
"Ayo aku kenalin pada mereka" ajak Adit.
"Ini Pak Salim supir kita, yang ini Pak Udin tukang kebun kita dan yang ini Pak Bimo satpam kita."
Pak perkenalkan ini Kiran istri saya"ucap Adit memperkenalkan istrinya.
"Selamat datang Non" jawab mereka
"Iya Terima kasih..jangan sungkan" senyum Kiran
"Kalau ini Bik Sum, Bik Sri dan Bik Marni mereka yang akan membantu kamu membersihkan dan menjaga rumah kita."
"Selamat datang Non" ucap Bik Sum sebagai Kepala asisten rumahtangga di rumah itu.
"Terima kasih semua" Kiran tersenyum manis.
"Ayo aku tunjukkan kamar kita"gandeng Adit pada istrinya.
" Apa kita akan pindah kesini sekarang? "
"Terserah kamu aja maunya kapan pindah" gemas Adit sambil mencubit hidung istrinya.
"Tapi ini agak jauh lo sayang dari kantor kamu, kalau dari kampus aku sih deket" ragu Kiran.
"Aku sengaja cari yang dekat dengan kampus kamu"
"Kenapa?"
__ADS_1
"Ya gak apa2 biar kamu nyaman aja, kamu adalah prioritas aku sekarang" jelas Adit sambil memeluk istrinya dari belakang. disinilah mereka sekarang, di balkon kamar mereka menikmati senja sore sambil menikmati kopi berdua.
"Gimana kalau nanti malam kita jalan2 ke mall? "
"Mau ngapain kita ke mall? "
"Malah balik nanya, Apa kamu gak ingin belanja2 gitu seperti perempuan2 yang lain? "heran Adit
" Belanja apa..aku tidak ingin apa2 lagi karena semua yang aku inginkan sudah aku dapatkan"ucap Kiran tersenyum memeluk suaminya.
"Benarkah.. memangnya apa yang sudah kamu dapatkan? " Adit penasaran.
Kiran menatap suaminya sendu"Aku sudah mendapatkan suami yang tampan, mapan, baik dan juga ngambek an" candanya membuat Adit mengerucutkan bibirnya kesal.
"Aku sudah tidak ingin apa2 lagi, kecuali.. " Kiran menghentikan ucapannya.
"Aku hanya ingin satu hal saja," serius Kiran
"Katakan sayang" bisik Adit di telinga istrinya.
"Aku hanya ingin kejujuran saja, aku tidak ingin kau menyembunyikan apapun dariku! "tegas nya sambil memeluk suaminya.
" Biarpun itu tentang masalalu? " tanya Adit serius.
"Apa kau punya rahasia di masalalu yang tidak aku ketahui? " tanya Kiran
"Aku hanya bercanda" jawab Adit tersenyum paksa.
__ADS_1
"Aku sengaja tidak menceritakan tentang masalalu ku Sayang.. karena aku tidak ingin kau salah faham dan pergi meninggalkan aku" batin Adit mengambil nafas panjang.
"Kau tidak menyembunyikan apapun dariku kan?"aku tidak mau jika nanti mendengarnya dari orang lain" ancam Kiran.
"Tidak ada sayang.. sudah ayo kita istirahat dulu" ajaknya.
"Apa malam ini kita akan tidur disini? "
"terserah padamu sayang, lebih baik kita bebersih dulu setelah itu makan malam. "
"Baiklah kamu duluan saja,bagaimana dengan pakaian kita? " tanya Kiran.
"Aku sudah menyiapkan semua keperluan kita di kamar ganti kamu tidak usah khawatir tentang hal itu." Adit mencuri kecupan singkat dari istrinya.
"Benarkah.. so sweet sekali suamiku" goda Kiran
"Aku memang sweet.. apakah kamu baru menyadarinya? " ucapnya sambil beranjak ke kamar mandi.
Kiran tersenyum dan berjalan menyiapkan baju ganti untuk suaminya, ia memasuki sebuah ruangan yang katanya disitu tempat baju2 mereka disimpan, dan alangkah terkejutnya saat dia membuka pintu tersebut karena disana terjajar rapi lemari besar dan rak yang tertata rapi di sekelilingnya.
Kiran membuka lemari itu satu persatu mencari baju santai untuk suaminya, ia mengambil kaos warna maroon dan celana bahan untuk baju ganti suaminya.
"Ternyata dia sudah menyiapkan semuanya" senyum Kiran,ia pun kembali keluar dan meletakkan baju ganti itu diatas ranjang.Setelah beberapa lama menunggu akhirnya Adit keluar dengan wajah segarnya, ia mengenakan handuk sebatas pinggang dengan rambut basahnya.Kiran begitu terpana melihat suaminya.
"Sayang kok kamu bengong, ayo buruan mandi" ucap Adit di depan istrinya yang terlonjak kaget.
__ADS_1
"Hah.. iya..