Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 89.TERPISAH


__ADS_3

Sementara itu saat ini Kiran sudah berada di apartemen Aldi.


"Al maaf aku sudah merepotkanmu" sendu Kiran.


"It's okay.. , kau bisa tinggal disini biar aku tinggal di rumah Mama" ucap Aldi mengerti.


"Terima kasih Al.. suatu saat nanti aku akan membalas kebaikanmu ini"


"Aku masih sangat mencintaimu De.. dengan atau tanpa memiliki kamu" tulus Aldi.


"Maaf kan aku yang telah melibatkanmu dalam masalah rumah tangga ku yang rumit ini"


"Sudahlah.. berapa kali kamu minta maaf, oh ya.. apa kamu sudah makan? " tanya Aldi dan Dea menggeleng lemah.


"Aku akan pesan kan makan untukmu, orang galau juga butuh energi kan.." goda Aldi membuat Dea tersenyum.


"Gitu dong tersenyum.. "bisik Aldi berlalu pergi untuk memesan makanan.


" Kau laki-laki yang baik Al.. semoga kau bisa mendapatkan wanita yang cocok untuk menjadi pendampingmu"batin Kiran memandang punggung Aldi yang berjalan menjauh darinya.


******


Sementara itu Adit yang uring-uringan karena sudah 1 minggu anak buahnya masih belum bisa menemukan istrinya.


"Dasar tidak becus" umpat Adit memarahi anak buahnya.


"Maaf Bos, kami sudah berusaha mencari keberadaan Nona tapi masih belum ketemu" ucap salah satu anak buah Adit.


"Pergi.. dan jangan kembali sebelum kau menemukannya" bentak Adit mengusir anak buahnya. Semenjak kepergian Kiran Adit memang menjadi tidak terurus, tubuhnya menjadi kurus dan jarang merawat tubuh sehingga wajahnya yang tampan paripurna itu hilang jejak untuk sementara digantikan dengan wajah kusut dan suram.


"Kemana kau membawa anakku pergi sayang.. sebentar lagi dia akan lahir ke dunia dan aku juga ingin menyaksikannya" pilu Adit.

__ADS_1


****


setelah 3 tahun Kiran meninggalkan suaminya kini ia sudah melahirkan seorang anak laki-laki yang tampan yang diberi nama Kenzo Raditya dan hari ini genap 3 tahun.


"Happy birth day to you.. " terdengar lagu sedang dinyanyikan olah beberapa orang yang ada di situ.


"Selamat ulang tahun ya sayang" ucap Kiran kepada buah hati tercintanya.


"Makacih Bunda.. Ayah gak kecini ya.. " tanya Kenzo sambil mencari sosok yang ia cari.


"Ayah masih kerja sayang, mungkin nanti ia akan datang sedikit terlambat" jelas Kiran.


"Ayah gak ceru" omel Kenzo.


"Anak Bunda gak boleh cemberut dong, ayo sekarang bermainlah dengan teman-temanmu" bisik Kiran.


Setelah kepergian Kenzo Dea mengangkat telponnya yang tiba-tiba berdering.


"Hallo "


"Dia kecewa dan kesal, kau harus merayunya nanti" jawab Dea.


"Maafkan aku, tadi mendadak ada meeting penting" ucap Aldi merasa bersalah.


"Iya aku mengerti.. segeralah pulang, dia merindukanmu" mohon Kiran sebelum menutup ponselnya.


"Iya baiklah, jaga dirimu " pamit Aldi.


3 tahun meninggalkan Adit, Kiran menjelma menjadi seorang wanita mandiri, ia memiliki beberapa usaha di bidang kuliner berkat bantuan Aldi, bahkan saat ia butuh pendamping saat persalinnanya Aldi pun selalu ada untuknya, dia laki-laki yang sangat berjasa dalam hidupnya.


"Kenzo.. " panggil Kiran pada anaknya.

__ADS_1


"Iya Bunda.. " Kenzo berlari mendekat.


"Apa teman-temanmu sudah pulang? " tanya Kiran dan Kenzo mengangguk.


"Baiklah, sekarang kita bersiap-bersiap untuk bertemu dengan Ayah, kita akan menjemputnya di Bandara.. apa kau senang sayang.. " tanya Kiran sumringah.


"Ye... horeee, senang Bun" semangat Kenzo.


Kiran mengendarai mobilnya menuju Bandara untuk menjemput Aldi, seperti biasa Aldi sering ke luar kota meninggalkan mereka jadi Kenzo sudah mengerti dengan pekerjaan Aldi.


Sesampainya di Bandara Kenzo langsung berteriak.


"Ayah.. " ucapnya berlari ke arah Aldi.


"Hai jagoan.. apa kau merindukanku" bisik Aldi saat Kenzo sudah berada di pelukannya.


"Ayah kenapa tidak datang ke ulang tahun Kenzo" tanya bocah kecil itu cemberut.


"Maafkan Ayah sayang, sebagai gantinya Kenzo boleh pinta apapun yang Kenzo mau" janji Aldi.


"Ye.. " ucap Kenzo berlarian.


"Jangan terlalu memanjakannya Al, aku takut dia tidak siap kehilanganmu nanti" gurau Kiran.


"Aku tidak akan meninggalkannya Sya, menikahlah denganku? " jawab Aldi serius.


Pertanyaan Aldi itu sontak membuat Kiran terdiam dan menatap lekat pada Aldi.


"Aku yakin kau bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dariku Al" mohon Kiran.


"Aku mau nya kamu Sya"

__ADS_1


"Al.."


"Ayah.. Bunda.. " teriakan Kenzo menghentikan perdebatan mereka.


__ADS_2