Istri Kesayangan Chef Tampan

Istri Kesayangan Chef Tampan
limabelas


__ADS_3

"hahahahahha!!!! jadi gitu? bisa juga lo ngerjain tu anak" tawa dewa pecah saat dira menceritakan pengalamanya pagi tadi disekolahnya.


"malah ketawa" ujar dira bersungut-sungut,namun dia ikut tertawa juga "sumpah ya tu anak,nggak diajarin tata krama sama orang tua nya atau gimana,bisa nya cuma bully orang aja"dira kesal.


dira menceritakan pada dewa kejadian tadi pagi saat dia pertama masuk sekolah.


karna berangkat bersama dewa tadi pagi,ada seorang gadis yang tidak terima,dia bernama amanda.


dan saat jam pelajaran dimulai setelah bel istirahat berbunyi,tiba-tiba tangan dira ditarik oleh seseorang.


dira digiring menuju toilet sekolah,mereka bertiga sedangkan dia hanya sendiri.


"jadi lo yang tadi pagi berangkat bareng sama dewa" gadis bernama amanda itu mencengkeram dagu dira dengan kuat, dira tidak bisa melawan karna kedua tangannya dicekal oleh teman-teman amanda.


apa!!!jadi ini gara-gara tadi pagi aku berangkat bareng tuan muda??


amanda menarik rambut dira hingga membuat dira tersungkur kedepan karna kedua teman amanda mendadak melepaskan kedua tangannya.


kembali amanda ingin menarik rambut dira,namun tidak bisa karna dira lebih dulu mencengkeram tangan amanda yang terulur akan meraih nya.


amanda memekik kesakitan karna bukan hanya cengkraman yang dira berikan,namun juga cakaran.


teman-teman amanda bermaksud menolong, namun dira yang sudah bisa berdiri kembali memberikan tendangan dibagian perut salah satu teman amanda,membuat dia mengerang kesakitan.


dan saat teman amanda yang satu lagi akan mendekat,dira menatapnya dengan tatapan yang membunuh,membuat teman amanda itu bergidik takut dan mundur.


sedangkan kini tangan dira yang tadi mencengkeram tangan amanda kini berpindah menarik rambut amanda,membuat ia semakin mengaduh kesakitan.


"kamu pikir,semua orang bisa dengan mudah kamu bully" bisik dira tepat ditelinga amanda "harusnya kamu bersyukur karna masih bisa sekolah,diberi fasilitas terbaik dari orang tua kamu...bukannya membuat orang tuamu bangga malah mempermalukan orang tua yang sudah mengurusimu sejak kecil" dira melepaskan cengkramannya pada rambut amanda kemudian pergi dari toilet itu.


dan untuk memberikan pelajaran pada para pembully itu,dira mengunci ketiga gadis itu dalam toilet yang sebelumnya dira sudah mengambil phonsel dari ketiga gadis itu.


tak lupa menaruh tulisan 'toilet rusak' pada pintu toilet tersebut.


dewa mengacak rambut dira yang kini sedang serius mengerjakan tugasnya.


mereka duduk didepan meja didepan televisi. dewa memperhatikan dira yang sedang serius dengan buku-bukunya,karna dia tertinggal pelajaran hampir dua minggu jadi dia harus bisa mengejar materi.


untung dia tinggal sama majikan yang baik dan juga pintar jadi dia bisa minta tolong pada dewa jika ada pelajaran yang tidak ia mengerti.


"ternyata penggemarmu banyak juga ya tuan?" dira nyengir kemudian menutup buku pelajarannya.


"kok ditutup bukunya?emang udah selesai?" tanya dewa bingung.


"udah kok tuan...tenang aja" dira menaik turunkan alisnya.kemudian menyalakan tv didepannya


"jam segini mana ada pertandingan sepak bola" ucap dewa menyandarkan punggungnya pada kaki sofa karna kini mereka duduk lesehan dibawah sofa.kemudian memakan keripik singkong yang dari tadi ada dipangkuannya "emang lo ngerti soal balap motor juga?" tanya dewa yang melihat acara yang sedang ditonton oleh dira.


"nggak begitu ngerti sih...cuma dikit" jawab dira.


"sebenarnya lo suka acara yang kebanyakan disukai cowok tu emang bener-bener suka apa cuma biar keliahatan keren sih?"


sontak dira memukulkan buku tebalnya kekepala majikannya itu,membuat pemuda itu mengaduh "emang aku mau kelihatan keren didepan siapa??depan kamu??? hooweekkk!!" dira berpura mau muntah.

__ADS_1


"siapa tahu mau narik simpati gue" dewa mengusap kepalanya yang masih terasa nyut-nyutan.


"eh,tuan...lagian aku itu sadar diri kok aku ini siapa" jelas dira.


"kalau biar nggak terlihat keren terus emang lo ngerti soal moto gp kayak gini?,paling yang lo tahu cuma valentino rossi,kan dia yang paling terkenal"


"iya....aku nggak ngerti soal moto gp... tp bukan rossi juga yang aku suka"


dewa melihat dira "siapa yang lo suka?"


"dani pedrosa dong..."


"kenapa?"


"dia ganteng hehehehe" dira menjulurkan lidahnya


"dasar!" ejek dewa


"lagian dia jomblo" dira melihat layar kaca didepannya.


"dari mana lo tau?"


"itu...yang pegangin payung nya kakek-kakek tua...hahhaha..." tawa dira pecah,membuat ruangan itu dipenuhi dengan suara tawa gadis itu.dan dewa pun ikut tertawa mendengar penuturan dira dan tiba-tiba dira menghentikan tawanya."tuan muda?"


"hm?"


"ini malam minggu,kenapa tuan tidak pergi?"


"mmm...apel misalnya?" dira menopang kepalanya pada tangan kanannya yang bertumpu pada meja.


"ini...gue lagi ngapelin lo" canda dewa mengacak rambut dira.


"apa sih?"dira menghentikan tangan dewa.


"kenapa sih,lo ngusir gue?"


"iya...abis tuan tu berisik banget tanya mulu,wulan jadi nggak konsen ni liat acaranya,apa lagi tadi sampe kelewat waktu si pedrosa itu belum pake helmnya jadi nggak bisa liat wajah gantengnya" kesal dira.


"jadi lo suka cowok ganteng?"


"iya lah...wulan tu pecinta cowok ganteng"


"kalo gitu ati-ati lo"


"kenapa?"


"gue kan ganteng,ati-ati ntar naksir"


"hooweeeekkk" dira sambil mempraktekan seperti orang mau muntah.


"berani ya lo...hmmm??"dewa menggelitiki dira membuat dira tertawa tak tertahan.


" wahaha...ampunnnn....!!!"teriak dira menahan geli.

__ADS_1


dewa merasa kehidupannya semakin meriah sejak dia mengenal gadis didepannya ini.


kehidupan yang tadinya hanya berwarna hitam semenjak kakaknya pergi kini lambat laun berubah berwarna.


***


"loh wulan mana bik?" tanya dewa ketika sedang sarapan tidak melihat batang hidung gadis itu.


"oh...wulan sudah berangkat dari setengah enam tadi tuan" jawab bik siti


"pagi banget...kenapa nggak nunggu aku?" dewa menggigit roti isi coklatnya.


"katanya nggak mau ngerepotin tuan muda terus,lagian kata wulan banyak siswi yang nggak suka liat wulan naik mobilnya tuan muda"


"naik apa dia bik?"


"naik sepeda yang ada di garasi tuan"


"apa!!dari sini sampe sekolah dia naik sepeda?" seru dewa tak percaya, pasalnya jarak rumah sampai sekolahnya itu hampir 20 kilo meter.apa nggak keriting tuh kaki buat ngayuh?


bik siti hanya mengangguk kemudian pamit undur diri.


dewa yang biasanya memakai mobil kini berangkat dengan motor sport hitam miliknya.


dan tentu saja banyak pasang mata yang takjup melihat cowok terfamous disekolahnya yang terlihat begitu keren saat turun dari motornya dan membuka helm fullface nya.


"wawww...itu kak dewa kan?? sumpah dia berkali-kali lebih keren saat naik motor kek gitu"


"astaga jantung aku kayak mau copot liat kak dewa"


"mau dong jadi motornya"


histeris para gadis-gadis disekolah itu.


next?


like n koment please


ini visual dewa



ini wulan



ini alessandro delpiero pesepak bola idola dira



dan ini dani pedrosa,pembalap moto gp idola dira


__ADS_1


__ADS_2