
--Di markas eL Paso--
Buggh..buggh..buggh!!!
"Arrggghh..!"
"Ampun boss..." Terdengar jerit tertahan dari seseorang yang sudah bersimbah darah dalam sebuah ruangan penyiksaan di markas kediaman Alexander.
Kegagalan tim IT nya menghadapi serangan hacker lawan, membuat Raymond sangat murka. Ia turun tangan langsung memukuli salah satu anggota yang paling bertanggung jawab atas kehilangan sejumlah dana yang raib dari account mereka, yang beberapa hari sebelumnya sempat direbut dari pihak lawan.
"Saya tidak mentolerir ada nya kesalahan sangat fatal ini..!!, paham kamu..!!"
"Mm-mereka di bantu oleh orang dalam perbankan pusat bos, saya sudah berusaha semampunya, t-tapi mereka me-mang kuat" Orang yang di siksa tersebut berusaha bangkit dari duduknya.
"Saya tidak menerima alasan !"
Lalu terdengar...
Dor..!
Orang tersebut langsung tergeletak terkena tembakan di dada kirinya.
"Buang mayatnya..!, saya tidak menerima kesalahan apapun dalam hal ini, paham..!!" ancaman Raymond bergema dalam ruangan tersebut.
Hensly dan Melvin mengangguk pelan melihat ke arah sorot mata Raymond yang tertuju pada nya.
Dua orang lagi yang berada dalam ruangan itu, Rudi Gomber dan Hector yang merupakan duo andalan Jimmy Ikusawek hadir di markas itu untuk memberitahukan bahwa 3 orang eksekutor pembunuh pejabat pemerintahan telah tertangkap pihak kepolisian. 1 orang anggota mereka di tembak di tempat, dan 1 orang yang terluka di bawa RS namun juga meninggal. 1 orang lagi yang di bawa pihak kepolisian kemudian juga mati dalam tahanan.
"Yang di tahanan sempat buka mulut kah?" Jimmy bertanya,
"Belum sempat di introgasi sudah di bungkam bos" jawab Hector yang merupakan kepala operasional Rumble Squad.
__ADS_1
"Bagus kalo begitu"
"Hens..., kita saat ini harus melakukan serangan frontal fisik terhadap lidah api, siapkan anggota terlatih !" perintahnya kemudian pada Hensly.
"Tapi bos, apa tidak sebaiknya kita diskusikan dulu dengan pak Aksan untuk minta pendapatnya?" Hensly mencoba memberikan ide untuk minta pendapat Aksan, suami Donita. Karena Aksan merupakan asisten kepercayaan Alexander.
"Tidak perlu..! saat ini seluruh operasional di bawah kendali saya.., jika ada yang mencoba membantah akan saya bikin tidur panjang!", Ia mengeluarkan ancamannya mengarah ke Hensly.
Hensly yang di tatap hanya diam melirik datar ke arah Raymond, sebenarnya Ia ingin membantah ucapan itu, tetapi mengingat Raymond adalah adik dari ketua nya yang saat ini terbaring sakit, Ia mengurungkan niatnya.
Menurut Hensly, serangan frontal belum saat nya di lakukan karena Ia sendiri saat ini bersama Melvin mendapat perintah dari ketua Alexander agar fokus mencari nona muda yang hilang beberapa hari yang lalu di dalam kapal pesiar.
Ketika Raymond mengambil alih pimpinan organisasi setelah kondisi kesehatan Alexander makin memburuk, Raymond seakan tidak memperdulikan lagi keberadaan nona muda dan sakitnya ketua Alexander itu. Ia justru membuat konflik baru yang melibatkan Rumble Squad menculik dan melakukan pembunuhan terhadap pejabat pemerintahan dan beberapa anggota jaringan Lidah Api. Dan ini, akan semakin membahayakan posisi eL Paso sendiri.
***
Di salah tempat parkir di sudut jalan ibu kota, terlihat tiga orang sedang berbincang membahas masalah sepak terjang Raymond dalam sebuah mobil Jeep Wrangler. Ketiga orang tersebut adalah Aksan, Hensly dan Melvin.
"Menurut saya, pak Raymond mencoba mengambil alih pimpinan organisasi dari tangan tuan Alex", ujar Melvin yang menceritakan hasil pertemuan dengan Raymond.
"Bisa jadi, soalnya saya curiga bahwa salah satu dokter yang di tugaskan menangani papa Alex di rumah sakit sengaja membuat penyakit papa Alex bertambah melalui obat - obatan yang di berikan" Aksan menambahkan.
"Kalau begitu, tuan Alex harus segera di pindahkan dari situ dan harus dalam perlindungan orang - orang kepercayaan kita sendiri, karena ini pasti ada pengkhianat" Hensly yang dari tadi diam angkat bicara memberikan usul.
"Saya sudah coba lontarkan ide tersebut pada om Raymond, tapi menurutnya itu tidak perlu" sanggah Aksan kembali.
"Kita usahakan ganti diam - diam dokter tanpa sepengetahuan pak Raymond, lalu dokter tersebut suruh merujuk pindah perawatan, saya punya kenalan dokter Bhakti Utama Husada, nanti di rujuk kesana, gimana?" usul Melvin.
"Setuju" jawab Hensly,
"Bagus... kita coba cara ini", Aksan menyetujui usulan Melvin tersebut.
__ADS_1
Lalu Aksan turun dari jeep menuju mobil Fortuner hitam yang Ia parkir tidak jauh dari situ. Dan mereka pun pergi berlawanan arah.
***
Seorang wanita bule berkaca mata hitam berpotongan rambut lurus pendek mirip penyanyi Amy Belle muda, baru saja menjejakkan kakinya di terminal 3 kedatangan Internasional di bandara Soetta.
Berpenampilan ala matrix dengan pakaian serba hitam yang tak lain adalah Cerlotta ini langsung memasuki mobil jemputan yang akan membawa dirinya ke sebuah hotel bintang 5 di kawasan Sudirman Jakarta.
Cerlotta sendiri datang ke Indonesia untuk dua hal misi. Misi pertama nya adalah ingin menyelidiki keterlibatan jaringan internasional dari Meksiko dalam beberapa kasus di Indonesia dan misi kedua nya adalah, menyelidiki kabar dari penghubungnya bahwa Devilito menghilang di sebuah acara ramah tamah dengan pejabat pemerintahan di kapal pesiar pada saat jamuan makan malam hingga saat ini belum juga di temukan.
Hal yang aneh!
Ia sengaja tidak menanyakan berita tersebut pada Giring dan juga Marcel via telepon, karena Ia ingin mendapat berita langsung dari duo tandem Devilito setelah sampai di Indonesia.
Tadinya Cerlotta ingin di temani Dominique atas saran dari papa nya Ludwig Smith, namun Ia menolaknya dengan beralasan bahwa tenaga Dominique di perlukan di Italia selama Ia pergi. Padahal alasan sebenarnya Ia tidak ingin ruang gerak nya menjadi terganggu karena Ia tahu bahwa Dominique sangat menyukainya dan juga tidak menginginkan Cerlotta berada di dekat Giring.
Ini bukan hal yang pertama kejadian mengenai hilangnya Devilito, beberapa tahun yang lalu pada saat masih bergabung di markas pusat, pria itu juga pernah mengalami kejadian serupa di Italia, Ketika markas mereka di Kota Genoa di serbu oleh jaringan mafia dari Venezuela pimpinan Lucifer. Namun pria yang di sukai nya itu berhasil selamat setelah menghilang selama 3 hari, dan kemudian berbalik menghancurkan jaringan Venezuela itu.
Kali ini pun, Cerlotta meyakini hilangnya Devilito sampai memasuki hari ke enam ini akan tetap selamat dan kembali.
Namun yang mengusik rasa penasarannya adalah hilangnya Devilito bersamaan dengan hilangnya seorang wanita di waktu dan tempat yang sama. Dan, tak kalah penting dalam pemikirannya adalah di temukannya dua orang mayat di bawah galangan geladak kapal pesiar.
Informan nya menyampaikan bahwa semua ini berhubungan dengan sebuah jaringan mafia.Dan wanita yang hilang itu adalah putri dari seorang ketua mafia, yang notabene adalah saingan Devilito sendiri dan jaringan Lidah Api.
Mayat dua orang itu pasti oleh tindakan Devilito...dan apakah ini tindakan penyelamatan?
Aku ingin tau apa hubungan nya dengan wanita itu!
-
Bersambung...
__ADS_1