Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 44.TEMAN LAMA


__ADS_3

Di mall Kiran dan Meta berjalan2 dengan santsi, mereka asyik bercengkrama.


"Met lo laper gak? "


"Iya nih laper, cari makan yuk"ajak Meta.


Mereka berdua berjalan menuju foodcourt di lantai atas.


" Biar aku aja yang pesen, kamu tunggu disini..mau makan apa? "tanya Meta


" Samain sama kamu aja Met"


"Ok, tunggu sebentar ya"Meta berlalu memesan makanan dan Kiran menunggu sambil memainkan ponselnya. Saat sedang asyik Ia dekagetkan dengan suara seseorang yang menyapanya.


" Kiran!!!


Kiran mendongak kaget, "Tara"ucapnya senang.


"Apa kabar, lama tidak ketemu? "


"Baik, kamu gimana? bukannya kamu pindah keluar negeri ya? "


"Aku baik, sekarang aku kerja disini" jawab Tara senang. Mereka terus bercanda dan saling bertukar ponsel tanpa menyadari ada mata yang selalu mengawasi mereka.


"Ok Ran, aku balik dulu ya.. kapan2 kita ketemu lagi" pamit Tara sambil beranjak.


"Iya, kamu hati2 ya " jawab Kiran sambil tersenyum. Setelah beberapa saat Meta kembali.


"Siapa Ran? "


"Temen lama " jawabnya sumringah


"Kayaknya seneng banget, jangan2 mantan " goda Meta.


"ih.. apaan sih..gosip aja kamu, udah ayo makan" ucap Kiran mengalihkan.


****


Sedangkan di belahan bumi yang lain saat sedang meeting dengan relasinya Adit menerima notifikasi dari anak buahnya.Ia melihat beberapa foto istrinya dengan seorang pria sedang bercanda.Adit terlonjak, mukanya merah dan rahangnya pun mengeras.


"Ada apa Bos? " tanya Roy saat melihat sepertinya Bosnya itu sedang tidak baik2 saja.

__ADS_1


"Tidak apa2, lanjutkan saja meetingnya" jelasnya


Adit berusaha konsentrasi dan profesional melanjutkan meetingnya walaupun saat ini berbagai pertanyaan muncul dihatinya. Hingga malam menjelang seperti biasa Kiran mencoba menghubunginya tapi Adit enggan mengangkatnya, hatinya benar2 dongkol dan ingin menenangkan diri dulu"Siapa sebenarnya laki2 yang kau temui saat aku tidak ada?" pertanyaan itu selalu muncul di benak Adit tanpa mau menyampaikannya.


Sedangkan Kiran mulai khawatir karena suaminya itu tidak mengangkat tlp darinya sedari tadi.


" Dia kenapa ya? "kok aku jadi khawatir gini, apa sebaiknya aku menghubungi sekretarisnya aja ya" pikir Kiran, baiklah biar coba aku tanyakan"Kiran mulai menghubungi Roy.


"Hallo, iya nona apa ada yang bisa saya bantu? " terdengar suara Roy dari ujung sana.


"emmm.. sekretaris Roy apa suamiku bersamamu sekarang? "


Roy mengernyit"Dia sedang istirahat di kamarnya nona, apa anda tidak menghubunginya?"


"Aku sudah menghubunginya tapi dia tidak mengangkat panggilan ku" keluh Kiran.


"Baiklah, biar saya periksa" jawab Roy.


"Terima kasih, tolong segera kabari aku ya"


"siap" Roy menutup tlp nya.Ia segera menuju kamar Bosnya untuk memeriksa. Roy mengetuk pintu dan masuk begitu saja, terlihat Adit sedang berdiri di balkon kamarnya.


"Bos, anda tidak apa2 kan? tadi nona menghubungiku, kenapa anda tidak mau mengangkat tlp darinya.. sepertinya dia menghawatirkan anda" ucap Roy


" Ada apa lagi denganmu"tanya Roy memegang pelipisnya.


"Kau lihat ini Roy" jawab Adit sambil menunjukkan foto kebersamaan Kiran bersama seorang pria.


"Tapi Bos bisa jadi itu hanya teman atau kerabatnya saja, cobalah ditanyakan dulu," celetuknya.


"Entahlah ,aku begitu cemburu sehingga aku malas untuk mendengar penjelasannya.


" Tapi sebaiknya Bos menghubunginya"


"Nanti aku akan coba" Adit menghela nafas dalam.


"Baiklah, saya permisi dulu Bos" ucap Roy berpamitan, Ia segera menghubungi istri Bos nya.


"Hallo, nona Bos baik2 saja dia sedang istirahat dikamarnya" jelas Roy.


"Baiklah,mungkin dia kecapekan.. jangan lupa ingatkan dia untuk beristirahat yang cukup ya, terima kasih atas informasinya Roy"

__ADS_1


"Siap nona"


Malam itu mereka beristirahat dengan pikiran masing2 sampai pagi menjelang.Kiran terjaga lebih awal pagi itu itu bergegas ke kamar mandi dan menyelesaikan ritualnya tidak lupa pula ia mengecek ponselnya berharap suami manjanya akan mengirimkan notifikasi padanya.


"huft.. mungkin dia bener2 sibuk.. baiklah Kiran kita bergegas ke kampus aja sekarang" semangat Kiran.


*****


Pagi itu Kiran berangkat ke kampus dengan bahagia saking semangatnya tidak sengaja dia menabrak seseorang di depan kelasnya..


Brakkk.. buku2 Kiran jatuh berserakan.


"Maaf.. biar kubantu bereskan.. " ucap orang yang menabrak Kiran.


"Tidak apa2.. " Kiran mendongak ..


"Tara "


"Kiran"


Ucap mereka berbinar."kok kamu bisa ada disini?"tanya Kiran.


"Aka sekarang ngajar disini" jawab Tara.


"Benarkah, berarti kita akan sering bertemu dong"


Baiklah, ayo kita masuk dulu nanti dilanjut ngobrolnya." Mereka pun melanjutkan kegiatan mereka sampai jam makan siang tiba.


Dikelas Meta berjalan mendekati Kiran"Ran kantin yukk? "


"Duluan aja Met, dikit lagi selesai" ucap Kiran.


"Ok, kutunggu dikantin ya"


"Siap" jawab Kiran. saat sedang asyik menyelesaikan tugasnya tiba2 Tara datang.


"Ran makan siang bareng yukk? " ajaknya


"Kita ke kantin bareng aja gimana? "


"Aku mau ajak kamu makan diluar, itung2 nraktir temen yg sudah lama gak ketemu"

__ADS_1


"Ok deh, makan dimana sih" tanya Kiran sambil beranjak.


"Resto depan kampus aja biar cepet baliknya" jawab Tara sambil tersenyum. mereka berjalan keluar kampus tanpa sadar orang kepercayaan Adit sedang mengikuti mereka.


__ADS_2