Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 32.BERTEMU KAKAK IPAR


__ADS_3

Kiran menjauhkan dirinya.. "sudah lupakan saja fokus aja ke jalan."


" Kok gitu.. kau mau php in aku ya"sanggah Adit


"Php apa sih.."


Adit semakin mendekat dan dengan mata terpejam bersiap mencium Kiran.


"Stop" ayolah Kakak sudah menunggu kita"


"Tapi sayang kau sudah mempermainkanku lo" g kasihan apa"keluh Adit.


"Nanti ya tunggu halal dulu, baru kau bisa nikmati sepuasmu nanti" senyum Kiran terpaksa


Adit mendengus"Ok baiklah Adit, sabar dulu sampai halal katanya"Adit menyemangati dirinya. dan Kiran terkekeh geli.tak terasa mereka sudah sampai ke tujuannya.


"Ayo sayang, dimana Kakakmu? "


"Kita masuk aja dulu, sebentar lagi dia akan datang katanya"


"Baiklah" setengah jam mereka menunggu akhirnya Marcel datang juga.


"Hai..apa kalian sudah lama menunggu" sapanya


"Tidak juga Kak" Adit berdiri memberi salam untuk Kakak iparnya. mereka duduk dan memesan makanan.


"Emmmm.. Kak tolong maafkan kecerobohan ku kemarin" pinta Adit menyesali perbuatannya.


"Tidak semudah itu, kau harus yakinkan aku kalau kau benar2 mencintai adik kesayanganku ini" tantang Marcel.

__ADS_1


"Maksudnya gmn?"


" Kau pikir saja sendiri caranya"tegas Marcel


Kiran dan Adit saling pandang tidak mengerti sampai akhirnya Marcel tertawa terbahak2.


"Kakak apaan sih, gak lucu deh bercandanya.


Marcel menatap Adit serius" aku sudah melihat keseriusan mu padanya dengan kelakuanmu kemarin"


"Kelakuan yang mana Kak? "tanya Adit bingung


" Saking cemburunya sampai2 kau memukul calon Kakak iparmu, "Adit menundukkan kepalanya merasa malu.


"Maaf Kak, aku tidak sengaja, adikmu ini banyak sekali penggemarnya.. aku kan jadi was2, " curhat Adit. Kiran tersenyum mengejek melihatnya.


"Saya Aditya ramdan seorang CEO di perusahaan Ramdan grup corporation (RGC). izinkan saya untuk menjalin hubungan serius dengan Kiran Adik Kakak" ucap Adit lantang.


"Aku suka kesungguhan mu Pak CEO, kalian jalanin aja dulu hubungan ini dengan saling mengenal satu sama lain, tidak usah terburu2 ya."


" Begitu ya.. apa tidak bisa langsung menikah saja Kak"masak harus menunggu sih?" Keluh Adit.


"Dengar pak CEO adikku ini baru saja masuk kuliah, apa iya dia harus menikah begitu saja, tunggu beberapa bulan lagi biar dia adaptasi dulu di kampusnya yang baru" tegas Marcel.


"Kak aku ke toilet dulu ya" pamit Kiran.


"Baiklah, cepatlah kembali. sepeninggal Kiran Marcel menatap lekat pada Adit.


" Adit dengar jangan sekali2 kau sakiti dia ya, sejak kecil kami hidup terpisah, dia ikut Ibu dan aku ikut Ayah, hanya sesekali aku mengunjunginya, sejak kecil kami dibesarkan terpisah tapi kami masih saling komunikasi dengan baik biarpun hubungan Ayah dan Ibu berakhir karna adanya orang ketiga. Kiran gadis yang periang dia bisa menyembunyikan kekecewaannya tapi tidak untuk penghianatan, apa kau mengerti! "

__ADS_1


"Mengerti kak"


"Dia masih 19 tahun, aku harap kamu bisa sabar menghadapi sifat barbar nya. Dimanapun dia berada dia selalu jadi pusat perhatian. tapi sampai saat ini hanya sekali saja dia menjalin hubungan dengan laki2.


" Apa maksud kakak Bayu? "


"Iya.. apa kau mengenalnya? "


" Aku pernah bertemu dengannya, sepertinya dia masih sangat mengharapkan Kiran"curhat Adit.


"Aku tau itu, dia adalah laki2 yang baik tapi entah mengapa dia meninggalkan Kiran begitu saja waktu itu, dan Kiran sangat terluka karenanya. Kau jangan khawatir, Kiran tidak bisa lupa rasa sakit yang di deritanya, jadi dia tidak akan mungkin kembali lagi pada Bayu, kecuali ada laki2 yang baru hadir dalam hidupnya yang membuat dia nyaman."goda Marcel


"Apa maksud Kakak ini, " decak Adit


"Ini sebuah peringatan untukmu jangan sampai ada laki2 lain yang membuatnya nyaman ya.. " Marcel tertawa renyah. Kiran yang sudah selesai dari toilet keheranan.


"Ngobrolin apa sih, serius banget? "


" Obrolan laki2 Dek"


"Ayo dihabiskan makanannya"


"Iya Kak..


" Adit merenungkan ucapan Marcel, "masak iya dia banyak penggemarnya, aku harus waspada kalau begitu" ucap Adit dalam hati sambil menatap Kiran.. dan yang ditatap malah clingukan.


"Ada apa menatapku begitu? "


" Tidak apa2.. Adit mengalihkan perhatiannya.

__ADS_1


__ADS_2