Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 13.BERTEMU LAGI


__ADS_3

Kiran berjalan menuju ruangan Bosnya sambil berfikir, "apa aku sudah melakukan kesalahan ya" liriknya dalam hati.Kiran mengetuk pintu ruangan Bosnya.


"Permisi, apa bos memanggil saya, " tanya Kiran


"Iya, Kiran tolong kamu kirim catering ke perusahan X ya,"mereka akan mengadakan pesta ulang tahun perusahaanya malam ini,"tolong kamu persiapkan semuanya ya."jawab Bos nya menjelaskan.


" Hah, malam ini pak.. baiklah akan saya laksanakan, permisi pak"


"Baik, kerjakan dengan baik ya, jangan kecewakan saya, "


"Siap "Kiran berlalu meninggalkan ruangan Bosnya, hari itu dia bekerja keras untuk menyiapkan catering tersebut, Kiran tidak ingin mengecewakan Bosnya, sampai malam tiba Kiran sudah mempersiapkan semua timnya untuk segera berangkat ke lokasi, Sampai disana dia sibuk menerima tlp sambil masuk ke dalam lift dan tidak melihat disekelilingnya sampai akhirnya dia menutup ponselnya, dia terlonjak saat disebelahnya sudah berdiri sosok laki2 gagah yang belakangan ini selalu mengusik hidupnya.


"Anda, "Kiran menepuk pipinya, " apakah ini nyata, kenapa bayangannya selalu ada dimana2" ya ampun..."keluh Kiran


"kenapa?"apa sekarang kau mulai suka memikirkanku,"goda Adit tersenyum semirk.


" Hah.. apa"? memikirkan anda! "silahkan saja bermimpi" ketus Kiran sambil beranjak pergi.

__ADS_1


Di dalam lift Aditya hanya tersenyum "lucu sekali dia kalau sedang marah, "begitu keluar Adit langsung menuju lokasi.


" Maaf Bos sudah menunggu lama"


"Tidak apa2, " jawab Adit sambil terus tersenyum kecil. Adit dan Roy menuju acara pesta itu diadakan. kebetulan dia adalah salah satu tamu kehormatan yang di undang dalam acara tersebut.


Saat sedang berjalan Kiran terus mengumpat. "kenapa aku selalu saja apes saat bertemu dengannya, apa dunia ini semakin sempit sehingga aku bisa menjumpainya dimana2."Kiran terus saja mengomel sampai tidak sengaja dia menabrak seorang pelayan yang sedang membawa minuman dan terjadilah hal yang tidak seharusnya, minuman itu tumpah mengenai bajunya, dan kejadian itupun menjadi sorotan tamu undangan yang hadir tak terkecuali Aditya.


"Apa yang terjadi disana? " tanya Adit pada asistennya.


"Sebentar Bos, biar saya periksa dulu" jawab Roy


" Baiklah, Adit melihat sosok Kiran berada dalam kerumunan tersebut dalam keadaan basah kuyup.


"Ada apa ini sebenarnya, " Adit menerobos kerumunan dan mendapati Kiran menjadi tontonan massa.


"Ada apa ini? "tanya Adit membubarkan massa. semua bergemuruh sambil membubarkan diri dan Kiran sibuk membersihkan bajunya.

__ADS_1


" Ayo ikut denganku! "


"Tidak usah biar saya ke kamar mandi


" Jangan keras kepala. "Adit menggandeng tangan Kiran.


"Pak, tolong lepaskan saya, " ini sakit,


"Diamlah, kumohon menurut lah untuk kali ini saja. " pinta Adit


Akhirnya Kiran ikut kemana Adit membawanya, dia tidak mau berdebat lagi dengan orang yang akhir2 ini selalu mengusik hidupnya"ya ampun apa maunya laki2 ini, kenapa dia selalu saja menganggu dan mencampuri urusanku. "umpat Kiran dalam hati.


" Jangan mengumpat ku,dengar aku tidak ingin kau bekerja ditempat seperti ini lagi,bekerja saja padaku,"ucap Aditya tajam


"Kenapa?"apa salahnya dengan pekerjaan saya, knp Bpk repot2 ngurusin hidup saya? "kesal Kiran


" Karena aku peduli denganmu, tolong Kiran mengertilah, "irih Aditya

__ADS_1


" Tidak, aku masih tidak bisa mengerti, " apa karna saya berhutang pada bapak sehingga bapak punya hak untuk mengatur hidup saya begitu"tatap Kiran tajam.


"Kiran dengar, aku tidak pernah mempermasalahkan hutangmu itu.. tapi..., " Adit tidak meneruskan kata2 nya.


__ADS_2