Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 55.TRAUMA


__ADS_3

Malam itu mereka merajut indahnya penyatuan dua raga yang sudah lama tak bertegur sapa.Setelah beberapa menit Kiran mendominasi kegiatan tersebut akhirnya untuk pertama kalinya setelah menikah Adit merasakan sensasi yang berbeda,dalam kegiatan tersebut mengingatkan dia kejadian beberapa waktu yang lalu.dimana kejadian itu sama persis seperti yang ia alami saat ini.Tiba2 saja ia bergetar dan keringat dingin mulai bercucuran pada pelipisnya.Di tengah kabut gairah yang memuncak Kiran merasakan keanehan pada suaminya.


"Sayang apa kamu sakit? " tanyanya tapi Adit tidak menjawabnya.


"Biar aku yang selesaikan ini" pungkas Adit sambil membalik tubuh Kiran sehingga ada di bawah kungkungannya.Adit bergerak konsisten sambil menahan gemuruh di dadanya hingga mereka merasakan puncak sensasi itu bersama.Seketika Adit tumbang di samping istrinya dengan tubuh gemetar dan lemas.


"Sayang kamu gak apa2 kan" khawatir Kiran.


"Adit menarik istrinya ke dalam dekapannya, " aku tidak apa2 sayang"jawabnya sambil mencium kening istrinya.


"Maafkan aku karena belum bisa jujur padamu"? batin Adit.


"Ya Tuhan kenapa kenangan pahit itu muncul lagi setelah sekian lama aku menguburnya.. Jihan..bagaimana kabarmu kini" batin Adit dengan memejamkan mata.


***


Flashback on:


Sewaktu SMA Adit tergolong remaja yang suka Hangout bareng teman2 nya.ia sering nonton bareng bahkan ke club.Pernah suatu ketika ada teman Adit yang ulang tahun, acaranya diadakan di club malam.Adit datang bersama Roy waktu itu.


"Dit beneran acaranya didini? " tanya Roh ragu.

__ADS_1


"Katanya sih gitu Roy, udah kita masuk aja" jawab Adit asal. Di dalam club teman2 nya sudah banyak yang datang, mereka bersenang2 dengan pasangan masing2.


"Dit.. " terdengar teriakan dari temannya dan Adit pun menoleh.terlihat Jihan melambaikan tangannya disana.


"Lo dateng bareng siapa? " tanya Jihan mendekat.


"Dia dateng bareng gue" sahut Roy


"Gue gak tanya sama lo"Jihan mendengus kesal


" Adit tidak merespons perdebatan dua orang disampingnya sampai terdengar pembawa acara memulai acaranya.Acara berlangsung sampai jam 10 malam hingga di akhir acara teman Adit yang bernama Erik mengadakan sebuah permainan.


"Oke.. kali ini permainannya adalah truth or dare" ucap Erik.


"Ok.. sekarang giliran lo Dit, mau truth or dare? "


tantang Erik. Adit diam berfikir dan memilih truth.


"Baiklah biar aku yang kasih pertanyaan" usul salah satu teman Adit.


"Siapa cewek yang kamu suka diantara teman sekelas kita"

__ADS_1


Adit bingung harus jawab apa"gak ada"jelasnya singkat.


"Gak bisa gitu dong Dit, harus ada lah.. kalau kamu gak bisa jawab makan harus beralih ke tantangan! " gimana? "


"Ok.. siapa takut" lanjut Adit.


"Sekarang lo harus habisin minuman ini sampai tak tersisa" tantang temannya.


"Ok.. "


"Dit apa gak salah,lo kan gak minum" cegah Roy.


"Udah gak apa2 sekali2" elak Adit.


Malam itu teman2 nya mengerjainya hingga mabuk dan mereka juga memberikan obat perangsang kepada Jihan, tak elak mereka di hebak masuk ke dalam satu kamar yang sama. Karena Adit mabuk dia jadi tak berdaya dan karena Jihan sudah dalam kendali Obat lakn*t itu maka tanpa disadari ia telah menyerang Adit yang terbaring tak berdaya diatas ranjang.Jihan naik ke atas tubuh Adit karena sudah tidak bisa menahan hasrat itu.


"Dit tolong aku.." bisik Jihan ditelinga Adit.


Adit yang masih setengah sadar samar2 melihat wajah Jihan diatas tubuhnya.


"Jihan apa yang kau lakukan" cegah Adit tak berdaya.

__ADS_1


"Tolong maafkan aku Dit" lirih Jihan dan malam itu Adit tidak tau hal apa yang terjadi,karena keesokan paginya dia hanya seorang diri terbaring dengan dada telanjang, hingga sejak kejadian itu Adit tidak pernah bertemu lagi dengan Jihan.


__ADS_2