
Selesai bertemu dengan Kakaknya, Kiran dan Adit pulang menuju apartemen mereka, Adit diam dengan pikirannya dan Kiran heran melihat itu semua.
"Kamu kenapa jadi pendiam gini? "
" Gpp sayang, cuma lagi berpikir aja"
"Berpikir apa? "
" Masak iya aku harus nunggu 1 tahun sih"
"Nunggu apa maksudnya? "
" Nunggu nikahin kamu lah, "gimana sih! "
"Kakak ngomong gitu? "Sabar dong, setahun cepet kok! "
" Apa kita bisa melewati 1 tahun itu dengan kesetiaan? "
"Bisalah.. emang kamu gak bisa apa? "decak Kiran.
" Diusahain sayang.. justru aku ragu sama kamu karna kamu banyak fansnya, aku takut kamu tergoda"lirihnya
"Tergantung!"Kiran tersenyum nakal
" Tergantung apa maksudmu, "Adit tiba2 menghentikan mobilnya.
Kiran menjerit, "apaan sih kamu ngerem tiba2, untung aku gak jantungan, " keluh Kiran.
"Katakan.. tergantung apa? "hunus Aditya
" Tergantung bagaimana kamu memperlakukan aku, "senyum Kiran.
Adit terdiam "udah ayo pulang jalanin mobilnya .."Kiran memberi semangat pada Adit, ia menggengam tangan Adit kemudian mengecupnya, "cup"jangan terlalu di fikirin dong sayang aku bukan tipe wanita yang doyan selingkuh kok" Adit tersenyum menatap kekasihnya, ia mencium tangan Kiran balik"aku percaya padamu sayang"cup"sepanjang jalan Adit terus menggengam tangan Kiran, dia tidak mau jauh2 dari kekasihnya itu.sampai di apartemen mereka segera masuk kamar masing2 untuk bebersih, jam menunjukkan pukul 10 malam Kiran menaiki ranjang empuknya untuk mulai beristirahat, baru saja memejamkan mata ia mendengar ketukan dari luar"ada apa lagi dia, "Kiran bergegas membuka pintunya. dan melihat Adit dengan senyum manisnya.
"Ada apa," Adit tidak menjawab pertanyaan Kiran dia langsung nyelonong masuk begitu saja,
__ADS_1
"Kamu tidak istirahat, besok kan harus kekantor, dan aku juga ada jam pagi besok, Kiran duduk diranjangnya. Tiba2 Adit membuka pakaiannya.
" eh.. mau apa? "
"Katanya disuruh tidur, gimana sih"cueknya sembari merebahkan tubuhnya di paha Kiran.
"Tapi tidak disini juga kan, ayo kembali ke kamar kamu! "
"Gak mau, aku gak bisa tidur, aku mau tidur disini saja! " ucapnya seraya mengarahkan tangan Kiran untuk membelai rambutnya.
"Kok jadi manja gini" keluh Kiran
"Emang pinginnya manja2 an sama kamu, salah ya" Adit mulai memejamkan matanya
"Jangan tidur disini dong, ayo pindah
" Udah diem aja jangan cerewet"ucap Adit sambil membenamkan wajahnya ke perut Kiran.
"Ya udah deh, tapi jangan gini dong tidurnya, aku gimana? "masak iya tidur sambil duduk" Kiran mengerucutkan bibirnya.
"Iya maaf, " Adit berpindah tempat disebelah Kiran dan Kiran mulai merebahkan tubuhnya, menarik selimut dan memunggungi Adit.
"Eh...
"Udah diem, ayo tidur, selamat malam"
Kiran terdiam mencoba memejamkan matanya, mereka tidur nyenyak saling berpelukan malam itu . hingga fajar menyingsing keduanya belum juga terbangun, hingga Kiran yang yang terjaga terlebih dahulu, ia melihat laki2 disampingnya masih memejamkan matanya,Kiran membelai wajah Adit dengan sayang"kenapa sekarang kau begitu manja"lirihnya
Saat sedang asyik membelai wajah kekasihnya tiba2 Adit memegang tangan Kiran.
"Ya ampun.. ih.. ngagetin deh.. kamu udah bangun ya.. " Kiran mencubit perut Adit
"Aduh.. sakit sayang tega banget sih.."
" Udah sana bangun.. mandi di kamar kamu, aku juga mau mandi ini, terus kekampus. "usir Kiran
__ADS_1
"Jam berapa sih ini? " tanya Adit terduduk dengan muka bantalnya
"Udah jam 5 pagi, ayo buruan, " paksa Kiran sambil mendorong Adit.
"Iya.. iya.. jahat banget sih"
Mereka menyelesaikan ritual paginya di kamar masing2 setelah selesai mereka menuju meja makan.
"Bikin sarapan apa? " tanya Adit sambil duduk di meja makan.
"Nasi goreng aja, " sambil melirik ke arah Adit, "jangan khawatir ini bukan nasi goreng seafood kok, "tawa Kiran mengejek. mereka menyelesaikan sarapan dan bersiap berangkat.
"Ayo aku antar"
"Apa gpp.. nanti kamu terlambat lho.. ini udah setengah 8! "
"Gpp hari ini aku ada meeting siang jadi pagi ini free.
"Ok lah..
Dijalan mereka asyik dengan ponsel masing2, sampai tiba2 ada panggilan masuk ke ponsel Kiran. dilihat nama Raka disana. Kiran menatap Adit ragu.
" Kenapa gak diangkat? "tanya Adit dingin
"gpp ya..emang boleh?takut ada yang ngamuk nanti! "
" Terserah kamu sayang.."
"Kok jawabnya gitu, "
"Ya udah deh gak aku angkat aja, nanti juga ketemu dikampus" sindir Kiran
Adit menoleh dengan tajam"begitu ya, kamu bener2 g mau ngertiin perasaan aku ya?"Adit mulai kepancing.
__ADS_1
Kiran tersenyum melihat wajah Adit, "iya2 ngerti kok.. cuma bercanda aja"ungkap Kiran sambil mengangkat kedua jarinya✌.
ishh... "Adit mendengus kesal.