
Dikantor Adit mendengarkan laporan dari Roy
"Ini hasil penyelidikan kemarin Bos, ternyata ada yang sengaja menjebak anda! "
" Sudah ku duga! "menurutmu siapa dalang dibalik semua ini Roy
"Semua bukti mengarah pada tuan Andrew Bos, rupanya dia masih dendam dengan anda! "
" Brengsek, dia mau main2 denganku sekarang, Roy kau tau kan apa yang harus kau lakukan? "
"Siap Bos, saya permisi dulu"
Setelah kepergian Roy Adit masih terbayang kejadian semalam "dia sangat pandai, dari mana dia belajar semua itu" kekeh Adit
***
Siang itu Kiran berangkat ke kampus diantarkan sopir," pak nanti saya pulangnya naik taxi saja ya, biar saya yang ngomong sama Adit"
"Baik Non"
Kiran memasuki gerbang dan berjalan menuju kelasnya.
"Kiran, ada kabar baru nih" teriak Meta menyapa
"Kabar apa Met"
"Raka sakit, dia dirawat"
"Hah.. sakit apa"
"Katanya sih lambung, yuk kita jengukin dia sepulang kampus"
"Boleh deh"
Hari itu karena dosen pembimbingnya gak dateng jelas Kiran pulang lebih awal.
"Ran kita langsung ke RS aja gimana? "
" Kita naik apa Met? "
"Hai.. teriak Bisma, kalian mau kemana? "
" Kita mau jengukin Raka, kamu mau ikutan gak? "
__ADS_1
"Sekarang, boleh deh, naik mobil aku aja " tawar Bisma.
"Ok deh.. " jawab Kiran dan Meta serentak. mereka bertiga pergi menjenguk Raka ,sesampainya di RS mereka mencari ruangan dimana Raka dirawat. setelah ketemu tanpa mengetuk pintu mereka masuk begitu saja.
"Surprise... Ka gimana kabar kamu? "tanya Meta
" Kalian kok bisa kesini, tau dari mana? "
"Tau lah, kok kamu nanyanya gitu?"gak seneng kita samperin" umpat Kiran
"Seneng lah.. masak temen dateng gak seneng sih, " senyum Raka. disela canda tawa mereka dering ponsel Kiran berbunyi, membuat semua pandangan tertuju padanya.
"Maaf aku angkat tlp dulu ya, " Kiran keluar ruangan.
"Iya hallo"
"Sayang kamu dimana sih, kok aku pulang kamu gak ada, " tanya Adit dari sebrang
"Maaf ini aku lagi jenguk temen aku di RS"
" Kok g bilang, cewek apa cowok?"tanyanya posesif.
"Cowok, tapi ini rame2 kok g sendiri"
" Ih dasar tukang perintah, cemburuan"keluh Kiran kesal.
"Temen2 aku balik dulu ya, "ada keperluan mendadak nih" sesal Kiran.
"Kok terburu2 sih, apa gak bareng kita aja? "
"Aku naik taxi aja deh,duluan ya. "Kiran melambaikan tangannya.
"Hati2 ya.. " teriak teman2 nya
Kiran pulang dengan taxi, 30 menit kemudian dia udah sampai di apartemen. ia masuk dan mendapati tatapan dingin Adit yang sedang menunggunya.
"Kemana aja sih, lama banget.. gak tau apa kalau ada yang lagi kelaparan nungguin? "ucap Adit memunggunginya.
"Maaf ya" mohon Kiran sambil memeluknya dari belakang."Jangan marah dong sayang, aku bakalan masakin kamu deh, mau makan apa? " rayu Kiran sambil mengeratkan pelukannya .
"Telat, dah pesan online tadi! "Adit ngambek,
Kiran membalik tubuh Adit dan menangkup wajah Adit lalu mengecupnya sayang.
__ADS_1
" Ish jangan ngerayu .."Adit berlalu pergi
"Ya ampun sepertinya dia bener2 marah deh"Kiran menekan pelipisnya.
Adit masuk ke kamarnya dengan kesal, " Apa sih dia gak peka banget, malah sok2 an ngerayu lagi, awas saja kalau aku sampai tau dia pergi sama cowok2 penggemarnya itu, "kesal Adit
Kiran mengetuk pintu kamar Adit dan masuk begitu saja. dia melihat Adit sedang berada di balkon kamarnya, Kiran mendekat dan memeluknya lagi.
"Masih marah ya sayang, " lirih Kiran sambil meghirup aroma tubuh Adit.
"Gak marah cuma kesal aja"
"Kan udah minta maaf, kurang apalagi, tadi aku bareng sama temen2, rame2 kok, gak mungkin lah aku aneh2 karena ada hati yang harus aku jaga,karena kalau lagi ngambek susah ngerayu nya"ledek Kiran.
Adit mendengus" apa sih kamu, aku cuma gak ingin sakit hati lagi.. itu aja.. aku harap kamu ngerti perasaan aku, "Adit membalikkan badan dan memeluk Kiran dengan erat.
"Iya sayang aku ngerti kok.. ngerti banget malahan.. nikah aja yuk.. biar kamu g khawatirin aku lagi, " canda Kiran
"Hah.. beneran.. aku gak harus nunggu 1 tahun lagi.. dengan senang hati sayang, besok pun aku siap. " jawab Adit bersemangat
"Ih kamu.. seneng banget.. nanti lah tunggu beberapa bulan lagi kita masih butuh untuk saling mengenal lagi satu sama lain." gimana kalau kita tunangan aja dulu"usul Kiran
"Ide bagus, minggu depan kita tunangan dulu aja, kamu hubungi keluarga kamu ya! "
" Apa kamu sudah tidak memiliki keluarga? "
"Ada.. mereka di luar Negeri, besok aku akan menghubungi mereka.. Adit memeluk Kiran dengan hangat, bahagia sekali rasanya sebentar lagi wanita yang di cintainya akan segera menjadi miliknya.
" Aku bahagia sekali, nanti saat keluargaku datang aku bakalan kenalin kamu, "
"Tapi apakah mereka akan merestui kita sayang"
takut Kiran
"Pastilah, keluarga aku menyerahkan semua keputusan ditangan aku, jangan khawatir ya" ucap Adit meyakinkan.
"Apa sekarang aku boleh... "ucap Adit mendekat
"Jangan macam2 ya kamu, " ancam Kiran.
"Brrcanda sayang, aku sabar kok nungguin kamu nyerahin diri kamu sendiri dengan ikhlas kepadaku.. dan pada saat itu aku benar2 akan menjadi laki2 yang paling bahagia di dunia ini..
" Ish... mesum melulu kamu, " Kiran mecubit pipi Adit dengan gemas.
__ADS_1
"Jangan mancing2 ya kamu" tatap Adit