mempraktekan panggilannya sambil mengelus lembut pipi suaminya "kok aneh ya?aku panggil chef aja ya??" rayu dira.


"itu panggilan untuk di restoran" elang sudah bersiap menyentil kening dira lagi namun tangan dira lebih dulu menutupi keningnya.


selamat...huft...


"mmm...kenapa jadi bahas masalah panggilan sih?" dira mencebik.


"jadi bahas apa?besok aku akan mengumumkannya jika kamu masih memanggilku chef lagi" tegas elang.


"oke...oke..sa-sayang" dira tergugup sambil menyunggingkan senyum kudanya.


"tentu tidak geratis untuk ku tutup mulut" elang dengan senyum smirk nya.


dira memandangnya penuh kecurigaan.


"beri aku ciuman" ucap elang kembali sambil menutup matanya.


dirapun hanya mencebikan bibirnya,kemudian menuruti kemauan elang.


namun bukan hanya ciuman yang elang ingin kan,tangan elang kembali menggerayangi tubuh dira yang sudah memakai kembali kaus elang,namun dira secepat kilat menghentikan tangan elang,karna jika dibiarkan akan jadi gawat.


"masih sakit" ucap dira menghentikan tangan elang.


"oke...cuma cium" ucap elang kemudian kembali menciumi bibir dira yang menggoda.


"kamu lahir dikota mana?" tanya elang disela-sela ciumanya.


dira merasa aneh,kenapa elang membahas kota kelahirannya disaat seperti ini.


"se-semarang" ucap dira merasa geli karna elang bermain-main di tengkuk dira.


"pantas"elang dengan senyumnya.


"pantas kenapa?"tanya dira heran.


" rasanya manis seperti wingko babat"elang tertawa terbahak didalam tengkuk dira.

__ADS_1


dira menarik rambut elang agar elang melihatnya.


"jadi mau melawak ya....hemmmm?" dira mencubit perut elang,dan membuat pemiliknya mengaduh kesakitan "jadi kalau aku dari bali,aku seperti pai susu begitu hah?" kembali mencubit perutnya disisi yang lain.


dan merekapun tertawa bersama-sama sepanjang malam.


***


"kamu masak nasi buat sarapan?" tanya elang begitu memasuki ruang makan dan mendapati dira sedang menyiapkan sarapan untuk mereka, berupa nasi,tumis kangkung dilengkapi dengan ayam goreng dan juga tempe.


"iya...perutku nggak kuat kalau cuma sarapan roti,sudah satu bulan aku menahannya waktu tinggal sama mama kemarin" jelas dira yang masih sibuk merapikan alat masak yang tadi ia gunakan.


elang yang tadinya sudah menarik kursi untuk ia duduki tidak jadi dan beranjak mendekati dira dan dengan tiba-tiba memeluk dira dari belakang,sontak membuat gadis itu terkejut.


"astaga...membuatku kaget saja" reflek dira menyikut perut elang,membuat elang mengaduh.


"aw..." elang meringis memegangi perut yang sebenarnya tidak sakit.


"aduh...maaf,nggak sengaja" dira mengelus perut elang yang tadi ia sikut tadi "dimana yang sakit?"


"kebawah lagi" elang masig berpura meringis dan dira menurut untuk menggeser tangannya kebawah "kebawah lagi" ucap elang lagi "aw...!" elang meringis karna dira bukannya menurut malah mencubit perut elang.


"mesum...!" dira mencebik dan elang tertawa.


"heran juga...baru tahu aku kalau sifat kamu yang sebenarnya mesum nya level sembilan"


elang tiba-tiba mengecup bibir dira "aku mesum hanya padamu sayang" kemudian duduk dikursi yang akan ia duduki tadi.


merekapun sarapan dengan tenang dan tidak lupa sesekali menggoda dira.


seperti itulah sifat elang yang baru diketahui oleh dira,chef galak ternyata begitu mesum aslinya.


merekapun benar-benar tidak mempublikasikan hubungan mereka,bahkan sudah dua tahun terlewatipun tidak ada satu orang pun karyawan elang yang mengetahui hubungan atasannya dengan teman kerja mereka.


mobil porsche elang memasuki pekarangan mansion mewah milik mamanya,akhirnya elang mengantarkan dira untuk mengunjungi mamanya.


mama mary sudah menyambut dira dan elang didepan pintu utama.


pelukan hangat selalu mama mary berikan kepada dira setiap mereka berjumpa.


"ayo masuk sayang...mama sudah menyiapkan makan enak lho" ucap mama mary menggiring sepasang sejoli itu langsung menuju ruang makan.


berbagai hidangan sudah memenuhi meja makan,membuat dira hampir meneteskan air liurnya,tau sendiri hoby dira adalah makan makanan enak.


mereka memulai acara makan siangnya,


"sebenarnya ada apa mama menyuruh kami datang" selidik elang,pasalnya mama mary pasti punya tujuan tertentu jika mengundang dira dan elang.


mama mary menghentikan makannya "kemarin tio datang" ucap mama mary,seketika membuat elang juga menghentikan kunyahannya.


elang tau siapa itu tio,tio adalah sekertaris papanya, mantan suami mama mary.


"kenapa tio kemari?" elang meminum air putih didepannya karna mendadak tenggorokannya terasa kering.


mama mary menghembuskan nafasnya berat "papa mu terkena stroke,dia ingin bertemu denganmu" jelas mama mary "sekalian ajak dira kejakarta,biar papa mu kenal dengan menantunya"


dira hanya menyaksikan obrolan antara ibu dan anak itu.


dira tidak tau menahu mengenai keluarga elang,yang dia tahu mama mary bercerai dengan suaminya dan elang mempunyai adik laki-laki yang kini tinggal dengan papanya.


"ayo sayang makan yang banyak..." ucap mama mary karna melihat dira yang hanya menatap kosong piring didepannya"makan yang banyak biar sehat,mama ingin kalian melakukan program hamil"


ucapan mama mary membuat dira terbatuk-batuk oleh salivanya sendiri.

__ADS_1


mama mary pun menyodorkan gelas berisi air putih pada dira "kok sampe batuk-batuk gitu? elang sudah melakukan tugasnya kan?" mama mary melirik elang yang sedang menyuapkan makanannya kemulutnya. tapi yang dilirik hanya acuh tak menjawab.


namun sepertinya mama mary menyadari ada beberapa tanda merah dileher dira,membuatnya tersenyum senang karna hubungan pernikahan putranya yang dulu ia kira hanya akan berumur seumur jagung namun ini sudah berjalan hampir dua tahun.


"inget umur el...kamu sudah hampir tiga puluh dua tahun,kalau dira sih masih muda..." mama mary menaruhkan lauk lagi kepiring dira "nggak malu kamu kalau sampai disangka om nya dira?" sindir mama mary.


"mama nggak bosen setiap kali ketemu el selalu bahas umur?" ucap elang sinis, pasalnya mama mary selalu mengungkit umur elang yang sudah kepala tiga dan sudah saatnya memberi seorang cucu untuknya.


back song: kasih putih by glen fredly


*terdalam yang pernah kurasa


hasrat hanyalah untukmu


terukir manis dalam relungku


jiwamu...jiwaku menyatu


biarkanlah kurasakan


hangatnya sentuhan kasihmu


bawa daku...penuhiku


berilah diriku kasih putih


dihatiku


(kudatang padamu kekasihku)


ku curahkan isi jiwaku


hanyutkan daku dalam air hidup


kau bawa slamanya diriku


biarkanlah kurasakan


hangatnya sentuhan kasihmu


bawa daku...penuhiku


berilah diriku kasih putih


dihatiku


peluk daku oh kasihku


taburiku dengan cinta


biarkanlah kurasakan


hangatnya sentuhan kasihmu


bawa daku...penuhiku


berilah diriku kasih putih


dihatiku*...


next?


like n komentnya ya...

__ADS_1


__ADS_2