
Malam itu seperti biasa Adit dan Kiran tidur di kamar masing2. sampai jam 4 pagi Kiran terbangun mendengar alarm ponselnya berbunyi.
"Hah... cepet banget udah pagi aja" Kiran beranjak ke kamar mandi, melakukan tugasnya dan tepat jam 5 pagi ia membangunnya kekasih manjanya itu.
Terlebih dahulu ia menyiapkan air hangat untuk Adit mandi dan setelah itu mencoba membangunkannya. "Sayang bangun, ini sudah pagi, " tapi tidak ada pergerakan dari Adit, Kiran duduk diranjang dan mulai membelai wajah Adit"ayo dong jangan males, Kiran membungkuk dan merusuh mencuri beberapa kecupan kecil diwajah Adit, sang empunya sedikit terusik"apa sih sayang.. rusuh deh kamu"kesel Adit tanpa membuka matanya.
"Kamu sih gak bangun2 gimana lagi coba cara aku bangunin kamu" Kiran hendak beranjak tapi Adit menariknya sehingga ia terjatuh disamping Adit, "auww.. sayang jangan gini dong ayo cepetan mandi aku mau bikin sarapan buat kamu. "Adit tidak menjawab, ia mengeratkan pelukannya dan mengendus tubuh Kiran.. "Hmmm... wangi banget sayang.. udah mandi ya" tanya Adit menikmati.
"Udah dong, ayo sekarang gantian kamu yang mandi,"tapi Adit tetap saja merusuh, " biarkan begini 5 menit lagi ya, "Kiran mencoba berontak. "gak nanti jadi lama, ayo buruan. " paksa Kiran
"Iya.. iya.. aku bangun, gak sabaran amat sih" Adit berlalu ke kamar mandi, Kiran tersenyum, "manis sekali dia kalau nurut gini, beberapa detik kemudian ada notifikasi dari ponsel Adit, Kiran melirik sekilas.. ada nama Bella disana, Kiran menyipitkan matanya" Bella.. siapa lagi ini?"awas ya kalau dia berani macem2, "ketus Kiran, ia beranjak menyiapkan baju buat Adit saat ia bersiap keluar berpapasan dengan Adit .
" Sayang mau kemana, sini aja tungguin aku"Tapi Kiran dengan mode marahnya berlalu gitu aja.
"Dia kenapa sih.. aneh banget deh, tadi gpp kok" heran Adit.setelah ganti baju Adit menyusul Kiran ke dapur, dia memeluk Kiran dari belakang mencoba mencuri ciuman kecil di pipi tapi Kiran menolaknya, Adit keheranan kenapa tiba2 Kiran sedingin ini dengannya.
"Kenapa sih.. aku ada salah? "maaf.. tapi jangan kayak gini dong.. " Adit melonggarkan pelukannya, selesai menyiapkan sarapan Kiran berlalu meninggalkan Adit begitu saja dan berangkat ke kampus tanpa pamit dan kecupan kecil seperti biasanya.
Di dalam taxi Kiran mengomel, "dasar .. berarti selama ini dia tebar pesona kemana2 dibelakangku ya.., giliran aku dianter cowok aja ngambek nya gak ketulungan, ok.. kali ini gantian biar dia rasain gimana jadi aku saat dicemburuin.. kesel aku" oceh Kiran
Sementara itu sesampainya dikantor.. aura dingin Adit sudah terpancar. dimobil pun Roy sudah merasakan aura horor itu, saat menaiki lift Roy bicara dalam hati"Bos kenapa sih, sepertinya hari ini mood nya sedang buruk."tapi Roy diam saja enggan bertanya, di dalam ruang kerjanya Adit benar2 tidak bisa bekerja dengan baik, "ya ampun kenapa sih dia.. aku ada salah apa coba?"keluh nya. dan tiba2 suara notifikasi di ponselnya membuyarkan lamunannya, ia melihat nama Bella .
" Bella, untuk apa dia menghubungiku, karena penasaran Adit menelponnya.
"Hallo, ada apa kira2 setelah sekian abad kau menelpon ku lagi.
" Jahat banget sih kata2 kamu.. g kangen sama aku apa? "suara dari sebrang sana.
"Sayangnya gak tuh, "
"Brengsek kamu, aku ada di indonesia, dan sekarang aku ada perlu sama kamu.. penting. "
"Kamu ada disini. . kapan sampek nya? "
" Tadi pagi aku hubungi kamu tapi g ada jawaban"
__ADS_1
"Tadi pagi, kapan? "aku gak ngerasa Terima notifikasi dari kamu kok? "bingung Adit
" Coba kamu cek aja,setelah itu kita bertemu di tempat biasa ok.. bay"
"Masak sih" Adit mengecek ponselnya",dia melotot melihat notifikasi di ponselnya masuk pada pagi tadi kemungkinan dia lagi dikamar mandi. dan ini pesannya sudah terbaca"apa jangan2... "Adit menduga2 dan memegang pelipisnya. ia meraih ponselnya dan menghubungi Kiran, tapi sepertinya Kiran enggan mengangkat tlp darinya. " ayolah sayang.. angkat tlpnya..biar aku jelasin dulu dong "ditengah kegundahan hatinya Adit memutuskan untuk menemui Bella terlebih dahulu.
***
Dikampus Kiran bercengkrama dengan teman2nya ia melupakan sejenak permasalahannya dengan Adit. saat sedang asyik mengobrol tiba2 Bisma ikut nimbrung.
" Hai.. gimana kalau sepulang kampus kita nonton.. jarang2 kan kita jalan bareng,bisa gak Ran?"
Kiran berfikir sejenak,dari pada dirumah malah BT pikirnya, "ok deh ayoo"
"Yesss, nanti kita bareng aja jalannya"
"Ok.. " Saat sedang berjalan masuk ke mall Meta gak sengaja melihat sosok yang ia kenali sedang makan bersama seseorang. "eh Ran bukankah itu Bella ya? "
" Bella siapa? "tanya balik Kiran.
" Kayaknya sih itu cowoknya, kelihatan deket gitu?!"sahut Bisma.
Seketika Kiran menoleh.. dan alangkah kagetnya saat melihat Adit sedang ketawa ketiwi disana dengan perempuan yang bernama Bella itu,"ok.. fix kamu udah bohongin aku, "ucap Kiran dalam hati.
Saking senengnya Meta berteriak"Bella ya"sambil melambai.
Seketika Bella dan Adit menoleh bersama dan Adit tambah gugup melihat ada Kiran disana, mata mereka bertemu, Adit melihat Kiran sudah berkaca2.
"Hai aku penggemar kamu boleh minta tanda tangan gak? " ucap Meta nyamperin Bella.
"Iya boleh kok" jawab Bella dengan senyum manisnya.
"Ini cowoknya ya" goda Meta
Adit dan Bella saling lirik, Bella hanya tersenyum menanggapi.
__ADS_1
"Terima kasih ya.. maaf aku pergi dulu.. temen2 udah nungguin."Bella tersenyum sambil mengangguk. Adit memegang kepalanya.
" Kamu kenapa? "tanya Bella
"Sepertinya dia akan salah paham tetang hubungan kita."
" Siapa"ada cewek kamu di antara mereka ya?"
"Dan tadi saat kamu hubungi aku dia yang membukanya, pantesan dia ngambek sama aku" keluh Adit
"Masak seorang Aditya takut sama ceweknya sih" ledek Bella.
"Dia beda Bell," Adit mendengus kesal.
"Ok.. ok.. nanti aku bantu jelasin ya"
" Bener ya.. awas kamu kalau bohong"
"Iya.. iya.. dasar bucin. mereka menyelesaikan makannya dan bersiap pulang.
" Dit aku pulang duluan ya.. nanti ku tlp"
"Ok.. hati2 ya"
Di dalam bioskop Kiran menerima notifikasi dari Aditya.
"Sayang ayo pulang.. aku tunggu diparkiran ya,"aku mau bicara! "mohon Adit
Kiran hanya membacanya saja tanpa menjawab. " enak aja, aku mau lihat sampai kapan kamu mau nungguin aku, "kilahnya
"Kok dibaca doang sih, " fix dia bener2 ngambek"Adit menunggu Kiran sampai 1 jam tp tidak ada tanda2 dia keluar.
"Masak dia udah pulang ya.. siapa tau dia mencoba hindarin aku, " lirih Adit
"Ok.. sebaiknya aku cek dirumah saja, "tapi sesampainya dirumah Adit tidak menemukan jejak Kiran disana.
__ADS_1
" Sayang kamu dimana sih? "