Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 52.PERDEBATAN


__ADS_3

"Sayang.. kok sering banget palang merahnya, kamu gak lagi bohongin aku kan? " sungut Adit


"Ih ngapain aku bohongin kamu"


"Ya kali aja itu cuma alasan kamu buat jauhin aku"


"Idih ngapain juga kayak gitu, kamu marah nih sama aku? "


"Tau ah" kesel Adit sambil membelakangi Kiran.


"Mau balas dendam ini ceritanya? " goda Kiran sambil merapatkan diri memeluk suaminya dari belakang. Adit tak bergeming.


"Suami aku imut banget deh kalau lagi ngambek gini.. jadi pingin peluk terus" ucap Kiran sambil mengeratkan pelukannya.tapi Adit masih saja dengan mode kesalnya sampai mereka ketiduran dengan posisi yang sama sampai pagi.


***


Dipagi yang cerah Kiran terjaga lebih dulu, ia melihat suaminya masih menikmati mimpi indahnya,Kebetulan hari ini adalah hari minggu, ia sengaja tidak membangunkan suaminya.Kiran beranjak membersihkan diri dan menyiapkan pakaian suaminya setelah itu menyiapkan sarapan, hari ini Kiran akan membuat sop iga dan perkedel kentang.


"Semoga kamu suka dengan menu hari ini" lirih Kiran.


"Apapun itu aku pasti akan suka sayang" bisik Adit yang tiba2 datang memeluk istrinya dari belakang dan berbisik di telinga istrinya.


"Ya ampun.. bikin kaget aja deh.. kapan kamu bangun, perasaan tadi kamu masih asyik dalam mimpi" tanya Kiran

__ADS_1


"Udah bangun sejak kamu beranjak dari sisi aku" jawabnya singkat.


"Ya udah deh.. udah gak ngambek lagi kan? " goda Kiran lagi.


"Kayaknya lebih baik kita rencanain bulan madu deh"usul Adit


" Apa.. bulan madu? "Kiran terlonjak kaget


" Iya.. kita harus menyempatkan diri untuk liburan berdua gitu, biar gak ada yang ganggu" canda Adit sambil memainkan alisnya.


"Memangnya siapa yang mau ganggu kita coba,ngadi2 aja kamu."


"Ayolah sayang.. gak ada salahnya kan kita agendakan ini" rayunya lagi


"Kamu gak asyik" lirih Adit dengan muka masaknya. Kiran mendekatinya dan meraup wajahnya, mengecup bibirnya singkat setelah itu berkata, "jangan ngambek dong, untuk saat ini kita bulan madu di rumah aja ya" ucap kuran mengerlingkan matanya.


"Gimana bisa coba kalau palang merah terus" keluh Adit kesal.


"Sabar dong sayang, aku janji nanti bakalan kasih yang spesial buat kamu"


"Oke2 aku bakalan sabar menunggu yang katanya spesial itu,ayo buruan kita sarapan setelah itu aku mau ajak kamu ke suatu tempat, "


"Kemana? "

__ADS_1


"Nanti kamu bakalan tau"


"Ih main rahasia2 an" sebel Kiran.


Setelah menyelesaikan sarapannya merekapun bersiap2 dan disinilah mereka saat ini di dalam mobil yang dikendarai oleh Adit sendiri.


"Tumben si Roh gak ikut sayang"


"Hari ini dia aku bebas tugaskan" jawab Adit singkat, Kiran hanya mengangguk2.


"Setelah setengah jam perjalanan mereka sampai di sebuah rumah yang sangat megah bernuansa abu2 putih, sangat elegan.Setelah membunyikan klakson terlihat satpam membukakan pagar rumah tersebut.


" Rumah siapa ini sayang" tanya Kiran penasaran.


"Nanti kamu bakalan tau, ayo kita masuk" ajak Adit. Kiran mengangguk dan turun mengikuti suaminya. Begitu pintu dibuka terlihat beberapa orang perempuan dan 3 orang laki2 memberi hormat kapada mereka.


"Selamat datang Tuan dan Nona muda" ucap mereka bersama. Kiran tersenyum manis kepada mereka semua.


"Sayang.. jelasin ini rumah siapa"tanya Kiran penasaran.


"Ini rumah kita dan calon anak2 kita sayang..apa kau suka"jawab Adit sumringah


" Suka sekali sayang, Terima kasih"jawab Kiran berkaca2.

__ADS_1


"Ayo aku kenalin pada mereka" ajak Adit


__ADS_2