Jalan Hidup Kiran

Jalan Hidup Kiran
BAB 40. SAH


__ADS_3

Hari itu Adit dan Kiran fitting baju secara terpisah, mereka sama sekali tidak bertemu, hanya bisa VC di malam hari, sampai tak terasa di malam terakhir menjelang hari H mereka mencoba untuk berkomunikasi,Adit menelpon.


"Hallo sayang.. bagaimana kabarmu? "


" Baik, kamu gimana? "


"Aku gak baik" sendu Adit.


"Kok bisa, kamu sakit ya? "


"Sakit rindu"


"Ish kamu ..gak sabaran banget..besok kan udah bisa ketemu. " hibur Kiran


"Kamu mah gak ngerti gimana beratnya rindu seminggu gak ketemu. "


"Ngerti lah.. kan aku juga ngerasain..," senyum manis Kiran


"Jadi kamu juga rindu sama aku..?" Alhamdulillah.. gak rindu sebelah tangan, " kekeh Adit


Kiran tertawa"udah sekarang kamu tidur kan besok mau nikah."


"Gak rela buat nutup tlp ini, " rengek Adit


"Ya udah biar aku aja yang nutup kalau gitu, " ucap Kiran.


"Jangan dong aku masing kangen.. pingin peluk"


"Besok aja puas2 in ayo kita tidur, selamat malam.. mimpi indah ya." Kiran menutup tlp nya sepihak. Adit ngomel2 disebrang sana.


"Kok ditutup sih" baiklah Adit tunggu sampai besok pagi"semangat Adit.


****

__ADS_1


Pagi itu dirumah Kiran sudah ramai menyambut tamu2 yang sudah mulai datang. acara akad dilakukan di rumah Marcel kakak Kiran, sang mempelai pun sudah di rias dengan cantik siap menyambut mempelai laki2 yang sudah dalam perjalanan menuju lokasi, karena Akad akan dilaksanakan jam 10 pagi waktu setempat.


"Nak gimana perasaan kamu" tanya ibu Kiran


"Deg degan Bu,semoga semua berjalan dengan lancar."


"Aminnnn"


Tak beberapa lama Marcel datang ." dek ,mempelai laki2 sudah tiba, bersiap siaplah! "


" Iya kak, aku sudah siap"


Penghulu pun juga sudah datang "pengantin perempuan silahkan menempati tempat yang telah disediakan" ucap Pak penghulu. lalu Ibu Kiran menggandeng anaknya menuju tempat akad yang sudah disiapkan.


"Cantiknya calon istriku, " batin Adit


"Gimana? "cantik gak adek kakak? "bisik Marcel.


" Setelah kedua mempelai sudah siap penghulu memulai acaranya dan terdengar kata "sah" dari para undangan yang hadir.


"Alhamdulillah" penghulu membacakan doa setelah itu mempelai saling memasangkan cincin di jari masing2 lalu Kiran mencium tangan Adit ,dan Adit mencium kening Kiran sambil berkaca2. "kenapa mas, " bisik Kiran.


"Gpp sayang,aku tidak menyangka aja bisa sampai di titik ini." Kiran tersenyum.


Tepat jam 12 siang para tamu mulai mengundurkan diri.. acara akan dilanjutkan dengan resepsi jam 7 malam nanti,semua keluarga juga beristirahat tak terkecuali pasangan pengantin barunya. Acara resepsi akan diadakan di salah satu hotel berbintang di kota tersebut.


"Sayang aku mau bersih2 dulu ya, " pamit Adit sambil jalan ke kamar mandi.


"Iya..jawab Kiran duduk dimeja rias sambil menghapus makeupnya.


Saat Adit keluar dari kamar mandi ia melihat Kiran kesusahan melepas bajunya. " sini yang aku bantuin. "tawar Adit.Kiran menurut saja saat Adit membuka resleting belakangnya. tubuh Kiran tiba2 meremang."Adit memeluknya dari belakang dan mengecup pipinya. "sayang ..boleh nyicil gak?"tanya Adit dengan suara seraknya.


"Hah...nyicil apa?"jawab Kiran sok bodoh.

__ADS_1


Dan tiba2 pasangan pengantin baru yang sedang beristirahat dikamar itu dikagetkan oleh ketukan pintu.


" Ish.. siapa sih.. ganggu aja deh.. awas saja kalau tidak penting. "dengus Adit. Kiran terkekeh dan berlari ke kamar mandi. sedangkan Adit berjalan membuka pintu dengan kesal.


"Ada apa? " semprot Adit


"Maaf bos" tuan besar sudah menunggu dibawah, ada yang ingin beliau bicarakan dengan bos."


"Apa tidak bisa nanti , merepotkan saja!"kesal Adit. Roy tertawa kecil melihat kekesalan Bosnya itu.


" Pergilah dulu, nanti aku menyusul"


"Siap bos"


Adit masuk ke kamar berganti baju santai, dan bersamaan dengan itu Kiran yang sudah selesai ingin keluar dari kamar mandi, tapi dia lupa membawa pakaian gantinya. dia clingak clinguk melihat keluar .


"syukurlah dia sudah pergi" Kiran menghembuskan nafas lega dan berjalan keluar dengan memakai handuk saja. dan tiba2 grppppp... Kiran terlonjak kaget karena tiba2 ada yang memeluk nya dari belakang.


"Apa kau ingin menggodaku " bisik Adit di telinganya sambil menghirup bau tubuhnya"wangi banget yang... jadi pingin deh, "lirih Adit


"Sejak kapan kamu disini? "bukannya tadi keluar? "tanya Kiran terbata.


" Gak.. aku disini dari tadi..aku sedang ganti baju tapi tiba2 ada yang godain jadi gak sempet ganti baju deh.. "senyum renyah Adit mengembang.


" Ih.. siapa juga yang godain kamu, aku hanya lupa bawa baju ganti dan aku pikir kamu udah pergi tadi mangkanya aku keluar kayak gini, udah ih.. lepasin dong yang.. aku mau ambil baju ! "brontak Kiran


" Cium dulu baru aku lepasin"tawar Adit menunjuk bibirnya.


"Gak mau di pipi aja"


"Ok deh, dari pada gak" Adit mengarahkan pipinya ke bibir Kiran dan disaat Kiran akan menciumnya tiba2 Adit menoleh jadilah bibir ketemu bibir deh.. "makasih sayang... aku keluar dulu ya" teriak Adit sambil berlari menjauh.


"Dasar curang" teriak Kiran

__ADS_1


__ADS_2