Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 8.SIAPA DIA


__ADS_3

"Halo sayang, bagaimana kabarmu"! tiba2 saja seorang wanita datang langsung memeluk Aditya dari belakang. reflek Aditya dan Kiran menoleh bersamaan. wanita itu langsung duduk disamping Aditya dengan bergelayut manja..


"Diana" sedang apa kau disini," tanya Aditya dengan rasa kagetnya karena sdh bertahun2 tidak bertemu.


"Aku melihatmu dari kejauhan dan aku kangen banget sama kamu, apa kamu tidak kangen denganku?"tanya Diana dengan suara centilnya. Kiran risih dengan pemandangan itu dia buru2 pamit ke toilet.


" Maaf Pak saya ke toilet sebentar", pamit Kiran


"Baiklah"jawab Adit cepat. Kiran berlari kecil menuju toilet. " hiii.. makhluk apa itu tadi ya.. ngeri banget lihatnya"ucap Kiran begidik ngeri. sekitar 10 menit kemudian Kiran kembali dan melihat Aditya sudah sendirian dan makanan pun sudah datang.


"Apa kau sudah selesai"? makanlah, setelah itu kita belanja dan pulang. Kiran mengangguk dan memulai kegiatan makannya. setelah belanja mereka langsung bergegas pulang, diperjalanan Aditya tiba2 membuka obrolan.


" Apa ada yang ingin kau tanyakan padaku"


"Apa, tidak Pak.." jawab Kiran hati2.


" Apa kau tidak mau tau siapa wanita tadi? "


"Tidak Pak, itu privasi Bapak dan bukan urusan saya"Kiran tersenyum kecil.

__ADS_1


" Dia adalah Diana, orang yang pernah ada di masa laluku, cerita Adit sambil terus menyetir.


"Maksudnya mantan Bapak ya,? dia cantik, cocok dengan Bapak". Adit tersenyum getir tidak menjawab lagi. sampai tidak terasa tibalah mereka di apartemen tepat pukul 9 malam. Kiran meletakkan belanjaannya di kulkas sedangkan Adit menuju kamarnya untuk bebersih. tak berapa lama Adit keluar memakai baju santainya, rupanya dia baru saja selesai mandi dengan rambut yang masih basah dia kelihatan sangat tampan. Adit menuju lemari pendingin untuk mengambil minum, disana masih ada Kiran yang menyelesaikan tugasnya.


"Apa bapak ingin kopi?"tawar kiran.


" Tidak usah kau istirahat saja, aku minum air dingin saja."


"Baiklah pak saya permisi, " pamit Kiran meninggalkan dapur.


"Tunggu sebentar, " cegah Adit


" Belum semua Pak, mungkin besok sekalian saya pamit pada Ibu.


"Biklah, segeralah tidur dan jangan lupa besok bangunkan aku.


" Siap Pak, "jawab Kiran bersemangat.


" Gadis yang sangat unik"senyum kecil terbit di bibir Aditya. tak berselang lama Adit memasuki kamarnya dan beristirahat.

__ADS_1


****


Pagi menjelang Kiran mulai terjaga, dia bergegas menyelesaikan ritual mandinya dan kewajiban2 lain setelah itu dia membangunkan Bosnya, dia berjalan menuju kamar, membuka pintu perlahan tapi setelah masuk dia mendapati tempat tidur Bosnya sudah kosong, terdengar gemericik air dari dalam, "rupanya dia sedang mandi,"Baiklah aku siapkan saja bajunya , " ucap Kiran dalam hati. Setelah selesai menyelesaikan keperluan Bosnya dia bergegas ke dapur untuk membuat sarapan,kali ini menunya nasi goreng dan kopi susu. tak berselang lama Adit keluar dari kamar menuju ruang makan.


"Enak sekali baunya, masak apa kamu"? tanya Aditya.


" Sederhana saja Pak, nasi goreng,"jawab Kiran


"kayaknya enak, coba hidangkan"


Kiran mengambilkan Bosnya sepiring nasi goreng dan secangkir kopi susu, mereka sangat menikmati sarapan pagi itu.. sampai akhirnya Kiran berpamitan"saya berangkat duluan Pak..permisi"pamit Kiran


"Tunggu, kamu bareng saya aja"!


Kiran menoleh" hah, tidak usah Pak saya sudah memanggil ojol didepan, tolak Kiran


"Baiklah kalau begitu, nanti siang datang ke ruangan ku ya."


"Iya pak, saya usahakan..permisi,"

__ADS_1


__ADS_2