
Roy mengerti Bosnya itu masih dalam masa trauma dengan cinta, tapi sejak mengenal Kiran Roy merasa Bosnya itu mulai sedikit berubah, dia sedikit mulai mencair dan bahkan suka senyum2 sendiri. "batin Roy
"Roy apa kamu melamun?"
" Tidak Bos saya hanya sedang berfikir saja, bagaimana kalau Bos utarakan saja perasaan Bos pada nona Kiran.
"Perasaan apa maksudmu!dia tidak lebih dari asisten dirumahku.
" Benarkah?"tapi kenapa Bos marah saat dia bersama pria lain? "tanya Roy menggoda.
"Tidak, siapa yang marah, aku hanya kesal saja dia keluar dari rumah tidak izin padaku.
" Begitu ya... baiklah."Roy mencoba menahan tawanya.
"Cepat antarkan aku ke apartemen."
"Siap bos," setelah setengah jam perjalanan Adit sampai di apartemennya, dia berendam beberapa menit setelah itu istirahat.dirumah Adit tidak bisa tenang dia mengambil kunci dan dompetnya lalu bergegas kembali ke cafe menyusul Kiran, sampai disana Adit tidak sengaja mendengar percakapan Kiran dan Bayu.
Kiran masih melanjutkan obrolannya dengan Bayu,"cepat katakan." ketus Kiran
"Ran apa kau masih marah padaku?"kenapa kamu ketus sekali?"
__ADS_1
" Tidak, kenapa aku harus marah, cepat katakan saja .
"Aku minta maaf, sendu Bayu seraya mencoba memegang tangan Kiran.
" Apaan sih, aku udah maafin kamu kok jadi lupakan saja itu hanya masalalu,"Kiran menarik tangannya. "
"Tapi Ran aku masih sangat mencintai kamu sampai sekarang," Bayu mulai berkaca2, orang tua aku maksa buat aku kuliah diluar negri waktu itu, aku benar2 tidak ada pilihan lain."
"Ok Bay aku mengerti, dan aku sudah maafin kamu, sekarang mau mu apa?"tanya Kiran sambil beranjak,tapi dengan reflek Bayu berdiri dan memeluk Kiran dengan erat," aku ingin kita mulai lagi dari awal Ran.. aku benar2 tidak bisa kehilangan kamu."
Kiran berusaha melepaskan pelukan Bayu, "tapi Bay aku tidak bisa.."
" Bay tolong lepasin aku, aku sudah punya kekasih!,
Bayu melonggarkan pelukannya," itu tidak mungkin kan! "siapa dia? "
"itu aku, kenalkan aku Aditya.. kekasih Kiran." ucap Aditya dengan lantang.
Kiran kaget melihat kedatangan Adit yang tiba2, "Ran apa itu benar? "dia kekasihmu? "sejak kapan? "
Kiran yang saat itu bingung langsung bergelayut manja pada tangan Adit, " sayang ada apa kau tiba2 ada disini? "apa kau ada meeting dekat2 sini? kebetulan sekali"ucap Kiran manja sambil bersandiwara.
__ADS_1
Bayu yang melihat adegan itu sangat marah dan pergi begitu saja dari cafe itu. Kiran yang menyadari sedang memegang lengan Adit sedikit melonggarkan tangannya. "maaf Pak."
"ayo pulang"
"iya"
Diperjalanan Adit fokus ke jalanan dengan tatapan dinginnya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.
"Apa dia marah ya, "serem sekali mukanya, " ucap Kiran dalam hati. "mudah2an dia tidak memakan ku setelah sampai rumah nanti.
Adit masih mode diam hingga tiba di apartemen, dia duduk di sofa dan mulai membuka suara.
" Apa ada yang ingin kau jelaskan padaku?"katakan! "sinis Adit
"jelaskan apa pak? "Kiran berlagak bodoh dan itu membuat Adit semakin kesal. dia beranjak memasuki kamarnya tanpa mengatakan apapun.
" Ada apa dengannya, apa dia ngambek ya?"Kiran bertanya dalam hati sambil tertawa geli.
Di dalam kamar Adit ngomel2" dasar gadis tidak peka, apa iya aku harus ngomong kalau aq ini cemburu."
"siapa yang cemburu Pak"
__ADS_1