
"Pergi kau.. " teriak Adit.
"Kau benar-benar liar di atas ranjang " goda Viona.
"Kau pasti Sudah menjebakku kan? " bentak Adit.
"Kau lupa ya sayang.. kau yang membawaku kepangkuanmu lo" santai Viona.
"Diam kau.. " kesal Adit Keluar dari kamar tersebut meraih ponselnya dengan emosi yang membuncah. Adit Keluar dari hotel tersebut dengan kesal Dan merasa bersalah dengan istrinya, ia menyalakan ponselnya yang dari semalam di nonaktifkan Viona.
"Kau benar-benar ingin bermain-main denganku Viona, awas saja kalau kau memanfaatkan kejadian ini untuk urusan pribadimu" ancam Adit mengendarai mobilnya dengan penuh amarah.
"Sayang.. maafkan aku" lirih Adit sambil mengusap wajahnya melihat begitu banyak panggilan dari istrinya semalam setelah itu Adit bergegas pulang ke kota nya. Di tengah perjalanan Adit menghubungi Roy untuk menjemputnya di Bandara.
*****
Siang itu Kiran yang sedang bersantai di samping kolam renang di kagetkan teriakan dari suaminya.
"Sayang.. "teriak Adit.
" Aku disini sayang.. " teriak Kiran beranjak Dan melihat Adit terburu menabrak dirinya dan memeluknya erat.
"Aku kangen" bisik Adit ditelinga Istrinya.
__ADS_1
"Ada apa, apa terjadi sesuatu? " tanya Kiran melihat gelagat aneh dari suaminya.
"Tidak Ada apa-apa.. aku hanya sedang kangen saja, biarkan seperti ini sebentar lagi" ucap Adit lagi merekatkan pelukannya, ia benar-benar tidak mau menceritakan kejadian semalam pada istrinya.
"Benarkah, apa kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku? " tanya Dea curiga.
"Enggak sayang.. apa yang kau lakukan disini? "ucap Adit mengalihkan pembicaraan.
" Aku hanya sedang kesepian saja, katakan kenapa kamu pulang lebih cepat? " tanya Kiran sambil berjalan masuk bersama suaminya.
"Itu karena pekerjaanku selesai lebih cepat saja" Jawab Adit berbohong.
"Apa setelah ini kau akan ke kantor? "
"Baiklah.. istirahatlah, aku Keluar sebentar" ucap Kiran meninggalkan suaminya.
Saat sedang terbaring di sofa, tiba-tiba Adit mendengar vibrasi dari ponselnya, terlihat nomor tidak dikenal dis itu.
"Hallo.. "
"Sayang.. bagaimana kabarmu? "terdengar suara wanita yang sangat ia kenali dari sebrang sana.
" Kau.. mau apa lagi kau menghubungiku? " gemas Adit.
__ADS_1
"Apa kamu tidak merindukan alu setelah adegan panas kita semala" goda Viona sontak membuat Adit mematikan ponselnya.
"Kenapa sayang..kenapa wajahmu pucat, apa kau sedang sakit? " tanya Kiran sambil memegang kening suaminya tapi Adit mengambil tangannya Dan mengecupnya singkat.
"Tidak sayang, aku hanya sedang capek saja" jawab Adit kemudian berbaring di ranjang nya.
"Baiklah.. aku percaya Padamu" singkat Kiran kemudian bebersih ke kamar mandi.
"Bagaimana aku mengatakannya padamu" galau Adit karena tau Viona adalah perempuan yang nekat.
Malam itu mereka berdua tertidur dengan penuh kehangatan untuk melepaskan rasa rindunya. Hingga pagi menjelang Adit terbangun karena mendengar vibrasi dari ponselnya dan tanpa melihat si penelpon ia langsung mengangkatnya.
"Sayang.. aku kangen, aku ingin kau mengunjungi apartemenku siang nanti" pinta wanita dari sebrang sana.
"Apa? dasar gila" kemudian Adit menutup ponselnya dan beralih menghubungi Roy.
"Roy apa aku ada acara penting hari ini? " tanya Adit pada Asistennya.
"Tidak Ada Bos, anda bisa tenang hari ini tanpa gangguan" jawab Roy dari sebrang.
"Baiklah" Adit menutup ponselnya.
"Sayang.. apa ada masalah? tanya Kiran yang tiba-tiba terbangun.
__ADS_1
" Tidak.. kau Sudah terbangun" tanya Adit memberi kecupan Kecil pada Istrinya.