
Tok.. tok..
"Masuk" teriak Adit, Rani masuk ke ruangan Bosnya dengan membawa paper bag.
"Apa yang kau bawa itu"
"Maaf Pak tadi ada orang rumah menitipkan ini" jawab Rani sambil menyerahkan paper bag tersebut pada Adit.
"Dari siapa?" tanya Adit sambil membuka paper bag itu, saat dibuka ia tau bahwa itu bekal makan siangnya.
" Apa tadi ada seorang gadis datang kemari? "
"Benar Pak, tadinya dia sudah berada di depan pintu Bapak, tapi dia tidak jadi masuk karna katanya Bapak sedang menerima tamu."
"Baiklah kau boleh pergi, Terima kasih "
"Permisi Pak,"pamit Rani dan Adit mengangguk
"Apa dia datang saat ada Diana disini, dan apa dia cemburu sehingga tidak jadi masuk?"tanya Adit dalam hati dengan PDnya
" Apa hari ini benar2 hari yang indah bagimu, sehingga kamu senyum2 terus dari pagi?" semprot Roy mengagetkan lamunan Adit.
__ADS_1
"Kurang ajar kamu, apa kamu tidak bisa mengetuk pintu dulu sebelum masuk, bikin orang kaget aja" tatap Adit dengan tajam.
"Aku sudah mengetuk pintumu sedari tadi, tapi sepertinya dunia halu mu itu begitu menyita perhatianmu, " ejek Roy sembari menahan tawanya.
"Baiklah, apa yang kau inginkan. "tanya Adit mengalihkan pembicaraan.
" Aku hanya mau mengingatkan kalau nanti malam kau harus pergi ke pembukaan hotel milik tuan Gunawan"
"Baiklah, kalau hanya itu aku sudah ingat"
"Terus siapa kira2 pasangan yang akan kau bawa malam ini. " goda Adit sambil mengangkat2 kedua alisnya.
"Sialan kau, ucap Adit sambil melempar bolpoin nya ke arah Roy, dan Roy seketika melipir meninggalkan ruangan Adit dengan tawa renyahnya ha... ha..
*****
Jam pulang kerja tiba, Adit bergegas pulang.. sebelum sampai rumah dia mampir membeli makanan untuk makan malamnya.
"Kira2 gadis itu sudah makan belum ya, "Adit membeli 2 porsi nasi padang, berniat makan bersama Kiran malam ini. sesampainya di rumah Adit tidak menemukan Kiran dirumahnya. " kemana dia, apa tadi setelah dari kantor dia tidak kembali kesini? "Adit segera meraih benda pipihnya dan menelpon Kiran.
"Telpon yang Anda tuju tidak dapat di hubungi"
__ADS_1
"Kemana sih dia" brengsek, "umpat Adit
" Aku tidak pernah segalau ini sebelumnya"masak iya aku jatuh cinta sih"? tidak.. tidak..
Malam itu Adit tidak dapat memenuhi undangan dari tuan Gunawan karena mood nya sedang buruk. Dia langsung menghubungi asistennya.
"Roy kamu saja yang datang memenuhi undangan itu, " Adit langsung menutup tlp nya.
"Lebih baik aku berendam dan beristirahat, gadis itu sangat membuatku kacau. " umpat Adit
****
Sementara itu Kiran dirumah tertidur hingga malam, dia terbangun sekitar jam 8 malam, "ya ampun jam berapa ini, kenapa aku bisa tertidur se nyenyak ini tadi,"pikir Kiran sambil memegang kepalanya. Dia mencari ponselnya dan ternyata mati, setelah di sambungkan charge ternyata dia mendapat banyak sekali panggilan dari Bos galak disitu.
"Mati gue, gimana kalau nanti dia marah? "karena sudah malam Kiran hanya meninggalkan pesan saja pada Bos nya itu.
*******
Setelah berendam Adit naik ke atas kasurnya sambil memeriksa ponselnya. ternyata dia mendapat notifikasi dari Kiran.
" Maaf Pak, tadi HP saya mati, dan saya ketiduran di kosan, besok pagi saja saya akan kembali kesana",
__ADS_1
Adit menarik nafasnya, dasar gadis yang menyebalkan,"kau sangat unik, awas saja besok kau akan ku hukum.