Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 25.ADIT CEMBURU


__ADS_3

Siang itu Adit sudah pulang Kerumahnya, hari itu ia mengerjakan pekerjaannya di rumah saja.


"Bos , apa kita jadi ke cafe?"tanya Roy.


"Kita berangkat nanti, sekarang masih banyak berkas yang harus ku periksa, "jawab Adit dengan terus membolak balik berkasnya.


" Baik Bos, kita berangkat jam 19.00,saya permisi


******


Dirumah Kiran juga sudah bersiap2 menemui Bayu, ia tampil elegan malam ini, cantik dan manis, Kiran memesan taxi dan menuju lokasi. sesampainya disana sudah ada Bayu yang menunggunya.


"Hai, bagaimana kabarmu Ran? "


" Aku baik2 saja, dan bagaimana denganmu? "


"Baik juga, begini... langsung saja ya.. Ran besok aku akan berangkat ke Belanda!"ucap Bayu sendu.


" Apa kamu mau bekerja disana? "

__ADS_1


"Iya, dan mungkin aku tidak akan pernah kembali kesini lagi"


"kenapa? "


Bayu memegang tangan Kiran" karena aku tidak bisa melihat kamu dimiliki orang lain, aku tidak rela Ran! "


Kiran berusaha melepaskan genggaman tangan Bayu, "Bay tolong lepaskan, ini ditempat umum" mohon Kiran. sementara itu Adit yang baru saja tiba di tempat yang sama dikejutkan oleh dua orang yang berpegangan di hadapannya karena posisi duduk Kiran tepat di hadapan pintu masuk. Roy yang juga melihat ke arah pandang Adit sedikit membelalakkan matanya, "ya ampun apa yang akan terjadi selanjutnya,Nona anda tidak tau sedang berhadapan dengan siapa. "monolog Roy


Adit terlihat mengepalkan tangannya dengan mata yang memerah, sepertinya ia sedang menahan kemarahannya. "ayo kita masuk Roy"


" Ba.. baik bos,mari.. "Roy menujukkan meja dimana relasinya sedang menunggu. dalam jamuan itu Adit tidak bisa konsentrasi tatapannya terus tertuju pada Kiran dengan geram. " Apa2 an dia, katanya sudah mantan tapi masih saja pegangan tangan seperti itu, "ucap Adit dalam hati


"Aku masih sangat mencintai kamu Ran"


"Dengar Bay hubungan kita sudah berlalu dan aku sudah memaafkan kamu jadi mulai saat ini biarkan aku melanjutkan hidupku tanpa ada bayang2 mu, kita masih bisa berteman kan!"pinta Kiran.


" Baiklah kalau itu maumu, tapi biarkan aku memelukmu untuk terakhir kali dan salam perpisahan dariku,bolehkan?"Bayu menatap lekat


Kiran berfikir sejenak dan mengangguk, sesaat kemudian Bayu beranjak memeluk Kiran dengan hangat. "aku tidak akan pernah bisa melupakanmu, "bisik Bayu sambil meneteskan air matanya, Lalu Kiran pun membalas pelukan Bayu sambil berbisik, "Tetap lanjutkan hidup kamu.. aku yakin akan ada gadis dalam hidupmu yang lebih baik dari aku. "lirinya

__ADS_1


Adit yang melihat itupun sudah tidak bisa menahan diri lagi dan beranjak


"Mohon maaf tuan2 saya sedikit tidak enak badan permisi, " pamit Adit dan pergi ke meja Kiran.


"Kiran.. " teriaknya dengan mata memerah


Sontak Kiran dan Bayu melepaskan pelukan mereka.


"Pak.. anda disini! "


Adit menarik tangan Kiran, "ayo pulang"sambil memperingatkan Bayu, "jauhi dia mulai sekarang. "ancam Adit sambil menunjuk ke arah Bayu.


Sampai di parkiran"Pak lepaskan.. ini sakit, "rengek Kiran, tapi Adit tidak memperdulikan itu dia mendorong Kiran masuk ke dalam mobilnya dan membanting pintunya dengan keras, ia melajukan mobilnya dengan kencang. Adit fokus ke jalanan dan Kiran yang ketakutan melihat wajah Adit, "serem banget dia kalau marah, kenapa sih dia?"apa karna aku tidak ijin dengannya kalau mau keluar?" tanyanya dalam hati


"Pak tolong berhenti.. saya tidak mau mati dengan cara seperti ini" teriak Kiran, tapi Adit tidak memperdulikan teriakan Kiran, ia masih fokus saja sampai tiba di apartemennya. tanpa banyak kata Adit menarik Kiran keluar dari mobilnya dan membawa Kiran naik.


"Menurut lah saja Kiran, kau tau Bos mu ini dalam mode galak" lirih Kiran dalam hati.


Sesampainya di apartemen....

__ADS_1


__ADS_2